Negara Pastikan Distribusi Sembako Merata Selama Pemulihan Bencana Sumatera

Oleh: Anggina Dewi Lestari* Distribusi sembako dan paket keluarga yang makin merata hingga pelosok Sumatera menjadi gambaran nyata kehadiran negara yang bekerja secara terencana, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dalam situasi bencana hidrometeorologiyang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pemerintah menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan seluruh warga, termasuk yang tinggal di wilayah terpencil dan sulit dijangkau, tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar. Pemerataan distribusi ini bukan hanya…

Read More

Pemerintah Perkuat Distribusi Bantuan Harian untuk Korban Bencana Sumatera

Oleh: Juana Syahril *) Pemerintah memastikan pengiriman bantuan logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan secara konsisten dengan rata-rata volume mencapai 100 ton per hari. Distribusi bantuan ini dilakukan melalui Posko Banjir Sumatra yang berlokasi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebagai pusat pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran logistik nasional. Langkah…

Read More

Pemerintah kirim 1.000 Genset ke Wilayah Terdampak untuk Pemulihan Listrik

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat langkah pemulihan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera bagian utara dengan mengirimkan 1.000 unit generator set (genset) ke sejumlah wilayah yang mengalami gangguan pasokan listrik. Pemerintah memastikan upaya pemulihan listrik akan terus dilanjutkan hingga kondisi kembali normal. Bantuan tersebut disalurkan melalui Kementerian Energi…

Read More

Jalan Nasional Pulih, Pemerintah Pastikan Akses Banda Aceh–Medan Kembali Lancar

Jakarta – Pemulihan infrastruktur jalan nasional di wilayah Aceh pascabencana menunjukkan kemajuan signifikan. Pemerintah memastikan akses strategis Banda Aceh–Medan kembali normal setelah sejumlah ruas jalan dan jembatan utama berhasil dipulihkan dan difungsikan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan konektivitas antarwilayah guna mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik dan perekonomian…

Read More

Harga dan Pasokan Sembako Stabil hingga Awal 2026, Pemerintah Minta Masyarakat Tenang

Oleh : Gavin Asadit *) Pemerintah memastikan bahwa harga dan pasokan sembilan bahan pokok (sembako) nasional berada dalam kondisi stabil hingga memasuki awal tahun 2026. Kepastian ini disampaikan menyusul hasil pemantauan lintas kementerian dan lembaga terhadap ketersediaan stok pangan, distribusi logistik, serta pergerakan harga di pasar tradisional dan modern menjelang akhir tahun 2025. Pemerintah pun mengimbau masyarakat agar tetap…

Read More

Pemerintah Tambah Stok LPG dan BBM, Layanan Energi Tetap Optimal SaatLibur Panjang

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Menjelang periode libur panjang, kebutuhan masyarakat terhadap energi, khususnyaBahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), cenderungmeningkat seiring tingginya mobilitas dan aktivitas rumah tangga. Kondisi inimenuntut kesiapan pemerintah dalam memastikan pasokan energi tetap aman danlayanan distribusi berjalan tanpa hambatan. Merespons potensi lonjakan permintaan tersebut, pemerintah memastikan langkahantisipatif telah disiapkan melalui penambahan stok dan penguatan distribusi di berbagai daerah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menjaga kenyamananmasyarakat serta memastikan aktivitas ekonomi dan perjalanan selama liburpanjang tetap berjalan lancar. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung memastikanketahanan pasokan BBM dan LPG nasional berada dalam kondisi aman selamalibur Natal hingga tahun baru (Nataru). Ia menyebutkan, secara secara nasionalrata-rata stok BBM saat ini berada di kisaran 24 hari, lebih tinggi dibandingkancadangan minimum yang ditetapkan pemerintah sebesar 18 hari. Selisih tersebutdinilai memberikan ruang pengaman (buffer) yang cukup dalam menghadapilonjakan konsumsi selama periode libur panjang. Ia menjelaskan, kelebihan cadangan sekitar enam hari tersebut tidak hanyadiproyeksikan untuk kebutuhan Nataru, tetapi juga dipertahankan sebagai bagiandari strategi pasokan energi nasional menghadapi hari besar keagamaan berikutnya, misalnya Imlek pada bulan Februari serta bulan Puasa dan Idul Fitri pada bulanMaret 2026. Di sejumlah wilayah yang memiliki permintaan BBM dan LPG tinggi, pemerintahmelakukan penambahan pasokan secara berkala. Seperti di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang di Sebagian wilayahnya mengalami bencana, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra bagian Utara (Sumbagut) menambah pasokan bahan bakarminyak (BBM) selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Yuliot mengungkapkan, saat ini kuota BBM untuk Nataru sudah ditambah hinggalebih dari 6%. Penambahan stok bertujuan agar seluruh kebutuhan energimasyarakat dapat terpenuhi dengan baik, terutama dalam mendukung mobilisasidan kegiatan silaturahmi bersama keluarga.  Kuota tersebut masih sangat mungkin bertambah sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Ditegaskan Yuliot, kesiapan pasokan energi menjadi perhatian utamapemerintah selama libur Nataru.  Di Jawa Barat, Pertamina Patraniaga Regional Jawa Bagian Barat menambahkanstok BBM yang diambil dari Fuel Terminal Pertamina Ujung Berung (Gedebage) danFuel Pertamina Padalarang yang selama ini menjadi pusat distribusi BBM berbagaijenis untuk seluruh SPBU di Jawa Barat.  Sementara itu untuk stok LPG di Jawa Barat mengandalkan Terminal LPG TanjungSekong Tanjung Priok, Eretan, Balongan dan Cilacap. Sales Manager Patra Niaga area Bandung Raya, Sindhu Priyo mengatakan, meski akan dilakukan penambahan, stok BBM Jawa Barat, saat ini hingga libur tahun baru dipastikan dalam kondisiaman. Selain menambah stok BBM dan LPG, Sindhu mengatakan Pertamina Patra Niagajuga membentuk Tim Satgas Natal dan Tahun Baru untuk mengantisipasi terjadinyakendala suplai BBM sekaligus memastikan layanan energi tetap optimal selama liburPanjang.  Salah satu yang jadi perhatian oleh Tim Satgas Natal dan Tahun Baru ini adalahpotensi gangguan suplai akibat terjadinya bencana dalam kondisi cuaca ekstrim di Jawa Barat saat ini. Menurut Sindhu, agar suplai tetap normal meski terjadibencana, pihaknya akan memastikan pola Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) bisa diterapkan dengan cepat ketika jalur suplai terkendala bencana. Di provinsi lainnya yakni Kalimantan Barat, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan langsung menambah pasokan LPG subsidi sebagai responspeningkatan konsumis LPG 3 kilogram…

Read More

Pemerintah Tegaskan Ketersediaan Pangan Aman, Jaga Stabilitas Harga Jelang Tahun Baru

Jakarta – Menjelang pergantian tahun, pemerintah Indonesia memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terkendali, mengatasi kekhawatiran masyarakat terkait potensi gejolak harga yang kerap terjadi di akhir tahun. Stok pangan strategis tercatat dalam kondisi sangat aman, dengan surplus signifikan pada sejumlah komoditas utama. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjaga…

Read More

Stok BBM Nasional Aman Jelang Tahun Baru, Pemerintah Jamin Distribusi Tanpa Kendala

Jakarta – Menjelang perayaan Tahun Baru, pemerintah memastikan ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali. Kepastian ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang tengah bersiap melakukan mobilitas tinggi pada periode libur akhir tahun. Sebagai pengamat, saya melihat langkah antisipatif pemerintah ini mencerminkan perencanaan energi yang matang serta koordinasi…

Read More

Elektrifikasi Desa Papua sebagai Fondasi Keadilan Pembangunan Nasional

Oleh : Yohanes Wandikbo )* Upaya menghadirkan listrik hingga ke pelosok Tanah Papua merupakan salah satu wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keadilan pembangunan. Elektrifikasi desa tidak sekadar persoalan teknis penyediaan energi, tetapi menyangkut pemenuhan hak dasar masyarakat untuk hidup lebih layak, setara, dan berdaya. Dalam konteks inilah, kebijakan pemerintah melalui penugasan kepada PT PLN (Persero) memiliki makna…

Read More

Program Listrik Desa Papua, Fondasi Penting Percepatan Pembangunan Wilayah Timur

Oleh : Loa Murib Program Listrik Desa Papua merupakan fondasi penting dalam mempercepatpembangunan wilayah timur Indonesia sekaligus memperkuat keadilan sosial bagiseluruh rakyat. Ketersediaan listrik tidak sekadar menghadirkan penerangan, tetapimenjadi prasyarat utama bagi peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi lokal, serta penguatan konektivitas sosial masyarakat. Dalam konteks Papua yang memiliki tantangan geografis ekstrem dan sebaran permukimanyang terpencar, kehadiran listrik menjadi simbol nyata kehadiran negara dalammenjamin hak dasar warga. Komitmen pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi di Papua semakin menguat di bawah kepemimpinan nasional saat ini. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral BahlilLahadalia menegaskan bahwa seluruh kampung di Provinsi Papua Selatan ditargetkansudah teraliri listrik paling lambat pada 2028. Penegasan tersebut mencerminkanorientasi kebijakan yang berpihak pada wilayah tertinggal dan perbatasan, sekaligusmenempatkan Papua sebagai prioritas strategis pembangunan energi nasional. Pengalaman pribadi Bahlil yang lahir dan tumbuh di kampung tanpa listrik turutmembentuk sensitivitas kebijakan yang lebih membumi, karena memahami langsungdampak keterbatasan energi terhadap masa depan generasi muda. Pernyataan Bahlil menegaskan bahwa akses listrik memiliki hubungan erat dengankualitas sumber daya manusia. Anak-anak di kampung yang terang memilikikesempatan belajar lebih baik, akses informasi yang lebih luas, serta ruang tumbuhyang setara dengan daerah lain. Oleh karena itu, elektrifikasi desa tidak bolehdipandang sebagai proyek infrastruktur semata, melainkan sebagai investasi jangkapanjang dalam pembangunan manusia Papua. Dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap penambahan anggaran listrik desa di wilayah 3T memperlihatkankesinambungan kebijakan nasional dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dariSabang sampai Merauke. Di sisi teknis dan operasional, PT PLN memegang peran kunci dalam menerjemahkankebijakan menjadi realisasi di lapangan. PLN menargetkan secara bertahap melistrikisekitar 4.200 kampung di Tanah Papua yang hingga kini belum terjangkau listrik. Pada 2025, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mengalokasikan anggaran lebihdari Rp500 miliar untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan di 128 lokasi di Papua. Target berikutnya pada awal 2026 mencakup sekitar 554 lokasi dengan kebutuhananggaran awal sekitar Rp2,5 triliun, sesuai penugasan pemerintah kepada PLN. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menjelaskan bahwa penugasan ini merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhiruntuk wilayah Papua Raya. Hal tersebut menunjukkan adanya dorongan baru daripemerintah pusat agar percepatan elektrifikasi benar-benar bergerak signifikan. Seluruhlokasi pembangunan tersebar di berbagai wilayah kerja PLN, sehingga menuntutkesiapan teknis, logistik, dan koordinasi lintas sektor yang kuat. Tantangan ini tidakringan, namun menjadi bagian dari komitmen negara dalam menjangkau daerah yang selama ini tertinggal….

Read More