admin

BBM dan Sembako Terjaga, Saatnya Bijak Berbelanja Jelang Lebaran 

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dinamika pasar kebutuhan pokok selalu menjadi perhatian publik. Tradisi belanja menjelang Lebaran memang sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Permintaan terhadap berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, daging, hingga bahan bakar minyak (BBM) biasanya meningkat signifikan. Namun pada tahun ini, pemerintah memastikan bahwa kondisi pasokan…

Read More

Sembako dan BBM Aman Jelang Lebaran: Kebijaksanaan Konsumsi Menjadi Kunci

*) Oleh : Dandy Aditya Menjelang Hari Raya Idulfitri, perhatian masyarakat biasanya tertuju pada ketersediaan kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak. Setiap tahun, kekhawatiran mengenai potensi kelangkaan atau lonjakan harga sering muncul di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Namun, pada tahun ini pemerintah dan berbagai pihak terkait telah memastikan bahwa stok sembilan bahan…

Read More
Tata Kelola Profesional Perkuat Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Tata Kelola Profesional Perkuat Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui penerapan tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional, khususnya dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengelolaan yang baik dinilai menjadi faktor penting agar program berskala besar ini berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Vice Executive Director Indonesia…

Read More
Tata Kelola Bersih dan Profesional Kunci Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Tata Kelola Bersih dan Profesional Kunci Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program sosial terbesar yang dijalankan pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Dengan jumlah penerima manfaat yang sangat besar, pelaksanaan program ini membutuhkan tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal sekaligus menjaga kepercayaan publik. Vice Executive Director…

Read More
Tata Kelola Transparan dan Profesional Jadi Kunci Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Tata Kelola Transparan dan Profesional Jadi Kunci Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Dengan cakupan yang sangat luas, pelaksanaan program ini menuntut tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal serta menjaga kepercayaan publik. Vice Executive Director Indonesia…

Read More
BGN Perkuat Standar Operasional SPPG untuk Jamin Keberhasilan Program MBG

BGN Perkuat Standar Operasional SPPG untuk Jamin Keberhasilan Program MBG

Jakarta – Upaya memperkuat tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus dilakukan sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program strategis nasional ini dinilai membutuhkan sistem pengelolaan yang akuntabel mengingat skala penerima manfaatnya yang sangat besar di seluruh Indonesia. Vice Executive Director Indonesia Food Security…

Read More
Vice Executive Director IFSR Alfatehan Septianta: MBG Perkuat Gizi Anak dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Vice Executive Director IFSR Alfatehan Septianta: MBG Perkuat Gizi Anak dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Mengingat cakupannya yang sangat besar, implementasi program ini membutuhkan tata kelola yang bersih, transparan, akuntabel, dan profesional agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Radio Elshinta bertajuk…

Read More
Transparansi Tata Kelola Program MBG Maksimalkan Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat

Transparansi Tata Kelola Program MBG Maksimalkan Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat

Jakarta – Penguatan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan program tersebut mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang maksimal bagi masyarakat. Program yang dirancang untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah ini juga diyakini berkontribusi pada berbagai aspek pembangunan jika dijalankan dengan pengelolaan yang baik. Hal tersebut disampaikan oleh…

Read More

Hilirisasi Menuju Pertanian Bernilai Tinggi

Oleh : Abdul Razak)* Transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern dan bernilai tambah terus didorong oleh pemerintah. Selama ini, sebagian besar komoditas pertanian dan perkebunan Indonesia masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai ekonominya belum dimaksimalkan. Melalui kebijakan hilirisasi, rantai nilai komoditas pertanian diharapkan dapat diperpanjang di dalam negeri sehingga manfaat ekonomi…

Read More

Triple Helix Pertanian: Hilirisasi Hasil Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Industri

Oleh : Ricky Rinaldi Transformasi sektor pertanian menjadi agenda penting dalam pembangunanekonomi nasional. Selama bertahun-tahun, sektor ini sering dipandang sebataspenyedia bahan mentah, sementara nilai tambah terbesar justru diperoleh pada tahap pengolahan dan distribusi. Karena itu, hilirisasi pertanian menjadi langkahstrategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuatketahanan pangan nasional. Dalam proses tersebut, konsep triple helix—sinergiantara pemerintah, akademisi, dan industri—menjadi kunci utama untuk mendoronginovasi dan peningkatan nilai tambah hasil pertanian. Pertanian modern tidak lagi dapat berjalan hanya dengan pendekatan produksisemata. Tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hinggakompetisi pasar internasional menuntut sistem pertanian yang berbasis ilmupengetahuan dan teknologi. Kolaborasi antara lembaga riset, perguruan tinggi, dan pelaku industri memungkinkan lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangantersebut secara lebih efektif. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menempatkan sektor pertaniansebagai fondasi penting bagi kedaulatan ekonomi nasional. Penguatan produksipangan harus diiringi dengan pengembangan industri pengolahan agar hasilpertanian tidak berhenti pada tahap bahan mentah. Hilirisasi menjadi langkahstrategis untuk memastikan bahwa nilai ekonomi yang dihasilkan dari sektorpertanian dapat dinikmati secara lebih luas di dalam negeri. Peran pemerintah dalam model triple helix terletak pada penyediaan kebijakan, infrastruktur, serta dukungan regulasi yang kondusif. Negara berfungsi sebagaifasilitator yang membuka ruang kolaborasi antara dunia akademik dan sektorindustri. Dengan kerangka kebijakan yang jelas, inovasi yang dihasilkan daripenelitian dapat lebih mudah diimplementasikan dalam skala industri. Di sisi lain, kalangan akademisi memiliki peran penting dalam menciptakanpengetahuan baru dan teknologi pertanian yang lebih efisien. Penelitian mengenaibibit unggul, teknologi pengolahan pangan, hingga sistem pertanian berkelanjutanmenjadi fondasi bagi peningkatan produktivitas sektor ini. Hasil riset yang terhubungdengan kebutuhan industri akan mempercepat proses hilirisasi sekaligusmeningkatkan daya saing produk pertanian nasional. Sementara itu, sektor industri berperan sebagai penggerak utama dalam proses komersialisasi inovasi. Industri mampu mengubah hasil penelitian menjadi produkyang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat dipasarkan secara luas. Melaluiinvestasi pada teknologi pengolahan, produk pertanian dapat diubah menjadiberbagai komoditas bernilai tambah, seperti pangan olahan, bahan baku industri, maupun produk ekspor. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan hilirisasipertanian menjadi bagian penting dalam strategi meningkatkan kesejahteraanpetani. Dengan adanya industri pengolahan yang berkembang, hasil panen tidak lagibergantung sepenuhnya pada harga bahan mentah di pasar. Nilai tambah yang tercipta dari proses pengolahan memberikan peluang peningkatan pendapatan bagipetani serta memperluas lapangan kerja di sektor agroindustri. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri juga membuka peluangpengembangan teknologi pertanian yang lebih modern. Penerapan teknologi digital, sistem pemantauan berbasis data, hingga penggunaan mesin pertanian cerdasmenjadi bagian dari transformasi menuju pertanian yang lebih efisien. Inovasisemacam ini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi risiko kerugianakibat faktor cuaca atau ketidakpastian pasar. Selain memberikan nilai ekonomi, hilirisasi juga memperkuat ketahanan pangannasional. Dengan mengembangkan industri pengolahan di dalam negeri, ketergantungan terhadap produk impor dapat dikurangi. Produk pertanian lokal tidakhanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga memiliki potensi untuk bersaing di pasar global. Penerapan model triple helix menunjukkan bahwa pembangunan sektor pertanianmembutuhkan pendekatan kolaboratif. Tidak ada satu pihak yang dapat bekerjasendiri untuk mencapai transformasi yang berkelanjutan. Ketika kebijakanpemerintah selaras dengan inovasi akademik dan investasi industri, ekosistempertanian yang kuat dapat terbentuk secara alami. Di masa depan, keberhasilan hilirisasi pertanian akan sangat menentukan posisiIndonesia dalam peta ekonomi global. Negara dengan sumber daya alam yang melimpah memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam industripangan dan agroindustri. Namun peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan jikaseluruh pemangku kepentingan bekerja bersama dalam satu visi pembangunan. Melalui sinergi triple helix, sektor pertanian tidak lagi dipandang sebagai sektortradisional yang tertinggal. Sebaliknya, pertanian dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi yang berbasis inovasi dan teknologi. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri membuka jalan bagi terciptanya sistem pertanian yang lebihproduktif, modern, dan berdaya saing tinggi. Hilirisasi pertanian pada akhirnya bukan sekadar strategi ekonomi, tetapi juga upayamembangun kemandirian bangsa. Dengan memaksimalkan potensi sumber dayayang dimiliki, Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligusmeningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi triple helix menjadi fondasi pentingdalam mewujudkan transformasi tersebut menuju masa depan pertanian yang lebihmaju dan berkelanjutan. *)Pengamat Isu Strategis

Read More