Category Collection

Popular

Penerima Bansos Didorong Bekerja di Koperasi Merah Putih untuk Naik Kelas

Penerima Bansos Didorong Bekerja di Koperasi Merah Putih untuk Naik Kelas

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah transformasi penerima bantuan sosial (bansos) agar semakin berdaya dan mampu meningkatkan taraf hidup melalui keterlibatan aktif dalam Koperasi Merah Putih. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi besar penguatan ekonomi berbasis masyarakat, dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi penerima bansos untuk terlibat dalam aktivitas produktif di tingkat desa. Presiden Republik Indonesia,…

Read More

Tak Lagi Bergantung, Koperasi Merah Putih Ubah Nasib Penerima Bansos

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini ditargetkan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan melibatkan penerima bantuan sosial (bansos) sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Langkah ini dinilai sebagai transformasi penting dari pola bantuan konsumtif menuju pemberdayaan…

Read More

Koperasi Merah Putih sebagai Jalan Graduasi dari Kemiskinan

Oleh : Adi Hertanto )* Koperasi Merah Putih hadir sebagai jawaban konkret atas tantangan struktural kemiskinan yang selama ini membelenggu sebagian masyarakat Indonesia. Dalam lanskap pembangunan nasional yang terus bergerak maju, pendekatan berbasis komunitas seperti koperasi menjadi semakin relevan karena tidak hanya menyasar aspek ekonomi semata, tetapi juga membangun kemandirian, solidaritas, dan daya tahan sosial….

Read More

Koperasi Merah Putih dan Transformasi Penerima Bansos menjadi Mandiri

Oleh: Dhita Karuniawati )* Upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan tidak lagi hanya berfokus pada pemberian bantuan sosial (Bansos) semata, melainkan juga pada penciptaan kemandirian ekonomi masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi salah satu strategi yang diharapkan mampu mentransformasi penerima Bansos menjadi pelaku ekonomi produktif. Program ini tidak hanya mengedepankan aspek perlindungan sosial, tetapi…

Read More
Angka Kepuasan Tinggi, Kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Dinilai Positif

Angka Kepuasan Tinggi, Kinerja Pemerintahan Presiden Prabowo Dinilai Positif

Jakarta, Pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto menunjukkan tren kinerja yang dinilai positif oleh publik, tercermin dari meningkatnya angka kepuasan masyarakat dalam berbagai survei nasional. Sejumlah lembaga riset independen mencatat bahwa mayoritas responden memberikan penilaian baik terhadap arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan perlindungan sosial. Tingginya tingkat kepuasan ini…

Read More
Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Tinggi terhadap Pemerintahan Prabowo

Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Tinggi terhadap Pemerintahan Prabowo

Jakarta – Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh lembaga survei Poltracking Indonesia mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo mencapai angka 74,1 persen. Hasil ini menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah dalam menjalankan berbagai program dan kebijakan menjelang satu setengah tahun pemerintahan. Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amwari, mengatakan tingkat kepuasan…

Read More

Kepuasan Publik atas Kinerja Prabowo Gibran Tercatat Tinggi

Oleh: Bagas Mahardika Putra Di tengah dinamika global yang terus berubah, publik diajak untuk melihat secara jernihbagaimana kinerja pemerintahan saat ini benar-benar dirasakan manfaatnya dalam kehidupansehari-hari, terutama ketika berbagai capaian selama setahun terakhir mulai menunjukkandampak nyata bagi masyarakat luas. Dalam lanskap politik dan ekonomi yang tidak selalu stabil, hasil survei yang dirilis olehPoltracking Indonesia pada awal Maret 2026 menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan persepsi masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, di mana tingkat kepercayaan publik tercatat mencapai angka 75,1 persen. Capaian ini tidak berdiri sendiri, sebab dalam periode hampir satu setengah tahunpemerintahan, tingkat kepuasan terhadap kinerja presiden berada di angka 74,9 persen, sementara kepuasan terhadap jalannya pemerintahan secara keseluruhan mencapai 74,1 persen, sebuah angka yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan tantangan global yang dihadapi saat ini. Masduri Amrawi sebagai Peneliti Utama dari Poltracking Indonesia menilai bahwa tingginyatingkat kepuasan ini menunjukkan adanya kepercayaan publik yang relatif stabil, bahkan di tengah tekanan geopolitik dunia yang kian kompleks dan berpotensi memengaruhi kondisidomestik. Dalam penjelasannya, Masduri Amrawi menekankan bahwa faktor utama yang mendorongkepuasan masyarakat tidak terlepas dari implementasi program-program prioritas pemerintahyang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, sehingga keberhasilan selama setahunterakhir tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dirasakan secara konkret. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Makan Bergizi Gratis atau MBG, yang dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusiasejak dini, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah berupaya menjawab kebutuhan dasarmasyarakat secara sistematis dan terukur. Data menunjukkan bahwa dari total responden yang menyatakan puas, sekitar 23 persenmengaitkan kepuasan mereka dengan keberhasilan program MBG, sementara 13,8 persenlainnya menilai bantuan pemerintah yang tepat sasaran sebagai faktor penting, dan 10,2 persen menyebut gaya kepemimpinan yang tegas dan berwibawa sebagai alasan utama. Selain itu, dalam konteks sosial, pemerintahan saat ini juga dinilai berhasil menjaga stabilitasyang menjadi fondasi penting dalam pembangunan nasional, di mana 77,8 persen masyarakatmenilai pemerintah mampu menjaga kerukunan antarumat beragama, sebuah capaian yang sangat krusial di negara dengan tingkat keberagaman tinggi. Tidak hanya itu, aspek keamanan nasional juga mendapatkan penilaian positif, dengan 69,9 persen responden menyatakan bahwa kondisi keamanan tetap terjaga dengan baik, sementara69,4 persen lainnya melihat adanya keberhasilan dalam menjaga persatuan dan kesatuanbangsa di tengah berbagai potensi perpecahan. Keberhasilan-keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa selama setahun terakhir, pemerintahtidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga memberikan perhatianbesar pada stabilitas sosial dan harmoni masyarakat sebagai pilar utama keberlanjutanpembangunan. Dalam hal implementasi program, MBG kembali menjadi sorotan karena tingkatpengenalannya yang sangat tinggi di masyarakat, dengan 88 persen publik mengakumengetahui program tersebut, menandakan bahwa sosialisasi kebijakan berjalan cukupefektif. Meski demikian, evaluasi tetap menjadi bagian penting dalam melihat kinerja pemerintahsecara objektif, di mana 55 persen masyarakat menyatakan puas terhadap pelaksanaanprogram MBG, sementara 35,8 persen lainnya masih menyatakan ketidakpuasan, yang dapatmenjadi catatan penting bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan ke depan. Yoki Alvetro sebagai peneliti dari Poltracking Indonesia menjelaskan bahwa survei inidilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden, denganmargin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka pada periode 2 hingga 8 Maret 2026, serta dilakukan verifikasi ulang terhadap 20 persen sampel untuk memastikanvaliditas data, sementara seluruh input data yang masuk ke pusat data telah melalui proses pengecekan kualitas tanpa ditemukan kesalahan yang signifikan. Di sisi lain, hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia juga memperkuat gambaran bahwakondisi demokrasi di Indonesia masih berada pada jalur yang semestinya, dengan 73,9 persenresponden menilai sistem politik nasional tetap berjalan dalam koridor demokrasi. Djayadi Hanan sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia melihat bahwalegitimasi demokrasi tetap kuat di mata publik, terutama karena mekanisme pemilu yang berjalan serta kebebasan berpendapat yang masih terjaga. Hal ini menunjukkan bahwa selain keberhasilan dalam aspek program dan kebijakan, pemerintah juga dinilai mampu menjaga fondasi demokrasi sebagai sistem yang menjaminpartisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika ditarik lebih jauh, capaian-capaian selama setahun terakhir mencerminkan bahwa arahkebijakan pemerintah relatif konsisten dalam menjawab tantangan domestik maupun global, baik melalui program sosial, stabilitas keamanan, hingga penguatan demokrasi. Meski demikian, tingginya tingkat kepuasan publik bukan berarti tanpa tantangan, karenaharapan masyarakat yang terus meningkat menuntut pemerintah untuk bekerja lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang. Pada akhirnya, tingkat kepuasan publik yang tinggi ini dapat dipandang sebagai bentukapresiasi sekaligus pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus terus dijaga melaluikinerja yang nyata, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Masyarakat perlu terus berperan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan, karenakeberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapijuga membutuhkan partisipasi dan kritik konstruktif dari seluruh elemen bangsa demi terciptanya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. *) Analis Politik dan Pembangunan Nasional

Read More

Kepuasan Publik Jadi Indikator Apresiasi terhadap Pemerintahan Prabowo Gibran

Oleh: Fajar Pradipta Kepuasan publik seharusnya tidak hanya dibaca sebagai angka statistik semata, tetapi sebagaicerminan nyata hubungan antara pemerintah dan rakyat yang perlu terus dijaga, bahkanditingkatkan. Dalam konteks pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, tingginya tingkat kepuasan masyarakat dapat dilihat sebagai bentuk apresiasi sekaligusharapan agar kinerja yang telah berjalan selama sekitar satu setengah tahun ini tetap konsistendan adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan capaian kepercayaan publik yang menyentuhangka 75,1 persen, publik seolah memberikan sinyal bahwa arah kebijakan pemerintah saatini berada di jalur yang cukup tepat, meskipun tetap membutuhkan evaluasi berkelanjutan. Hasil survei nasional yang dirilis oleh Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa tingkatkepuasan terhadap kinerja pemerintahan secara keseluruhan mencapai 74,1 persen. Sementara itu, secara personal, performa Prabowo Subianto sebagai presiden memperolehtingkat kepuasan sebesar 74,9 persen. Angka ini tidak berdiri sendiri, melainkanmerefleksikan persepsi publik terhadap berbagai program prioritas yang telah dijalankanselama setahun terakhir, termasuk upaya menjaga stabilitas ekonomi, penguatan sektorpangan, serta konsistensi dalam menjaga posisi Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Salah satu program yang paling banyak mendapat sorotan sekaligus apresiasi adalahkebijakan Makan Bergizi Gratis yang dinilai mampu menyentuh langsung kebutuhanmasyarakat. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai intervensi sosial, tetapi juga menjadisimbol kehadiran negara dalam menjawab persoalan mendasar seperti gizi dan kesejahteraan. Sebanyak 23 persen responden dalam survei menyebut program ini sebagai kebijakan paling bermanfaat, sebuah angka yang menunjukkan bahwa kebijakan berbasis kebutuhan dasarmasih menjadi prioritas utama di mata publik. Keberhasilan ini juga melengkapi capaian lain pemerintah, seperti pengendalian inflasi pangan dan peningkatan akses bantuan sosial yang lebih merata. Peneliti utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengungkapkan bahwa tingginyakepuasan publik tidak terlepas dari kontribusi program tersebut yang dinilai memberikandampak nyata. Ia melihat bahwa kebijakan yang bersifat langsung dan dirasakan masyarakatcenderung memiliki daya dorong lebih kuat terhadap persepsi positif publik. Hal ini menjadipelajaran penting bagi pemerintah bahwa efektivitas program tidak hanya diukur dari skala, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakatluas. Lebih jauh, Masduri Amrawi juga menilai bahwa stabilitas tingkat kepuasan publik di tengahkondisi global yang penuh ketidakpastian merupakan capaian tersendiri. Dalam situasigeopolitik yang memanas dan tekanan ekonomi global yang fluktuatif, pemerintah dinilaimampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui kebijakan yang relatif responsif danadaptif. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari program unggulan semata, tetapi juga dari kemampuannya menjaga stabilitas dan rasa aman di tengahmasyarakat. Di sisi lain, survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia juga memberikangambaran penting terkait persepsi publik terhadap sistem demokrasi di Indonesia. Sebanyak73,9 persen responden menilai bahwa sistem politik nasional masih berjalan dalam koridordemokrasi. Angka ini menjadi indikator bahwa legitimasi demokrasi tetap terjaga, meskipunberbagai kritik dan dinamika politik terus berkembang di ruang publik. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia, Djayadi Hanan, menilai bahwa kekuatandemokrasi Indonesia masih bertumpu pada mekanisme pemilu yang berjalan serta kebebasanmasyarakat dalam menyampaikan pendapat. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjagastabilitas politik nasional, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dalam konteks satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, keberhasilan menjaga stabilitaspolitik ini menjadi salah satu faktor yang mendukung tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Peneliti Poltracking lainnya, Yoki Alvetro, menjelaskan bahwa survei ini dilakukan denganmetode multistage random sampling yang melibatkan 1.220 responden. Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, hasil survei inidinilai cukup representatif dalam menggambarkan opini publik secara nasional. Pengumpulandata dilakukan melalui wawancara tatap muka pada periode 2 hingga 8 Maret 2026, yang kemudian diverifikasi secara ketat untuk memastikan validitas data. Dalam prosesnya, Yoki Alvetro menegaskan bahwa seluruh data yang masuk telah melaluitahap verifikasi menyeluruh di pusat data, bahkan sebagian sampel juga dilakukanpengecekan ulang sebagai bagian dari kontrol kualitas. Hasilnya menunjukkan tidak adanyakesalahan signifikan, sehingga temuan survei ini dapat dijadikan rujukan dalam membacatren persepsi publik terhadap kinerja pemerintah saat ini. Jika dilihat secara lebih luas, capaian tingkat kepuasan publik ini juga tidak lepas dariberbagai langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah selama setahun terakhir. Selainprogram Makan Bergizi Gratis, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunaninfrastruktur, digitalisasi layanan publik, serta penguatan sektor UMKM sebagai tulangpunggung ekonomi nasional. Upaya ini secara perlahan membentuk persepsi positif di tengahmasyarakat bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, mari kita sebagai bagian dari publik tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga turut aktifmengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak pada kepentingan bersama dan mampumenjawab tantangan masa depan dengan lebih baik. *) Pengamat Politik dan Kebijakan Strategis Nasional

Read More
Pendekatan Humanis Perkuat Keamanan Papua dan Bangun Kepercayaan Masyarakat

Pendekatan Humanis Perkuat Keamanan Papua dan Bangun Kepercayaan Masyarakat

PAPUA – Stabilitas keamanan di Papua menunjukkan perkembangan yang semakin kondusif seiring penguatan pendekatan humanis yang dijalankan aparat di lapangan. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembangunan kedekatan sosial dengan masyarakat sebagai fondasi utama terciptanya rasa aman yang berkelanjutan. Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa strategi…

Read More
Stabilitas Keamanan Papua Kondusif, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Stabilitas Keamanan Papua Kondusif, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

PAPUA – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua menunjukkan tren yang semakin stabil, aman, dan kondusif. Situasi ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah Papua Tengah dan Papua Barat Daya, sekaligus memperkuat optimisme terhadap percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis. Stabilitas yang terjaga dinilai telah memberikan ruang yang luas bagi masyarakat…

Read More