Kolaborasi Pemerintah dengan Industri Kunci Penting Capai Swasembada Energi

Oleh : Dimas Eko Pratama )* Upaya mewujudkan swasembada energi merupakan agenda strategis yang sangat menentukan masa depan ekonomi Indonesia. Pemerintah saat ini menghadapi tantangan besar berupa peningkatan kebutuhan energi nasional, fluktuasi harga komoditas global, hingga persoalan pasokan yang memerlukan penyelesaian jangka panjang. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan berbagai asosiasi sektor energi menjadi…

Read More

Komitmen Pemerintah Wujudkan Swasembada Energi Raih Sejumlah Apresiasi

Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Komitmen pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi semakin nyata melalui serangkaian langkah strategis yang kini mendapat apresiasi luas. Pendekatan pembangunan sektor energi dilakukan melalui prinsip 4A, yaitu Availability, Accessibility, Affordability, dan Acceptability sebagai fondasi ketahanan energi nasional. Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM, Noor Arifin Muhammad mengatakan untuk mencapai 4A dimaksud maka Ditjen…

Read More

Koordinasi Cepat Lintas Instansi Bantu Mobilisasi dan Evakuasi Korban Banjir Sumatera

Oleh: Frimawan Lukita Akhmad )* Gelombang banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera kembali mengingatkan bahwa Indonesia berada di wilayah rawan bencana yang membutuhkan respons cepat, terukur, dan kolaboratif. Dalam situasi ini, kecepatan antarlembaga negara dalam mengambil langkah darurat bukan hanya menentukan keberhasilan penyelamatan korban, tetapi juga menjadi penentu seberapa cepat proses pemulihan…

Read More

Aksi Udara Pemerintah Salurkan Bantuan Esensial ke Daerah Terisolir Sumatra

Oleh : Dimas Nugraha Penerbangan kemanusiaan telah menunjukkan wajah terbaiknya di tengah tantangan besaryang dialami pulau Sumatra akhir-akhir ini. Saat ruas jalan terputus, jembatan rusak, dan aksesdarat nyaris lumpuh di beberapa kabupaten, upaya pengiriman bantuan lewat udara menjadipengikat harapan yang nyata bagi warga di daerah terisolir. Pemerintah bersama TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pemerintah daerah, dan relawan non-pemerintah bekerja dalam ritme terpadu untuk memastikan obat-obatan, bahanpangan, pakaian, dan perlengkapan medis tiba dengan cepat dan aman menggunakanberbagai platform udara mulai dari helikopter hingga pesawat angkut berat seperti A400M dan CN295, serta metode penerjunan logistik yang terukur.  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno mengatakandalam memastikan bantuan dan evakuasi pesawat angkut, A400 telah diterjunkan untukmobilisasi berskala besar. Lebih dari 50 helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB juga digunakanuntuk menjangkau wilayah terisolir. Pemerintah telah memastikan kelancaran pengirimanlayanan dasar ke seluruh wilayah bencana. Pemerintah telah mengirimkan lebih dari 500 ributon bantuan yang terdiri dari paket sembako, makan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut, sertabantuan langsung lainnya untuk warga terdampak termasuk daerah yang jalur aksesnyaterputus. Langkah-langkah tersebut bukan sekadar respons teknis ini adalah manifestasi koordinasiantarlembaga yang langsung terasa di lapangan. Dalam beberapa hari terakhir, TNI Angkatan Udara menerapkan metode airdrop dan helibox untuk menjangkau desa-desa yang aksesnyaputus total, dengan catatan ratusan kotak berisi sembako, air minum, makanan bayi, popok, selimut, dan perlengkapan keluarga berhasil didistribusikan ke titik-titik terpencil. Salah satulangkah nyata tercatat berupa penerjunan sebanyak 90 helibox ke desa-desa berbukit di Tapanuli Utara menggunakan pesawat CN295, serta pengiriman beberapa ton logistik yang dilaksanakan lewat metode airdrop untuk menjembatani keterbatasan akses darat. Metode-metode ini dirancang agar bantuan tetap utuh saat mendarat dan bisa segera diambil oleh timdistribusi lokal.  Tidak kalah penting, kehadiran pesawat angkut berat seperti A400M memperluas kapasitaspengiriman logistik yang tak bisa ditangani helikopter saja. Pesawat-pesawat besar inimemungkinkan pengiriman sejumlah besar barang obat-obatan, alat kesehatan, dan perlengkapan medis massal ke pangkalan udara terdekat, dari mana distribusi lebih lanjut oleh helikopter dan kendaraan laut-darat dilanjutkan. Penggunaan kombinasi pesawat angkut beratdan armada helikopter memaksimalkan kecepatan dan volume bantuan, sehingga kebutuhankritis di lapangan dapat terpenuhi dalam hitungan jam hingga hari setelah permintaan logistikditerima. Dukungan kementerian dan institusi sipil juga menjadi pondasi kuat di balik operasi udara ini. Kementerian Kesehatan menambah pasokan obat-obatan dan alat kesehatan untukmemperkuat pelayanan medis darurat di pos-pos kesehatan darurat, sementara Kementerian Sosial menyiapkan cadangan logistik senilai miliaran rupiah untuk memenuhi kebutuhan dasarpara pengungsi dan masyarakat terdampak. Koordinasi pusat-posko nasional dengan dinas-dinas di provinsi memastikan bantuan yang diterbangkan bukan hanya cepat, tetapi juga tepatsasaran sesuai kebutuhan setempat dari obat antiradang dan antibiotik, hingga makanan bayidan perlengkapan untuk ibu menyusui. Tentu saja, skala bencana yang harus ditangani cukup besar, namun respons cepat itu telahmencegah krisis menjadi lebih parah. Laporan menunjukkan bahwa pemerintah telahmempercepat pengiriman ratusan ribu ton bantuan dari berbagai pihak untuk menanggapi banjirdan longsor yang melanda beberapa provinsi di Sumatra, sebuah angka yang menggambarkanseberapa masif upaya kolektif ini dijalankan.  Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Agus Jamaludin  mengatakan  pihaknya memperkuat layanandasar, skrining, penanganan penyakit infeksi, dan pemantauan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia serta melakukan penambahan logistik yang menjadi langkah antisipasiterhadap potensi peningkatan kasus penyakit pasca bencana. Selain memberikan bantuan materiil, operasi udara ini juga membawa pesan moral yang kuat, negara hadir ketika warga paling membutuhkan. Kehadiran tim medis yang dibawa bersamalogistik sarana untuk pengobatan darurat, imunisasi lanjutan membantu mempercepatpemulihan dan mencegah munculnya masalah kesehatan lanjutan pasca-bencana. Perananrelawan lokal yang bersinergi dengan aparat keamanan, paket-paket tidak hanya dibagikan, tetapi juga disesuaikan dengan kebutuhan keluarga, misalnya makanan bayi untuk ibumenyusui dan obat-obatan untuk lansia.  Semangat gotong-royong yang muncul dari petugas negara hingga warga sipil yang menjadikansetiap misi penerbangan kemanusiaan bukan sekadar tugas teknis, melainkan wujud nyatakepedulian bersama. Dalam situasi sulit, langit yang terbuka menjadi jalur kehidupan, kotak-kotak bantuan yang dijatuhkan atau diterbangkan membawa bukan hanya barang, tetapi juga harapan baru bahwa pemulihan akan datang lebih cepat.  Keberhasilan distribusi logistik lewat udara ke daerah terisolir di Sumatra menunjukkan bahwakombinasi teknologi, koordinasi antarlembaga, dan partisipasi masyarakat mampu mengubahkendala akses menjadi peluang penyelamatan dan pemulihan. Ketika pesawat kembali menujupangkalan dengan muatan kosong, yang tertinggal adalah jejak-jejak bantuan yang kini menjadidasar bagi proses pemulihan jangka panjang dan keyakinan bahwa setiap warga, di mana pun berada, tidak pernah ditinggalkan sendirian. )* Relawan Bencana Alam

Read More

Pemerintah Komitmen Berantas Judi Daring Demi Lindungi Masa Depan Generasi Muda

*) Oleh: Raka Prasetya Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi masyarakat, namun pada saat yang sama membuka ruang baru bagi berbagai bentuk kejahatan siber, termasuk judi daring yang kini semakin mudah diakses oleh semua kalangan, bahkan anak-anak. Fenomena keterlibatan pelajar sekolah dasar dalam aktivitas judi daring yang diungkap Kejaksaan Agung menjadi peringatan keras bahwa ancaman…

Read More

Cegah Penyalahgunaan Bansos, Pemerintah Perkuat Sinergi Berantas Judi Daring

Oleh: Ariani Dewi Pramita )* Pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan judi daring di Indonesia, terutama di kalangan penerima bantuan sosial. Upaya ini dipandang semakin mendesak mengingat maraknya aktivitas perjudian digital yang menyasar kelompok rentan. Pemerintah menilai bahwa penyaluran bansos tidak boleh sekadar tepat jumlah, tetapi juga harus memastikan penerimanya terlindungi dari berbagai praktik ilegal yang…

Read More

Pemerintah Kerahkan Kekuatan Nasional Percepat Tanggap DaruratBanjir Sumatera

Oleh: Pradita Tyasmara )* Pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan nasional untuk mempercepat tanggapdarurat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatra. Situasi yang menuntut respons cepat mendorong pemerintah pusat dan daerah bekerjatanpa jeda. Koordinasi antarlembaga menjadi landasan utama agar upaya penangananberjalan serempak dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dalam waktu sesingkatmungkin. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratiknomeninjau langsung sejumlah titik terdampak. Ia melakukan pemantauan udara dan turun ke lapangan di Tapanuli Tengah, Sibolga, serta Tapanuli Selatan. Kehadirannyamenunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh proses penangananberjalan sesuai arahan Presiden yang menekankan percepatan pemulihan akses dan penyaluran bantuan. Setelah meninjau kondisi dari udara, Menko PMK menegaskan perlunya pemulihanakses darat secara cepat. Ia menilai bahwa jalur distribusi tidak boleh bergantung pada satu moda saja. Menurutnya, bantuan perlu didorong melalui darat, udara, dan lautuntuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal. Pendekatan multi-jalur inidianggap penting karena kondisi geografis yang rusak parah membuat beberapadaerah tidak bisa dijangkau dengan cara biasa. Ia juga memaparkan bahwa banyak pekerjaan mendesak yang harus dilakukan. Pemerintah menilai pembersihan material longsor, penataan kembali ruang yang tertimbun tanah, serta penambahan fasilitas pengungsian merupakan kebutuhanmendesak. Layanan dasar seperti listrik, air bersih, dan bahan bakar juga menjadiprioritas agar aktivitas masyarakat di titik pengungsian tetap berjalan dengan layak. Dalam penjelasannya, ia menekankan bahwa penataan ruang tidak dapat diabaikan. Material longsor yang menumpuk di permukiman harus dipindahkan secara terukuragar tidak menimbulkan masalah baru. Ia mengingatkan pemerintah daerah agar memperhatikan arah pembuangan dan aliran sungai yang berubah akibat bencana, terutama karena perubahan kontur tanah berpengaruh pada tata wilayah jangkapanjang. Pada malam hari, Menko PMK kembali menyampaikan laporan di posko nasional yang berada di Bandara Silangit. Ia menegaskan bahwa Presiden telah menginstruksikanpengerahan kekuatan nasional untuk mempercepat proses tanggap darurat. Iamenjelaskan bahwa seluruh kementerian, lembaga, aparat keamanan, dan jajaranpemerintah daerah telah bekerja di lapangan untuk mendampingi masyarakatterdampak. Menurutnya, kehadiran pejabat pusat seperti Kapolri, Kepala BNPB, Pangdam, dan Kapolda memperlihatkan komitmen negara dalam penanganan bencana. Iamenyampaikan bahwa seluruh instansi bekerja keras dengan tujuan yang sama, yaitumemastikan keselamatan masyarakat dan mempercepat normalisasi wilayah terdampak. Ia menuturkan bahwa meski fokus utama berada pada tanggap darurat, pemerintahtetap menyiapkan rancangan rehabilitasi dan rekonstruksi. Perencanaan dilakukan agar transisi dari masa darurat menuju pemulihan dapat berjalan mulus. Pemerintah inginmenyediakan hunian sementara, hunian tetap, serta memulihkan infrastruktur publikyang rusak. Ia berharap tahap tanggap darurat dapat selesai dalam waktu singkat. Pemerintah inginpercepatan dilakukan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas. Pemulihan sosial dan ekonomi dinilai sangat penting karena banyak warga kehilangan pekerjaan sementaraakibat akses terputus dan layanan publik terganggu. Menko PMK mengingatkan bahwa bencana ini merupakan bagian dari dampak SiklonTropis Senyar. Ia memandang peristiwa ini sebagai pengingat tentang perlunyakesiapsiagaan nasional yang lebih kuat. Ia meminta masyarakat memahami tantanganbesar yang dihadapi tim di lapangan, terutama dalam pengerahan alat berat yang tidakmudah dilakukan di tengah kerusakan infrastruktur. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berusaha maksimal. Segala keterbatasan di lapangan tidak mengurangi komitmen negara untuk mengatasi hambatan satu per satudemi keselamatan masyarakat. Dari Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat sejak haripertama agar prosedur tanggap darurat berjalan optimal. Ia menyampaikan bahwa Presiden telah mengarahkan seluruh kekuatan nasionaldikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Menurutnya, Presiden berada langsung di lokasi bencana untuk memastikan setiap langkahpenanganan sesuai kondisi lapangan. Pemerintah juga menegaskan kesiapan untukmempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Airlangga menilai percepatan pemulihan sangat penting agar aktivitas ekonomimasyarakat dapat bangkit kembali. Ia melihat bahwa pemulihan infrastruktur, fasilitaspublik, dan alur distribusi logistik akan menjadi faktor penentu kecepatan pemulihan. Sementara itu di Sumatra Barat, Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka,mengunjungi lokasi pengungsian di Kabupaten Agam. Ia meminta seluruh unsurpemerintah memastikan layanan terbaik bagi kelompok rentan. Menurutnya, para lansia, balita, anak-anak, dan ibu hamil harus menjadi prioritas dalam penanganandarurat. Ia menilai penyediaan tenda yang layak, makanan, dan air bersih merupakankebutuhan mendesak yang tidak boleh diabaikan. Ia menyampaikan bahwa masyarakattidak perlu merasa sendiri karena pemerintah akan terus mendampingi hingga keadaankembali pulih. Gibran menjelaskan bahwa percepatan distribusi logistik sudah diperintahkan oleh Presiden….

Read More

Tim Gabungan Pemerintah Bergerak Menembus Akses Terputus di Daerah Banjir

Oleh: Adi Cipta )* Tim gabungan pemerintah terus bergerak menembus berbagai akses yang terputusakibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah. Upaya terpadu ini menjadicerminan kesiapsiagaan negara dalam memastikan keselamatan masyarakat tetapterjaga di tengah kondisi alam yang tidak bersahabat.  Di Aceh Selatan, ratusan warga di Kecamatan Trumon Tengah harus dievakuasi setelahdebit air meningkat drastis dan merendam permukiman hingga setinggi dada orang dewasa. Dalam situasi yang menuntut kecepatan dan ketepatan, TNI, Polri, BPBD, dan para relawan bekerja tanpa henti untuk membawa warga ke lokasi aman. Komandan Kodim 0107 Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino DN Lubis, menjelaskan bahwaproses evakuasi berlangsung sejak malam hari dengan kondisi minim pencahayaan. Iamenegaskan bahwa meningkatnya debit banjir menyebabkan ratusan warga harussegera dipindahkan ke dua titik pengungsian, yakni posko Brimob Polda Aceh dan Posko Cot Bayu.  Penempatan warga ke lokasi tersebut difokuskan pada perlindungan kelompok rentanyang memerlukan penanganan cepat, mulai dari lansia hingga ibu hamil. Ia menilaibahwa langkah penyelamatan tidak dapat ditunda karena ketinggian air telah mencapaibatas mengkhawatirkan. Tim di lapangan harus menembus genangan dengan ketinggian mencapai satusetengah meter. Segala risiko diperhitungkan untuk memastikan jalur evakuasi tidakdilewati arus berbahaya atau material yang terbawa banjir. Dengan perahu karet dan peralatan keselamatan, aparat memastikan setiap warga dapat dievakuasi denganaman.  Dalam koordinasinya, Letkol Andrino meminta masyarakat tetap tenang dan mengikutiarahan petugas agar proses berjalan cepat dan tertib. Para babinsa juga dikerahkanuntuk memantau perkembangan banjir dan melaporkan kondisi terbaru secara berkalasebagai bagian dari komando terpadu pemerintah. Sementara upaya penanganan di Aceh berlangsung intensif, situasi di Sumatra Utara menunjukkan tantangan berbeda. Kepala BNPB, Suharyanto, mengungkapkan bahwasebagian wilayah Tapanuli Utara, Sibolga, dan Tapanuli Tengah masih sulit dijangkaukarena kerusakan parah akibat banjir dan longsor.  Jalan yang menghubungkan beberapa titik terdampak belum dapat dilalui, sehinggadistribusi bantuan terhambat. Meski begitu, ia menyampaikan bahwa kondisi terusmembaik dari hari ke hari. Pemerintah pusat bersama TNI, Polri, dan Dinas PU tidakberhenti berupaya membuka akses darat agar penyaluran bantuan dapat kembalinormal. Kerusakan panjang di titik longsor membuat jalur tersebut membutuhkan waktubeberapa hari lagi untuk dapat ditembus. Meskipun pengawasan udara telah dilakukanoleh pejabat daerah dan petinggi instansi keamanan, kondisi di lapangan belummemungkinkan penggunaan jalur tersebut sepenuhnya.  Karena adanya warga yang masih bertahan di lokasi terisolir, BNPB memutuskanmengirim puluhan prajurit berjalan kaki membawa logistik dasar. Tindakan inimempertegas komitmen pemerintah bahwa tidak satu pun warga dibiarkan tanpabantuan meski akses darat terhambat. Selain mengirimkan pasukan langsung ke lokasi terisolir, pemerintah juga menggunakan jalur udara untuk menjatuhkan logistik ke titik-titik yang belum dapatdilalui. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan dasar seperti air minum, beras, dan makanan siap saji. Upaya ini dilakukan agar warga tetap mendapatkan pasokanselama menunggu jalan kembali terbuka. Koordinasi lintas lembaga, dari pemerintahpusat hingga daerah, memastikan tidak ada celah dalam proses penanganan bencana. Di…

Read More

Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Papua

Oleh : Yohanes Wandikbo )* Kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Papua semakin menunjukkan arah pembangunan nasional yang konsisten berpihak pada kesejahteraan rakyat. Dalam berbagai program prioritas, pemerintah menempatkan Papua sebagai salah satu pusat transformasi ekonomi berbasis kerakyatan. Pendekatan melalui koperasi menjadi bukti nyata bahwa negara memberikan perhatian serius bagi penguatan…

Read More

Koperasi Desa Merah Putih Terbukti Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Papua

Oleh : Loa Murib Koperasi Desa Merah Putih muncul sebagai salah satu instrumen penting dalam mewujudkanpemberdayaan ekonomi masyarakat Papua, terutama di wilayah pegunungan dan pedalamanyang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur dan akses pasar. Melaluipenguatan kelembagaan, pendampingan usaha produktif, serta dukungan pemerintah dan TNI, koperasi ini menunjukkan bahwa model ekonomi berbasis komunitas merupakan jawabanrelevan untuk menjembatani tantangan ketimpangan pembangunan sekaligus memperkuatkedaulatan pangan di wilayah timur Indonesia. Di Jayawijaya, perhatian serius terhadap Koperasi Desa Merah Putih terlihat dari kunjunganPangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim beserta jajaran dalam rangkaiantugasnya di Papua Pegunungan. Dalam peninjauan tersebut, Pangdam memberikan doronganstrategis agar koperasi ini berperan sebagai motor penggerak ekonomi warga, khususnya melaluipengembangan komoditas pertanian lokal yang memiliki nilai jual tinggi. Dari perspektifPangdam, koperasi tidak hanya hadir sebagai wadah transaksi ekonomi, tetapi juga sebagailembaga yang memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi simpul hubungan yang kokohantara TNI dan masyarakat. Melalui dialog bersama pengurus dan warga, Pangdam mendapat paparan terkait kebutuhanmendesak berupa penambahan lahan dan ketersediaan bibit pertanian, khususnya kedelai, yang selama ini menjadi salah satu komoditas potensial di Distrik Walesi. Ia menegaskan komitmenuntuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat dengan memastikan akses terhadap sumberdaya yang diperlukan. Sikap tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi di Papua memerlukan pendekatan yang menyentuh akar persoalan, yakni keterbatasan sarana produksi dan pengelolaan lahan yang masih banyak berada dalam struktur kepemilikan adat. Ketua Pengurus Koperasi Desa Merah Putih, Amatus Yalipele, memandang perhatian Pangdamsebagai dorongan moral dan institusional bagi masyarakat. Amatus menilai keterbatasan lahanyang masih berstatus tanah adat sering menjadi hambatan utama dalam memperluas kemampuanproduksi koperasi. Ia juga menyampaikan bahwa minimnya akses terhadap bibit unggul menjadisalah satu faktor yang membatasi hasil pertanian masyarakat. Namun, dengan adanya perhatianunsur pemerintah dan TNI, ia meyakini masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk bergerakmenuju kemandirian ekonomi. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keberadaan koperasitidak hanya bergantung pada semangat warga, tetapi juga membutuhkan dukungan terstrukturagar mampu berkembang secara berkelanjutan. Selain dukungan dari TNI, Koperasi Desa Merah Putih juga mendapatkan sorotan positif dariberbagai tokoh nasional, salah satunya Senator Irman Gusman. Dalam pandangannya, penguatankoperasi desa seperti Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalammenghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatan sesuai dengan arah pembangunannasional. Irman menilai bahwa Papua memiliki potensi besar, terutama wilayah Merauke yang dikenal dengan hamparan lahan pertanian subur yang dapat menjadi pusat produksi panganberskala nasional maupun global. Namun ia juga menyoroti adanya ketimpangan antara potensitersebut dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Irman memandang perlu adanya upaya sinergis untuk memastikan potensi agraris Papua dapatdirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Ia menilai kebijakan pemerintah melaluiInstruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah visioner dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis komunitas. Menurutnya, pendekatan koperasi terbukti berhasil di berbagai negara seperti Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Jerman, di mana petani menjadi pemilik utama nilai tambah ekonomimelalui struktur kelembagaan yang kuat. Melalui pandangan tersebut, terlihat bahwa KoperasiDesa Merah Putih diposisikan sebagai lokomotif yang mampu membawa masyarakat Papua menuju kemandirian ekonomi dengan mencontoh model keberhasilan internasional. Pengembangan koperasi ini juga dipandang sebagai bagian penting dalam pembangunanberkelanjutan Papua. Model koperasi memungkinkan masyarakat mengelola sumber daya secarakolektif, meningkatkan daya tawar produksi lokal, serta memastikan distribusi keuntungan yang lebih merata. Dengan demikian, koperasi menjadi wadah yang relevan bagi masyarakat adatyang memiliki nilai gotong…

Read More