Penganugerahan Pahlawan Nasional, Negara Anggap Soeharto Sebagai Pemimpin Sangat Berjasa

Oleh : Garvin Reviano )* Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto menegaskan bahwa negara menilai kiprah dan jejak kepemimpinannya sebagai bagian penting dalam perjalanan bangsa. Pengakuan ini bukan sekadar pemberian gelar, tetapi penghormatan terhadap sosok yang pada masanya berperan besar dalam menjaga stabilitas, membangun fondasi ekonomi, dan mengarahkan Indonesia menuju modernisasi. Dalam fase-fase krisis kepercayaan setelah…

Read More

Pemerintah Tegaskan Penetapan Gelar Pahlawan Soeharto Telah Sesuai Mekanisme dan Kajian Komprehensif

Oleh: Yandi Arya Adinegara)* Pemerintah Indonesia resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar (Purn.) H. Soeharto, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2025. Penetapan ini merupakan bagian dari penghargaan kepada sepuluh tokoh yang dianggap memberikan kontribusi besar terhadap bangsa Indonesia, baik dalam menjaga stabilitas negara maupun membangun fondasi…

Read More

Bijak Tanggapi Provokasi Demo, Buruh dan Masyarakat Berperan Jaga Kondusifitas

Jakarta – Aksi demonstrasi buruh yang digelar di kawasan Jakarta Pusat mendapat perhatian serius aparat keamanan. Sebanyak 1.895 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan. Pengamanan terpusat di wilayah Gambir dan sekitar Monas, lokasi utama berkumpulnya massa buruh yang menuntut sejumlah isu ketenagakerjaan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol…

Read More

Pemerintah Jamin Kesejahteraan Buruh melalui Upaya Penguatan Upah dan Jaminan Sosial

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat perlindungan bagi buruh melalui kebijakan upah yang berpihak kepada pekerja berpenghasilan rendah dan peningkatan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan. Langkah ini menjadi komitmen nyata pemerintah dalam memastikan kesejahteraan buruh di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global. Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali diberikan sebagai insentif bagi pekerja formal…

Read More

Waspada Provokasi Ajakan Demo Buruh, Jaga Situasi Dunia Usaha Tetap Kondusif

Oleh : Rivka Mayangsari*) Berbagai pihak mulai menyuarakan pentingnya menjaga stabilitas, kewaspadaan, serta kejernihan dalam merespons dinamika hubungan industrial, utamanya di tengah wacana unjuk rasa segelintir buruh. Di tengah upaya pemulihan ekonomi dan penguatan dunia usaha, munculnya ajakan demonstrasi dalam skala besar perlu dicermati dengan bijak agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kegaduhan dan mengganggu…

Read More

Apresiasi Komitmen Pemerintah Jamin Kesejahteraan Buruh dan Stabilitas Dunia Usaha

Oleh: Juana Syahril)* Komitmen pemerintah dalam menjamin kesejahteraan buruh sekaligus menjaga stabilitas dunia usaha terus mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan. Kebijakan yang terarah, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pekerja dinilai mampu menghadirkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan industri nasional. Pemerintah tidak hanya fokus pada perlindungan buruh, tetapi juga memastikan bahwa dunia usaha memiliki stabilitas…

Read More

Pemerintah Terus Optimalisasi Peran UMKM dalam Penguatan Kemandirian dan Pemerataan Ekonomi

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama kemandirian dan pemerataan ekonomi nasional. Di tengah gejolak ekonomi global, UMKM Indonesia menunjukkan ketangguhan luar biasa serta kemampuan menembus pasar internasional. Data Kementerian Perdagangan mencatat bahwa sepanjang Januari–Oktober 2025, kegiatan business matching berhasil mencatatkan transaksi senilai 130,17 juta dolar AS….

Read More

Pemerintah Bantu Pemberdayaan UMKM untuk Dorong Pemerataan Ekonomi Melalui Sektor Perbankan

Jakarta – Upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi nasional terus menunjukkan kemajuan signifikan melalui penguatan sektor UMKM. Salah satu langkah strategisnya adalah memperluas dukungan melalui sektor perbankan, yang menjadi mitra penting dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Program-program pembinaan, pendampingan, serta penyediaan akses permodalan yang digerakkan oleh berbagai bank nasional turut…

Read More

UMKM Terus Jadi Motor Penggerak Perekonomian di Tingkat Daerah hingga Nasional

Oleh : Rivka Mayangsari*) Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali menegaskan perannya sebagai motor utama penggerak perekonomian Indonesia. Di tengah dinamika global dan tantangan pertumbuhan yang kian kompleks, sektor UMKM menjadi pilar yang tidak hanya menjaga daya tahan ekonomi daerah, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Di berbagai wilayah, pemerintah pusat dan daerah memperkuat…

Read More

Kolaborasi Bank & UMKM: BUMN & Pemerintah Bersinergi Demi Ekonomi yang Lebih Merata 

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor perbankan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi langkah krusial. Dengan potensi besar yang dimiliki sektor UMKM di Indonesia, sinergi ini membuka jalan bagi pemberdayaanekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing produkIndonesia di pasar global.  Program-program strategis yang diluncurkan oleh pemerintah dan didukung oleh BUMN serta perbankan, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), semakin memperkuatekosistem UMKM yang menjadi pilar penting perekonomian nasional. Sejak awal masa pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto telah menekankanpentingnya pemberdayaan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia. Dalam hal ini, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, terus berupaya meningkatkan aksesibilitas pembiayaan dan mempercepat transformasi UMKM ke dalam sektor formal.  Hingga saat ini penyaluran KUR telah mencapai Rp 238 triliun, atau sekitar 83% daritarget yang ditetapkan untuk tahun 2025. Di sisi lain, target jumlah debitur baru yang dapat mengakses KUR tahun ini mencapai 2,34 juta penerima. Bahkan, salah satu capaian paling signifikan yang telah tercapai adalahmeningkatnya jumlah debitur yang naik kelas (graduasi) dari sektor mikro ke kecildan dari kecil ke menengah. Dari target 1,1 hingga 1,2 juta debitur graduasi, capaiantersebut telah melampaui target dengan 1,3 juta debitur, atau sekitar 112%.  Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa strategi pemerintah dalam memfasilitasiUMKM bertransformasi dari usaha mikro menjadi lebih berkembang dan berdayasaing semakin menunjukkan hasil yang positif. Dengan adanya pencapaian tersebut, sektor produksi akan menyentuh 61% daritotal alokasi KUR di akhir tahun 2025. Di samping itu, program ini diproyeksikanmampu menciptakan 8 hingga 11 juta lapangan pekerjaan baru, yang sangat pentingdalam mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan mewujudkan ekonomiyang lebih merata. Sebagai instrumen utama pembiayaan bagi UMKM, KUR memungkinkan pelakuusaha kecil mendapatkan akses permodalan dengan bunga yang terjangkau. Tahundepan, pemerintah akan membuat beberapa perubahan penting dalam mekanismepenyaluran KUR.  Salah satunya adalah penghapusan batasan jumlah pengajuan KUR, di mana UMKM dapat mengajukan kredit lebih dari empat kali tanpa pembatasan. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM tanpa ada kendala administratif yang menghambat mereka. Selain itu, penurunan suku bunga KUR menjadi 6% untuk semua pengajuan, baikpertama maupun berikutnya, menjadi terobosan yang sangat signifikan. Kebijakanini bertujuan untuk memberikan kepastian pembiayaan yang lebih terjangkau bagiUMKM di seluruh Indonesia. Semua kebijakan ini mencerminkan sinergi antarapemerintah dan sektor perbankan, yang bekerja sama untuk memudahkan UMKM mengakses pembiayaan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka….

Read More