Pemerintah Swasembada Energi Papua untuk Dorong Kemajuan Wilayah Timur

PAPUA – Pemerintah menegaskan komitmen strategis untuk mewujudkan swasembada energi di Papua sebagai motor penggerak kemajuan wilayah timur Indonesia. Kebijakan ini diposisikan bukan sekadar program sektoral, melainkan bagian integral dari transformasi energi nasional yang berkeadilan dan berorientasi pada pemerataan pembangunan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Papua memiliki keunggulan komparatif dalam sumber daya energi, baik energi…

Read More

Sinergi Pusat-Daerah Dinilai Perkuat Upaya Swasembada Energi Nasional

Jakarta – Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai semakin solid dalam memperkuat agenda swasembada energi nasional. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 sebagai forum penyelarasan kebijakan strategis lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi kemandirian bangsa. Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan bahwa…

Read More

Transisi Energi Rendah Karbon dan Konsolidasi Ekosistem Energi Nasional

Oleh : Irfan Aditya )* Transisi energi rendah karbon bukan lagi sekadar wacana global, melainkan sebuah keniscayaan strategis bagi Indonesia untuk memastikan ketahanan, kemandirian, dan keberlanjutan energi nasional. Di tengah dinamika geopolitik, fluktuasi harga energi fosil, serta meningkatnya tuntutan terhadap komitmen pengurangan emisi, Indonesia berada pada momentum penting untuk melakukan lompatan besar. Transisi energi harus…

Read More

Pemerintah Bangun Kemandirian Energi demi Masa Depan Papua

Oleh: Zahra Amalia Putri )* Pemerintah terus mempercepat pembangunan sektor energi sebagai bagian dari upayamembangun kemandirian energi di Papua. Langkah ini dipandang penting untukmemastikan masa depan pembangunan daerah berjalan lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Papua menjadi salah satu wilayah strategis dalam agenda nasionalkarena memiliki potensi energi yang besar dan peran penting dalam memperkuatketahanan energi Indonesia. Pembangunan kemandirian energi di Papua tidak hanya berkaitan dengan penyediaanlistrik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendorongpemerataan pembangunan nasional. Akses energi yang memadai akan membukapeluang ekonomi baru dan mempercepat transformasi wilayah. Pemerintah inginmemastikan bahwa Papua dapat berkembang secara optimal dengan dukungan energiyang kuat. Presiden Prabowo Subianto menempatkan swasembada energi sebagai salah satuprioritas utama dalam pembangunan nasional. Pemerintah berkomitmen memastikanbahwa seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua, memiliki kemampuan untukmemenuhi kebutuhan energinya secara mandiri. Pendekatan ini menjadi bagian dariupaya memperkuat kedaulatan energi nasional. Kemandirian energi juga dipandang sebagai fondasi penting dalam memperkuatstabilitas ekonomi dan pembangunan daerah. Dengan energi yang cukup dan stabil, berbagai sektor ekonomi dapat berkembang secara optimal. Hal ini akan mendorongpertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. Pemerintah terus mendorong pemanfaatan sumber daya energi lokal sebagai bagiandari strategi mencapai swasembada energi. Papua memiliki potensi besar yang dapatdikembangkan untuk mendukung kebutuhan energi daerah maupun nasional. Pemanfaatan potensi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahananenergi Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menilai bahwa penguatansektor energi di Papua merupakan bagian penting dari agenda nasional. Pemerintahterus mendorong pengembangan energi berbasis sumber daya dalam negeri agar Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor energi. Langkah ini akanmemperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mandiri secara energi. Menurut Bahlil, Papua memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusatpengembangan energi nasional. Pemerintah akan memastikan bahwa potensi energi di wilayah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kebutuhanmasyarakat. Pengembangan sektor energi juga akan memberikan dampak positifterhadap pembangunan daerah. Selain itu, pembangunan infrastruktur energi terus dipercepat untuk memastikandistribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah Papua. Infrastruktur yang memadaiakan memastikan akses energi menjadi lebih merata. Hal ini menjadi bagian pentingdari strategi pemerintah dalam mempercepat pembangunan wilayah. Penguatan sektor energi di Papua juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhanekonomi lokal. Ketersediaan energi yang stabil akan membuka peluang investasi dan memperkuat sektor industri. Dampak positif ini akan membantu meningkatkankesejahteraan masyarakat. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwapembangunan sistem energi nasional menjadi bagian penting dari upaya memperkuatkemandirian energi. PLN terus berupaya memastikan pasokan energi dapat tersediasecara merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua. Langkah ini merupakanbagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Menurut Darmawan, pemanfaatan sumber energi dalam negeri menjadi kunci utamadalam mencapai kemandirian energi. Pengembangan energi lokal akan membantumenciptakan sistem energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Hal ini juga akanmemperkuat stabilitas pasokan energi nasional. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagaibagian dari strategi jangka panjang. Energi terbarukan dinilai memiliki potensi besaruntuk mendukung kebutuhan energi di Papua. Pemanfaatan energi bersih juga akanmembantu menjaga keberlanjutan lingkungan. Papua memiliki berbagai potensi energi yang dapat dikembangkan secara optimal. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam mendukung agenda swasembada energinasional. Pemerintah terus mendorong percepatan pengembangan sektor energi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Selain memperkuat ketahanan energi, kemandirian energi juga akan mempercepatpembangunan ekonomi daerah. Ketersediaan energi yang stabil akan mendorongpertumbuhan sektor usaha dan industri. Hal ini akan membantu meningkatkan dayasaing ekonomi Papua. Pemerintah memahami bahwa keberhasilan pembangunan energi membutuhkan kerjasama yang kuat antara berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan sektor usaha menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut. Pendekatan ini akan memastikan setiap program berjalan secara efektif. Komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian energi menunjukkan arahpembangunan nasional yang semakin kuat. Papua menjadi bagian penting dalamstrategi tersebut karena memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan energinasional. Pengembangan sektor energi di…

Read More

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Dinamika Global

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi ketahanan energi nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika global sepanjang tahun 2026. Ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga energi dunia, serta perubahan pola konsumsi energi internasional menjadi faktor utama yang mendorong pemerintah mengambil kebijakan yang adaptif, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. International Energy Agency (IEA) menyebutkan bahwa pertumbuhan permintaan minyak…

Read More

Pemerintah Percepat Program Listrik Desa Papua demi Ketahanan Energi

Papua – Pemerintah terus mempercepat pemerataan akses energi hingga ke wilayah terluar dengan menjadikan Papua sebagai kawasan prioritas pengembangan energi berkelanjutan nasional. Kebijakan strategis yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan energi sekaligus menghadirkan keadilan pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia. Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menyatakan dukungan penuh…

Read More
Papua Menuju Swasembada Energi melalui Optimalisasi Potensi Lokal

Papua Menuju Swasembada Energi melalui Optimalisasi Potensi Lokal

Papua – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua melalui penguatan swasembada energi dan optimalisasi potensi lokal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan kekayaan negara dapat dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Papua. Presiden menekankan pentingnya pengamanan aset negara sebagai fondasi utama pembangunan. “Saya sebagai Presiden dibantu oleh menteri-menteri,…

Read More
Pemerintah Berkolaborasi Perkuat Transisi Energi Rendah Karbon

Pemerintah Berkolaborasi Perkuat Transisi Energi Rendah Karbon

JAKARTA – Pemerintah bersama BUMN energi dan pelaku industri mempercepat langkah transisi menuju sistem energi rendah karbon melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemanfaatan listrik hijau di industri pertambangan, pengembangan BioCNG berbasis limbah sawit, hingga proyek percontohan hidrogen hijau berbasis panas bumi. Di sektor ketenagalistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperluas kerja sama dengan PT…

Read More

Ketahanan Energi Papua Dipercepat Lewat Kebijakan Terpadu

Oleh: Bima Saputra )* Pemerintah terus mempercepat penguatan ketahanan energi nasional denganmenjadikan Papua sebagai salah satu pilar strategis pembangunan sektor energi. Kebijakan yang diterapkan dirancang secara terpadu agar potensi energi Papua dapatdikelola secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakatsetempat sekaligus bagi kepentingan nasional. Papua dinilai memiliki kekayaan sumber daya energi yang besar dan beragam. Potensiini mencakup energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air, serta sumber dayaminyak dan gas bumi yang masih memiliki prospek pengembangan. Pemerintahmemandang pengelolaan energi Papua perlu dilakukan secara terencana dan terintegrasi agar mampu memperkuat kemandirian energi Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Papua memiliki posisi strategis dalampeta energi nasional. Presiden memandang potensi energi di wilayah Papua sangat baik dan harus dikelola dengan prinsip keberpihakan kepada masyarakat lokal. Pemerintah, menurut Presiden, mengarahkan agar daerah-daerah di Papua dapatmenikmati secara langsung hasil dari energi yang diproduksi di wilayahnya sendiri. Arah kebijakan tersebut menegaskan bahwa pembangunan energi di Papua tidakhanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi. Pemerintah juga menempatkan pemerataan manfaat sebagai tujuan utama agar pembangunan energimampu mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat keadilanpembangunan antarwilayah. Persoalan tingginya biaya distribusi energi menjadi perhatian serius pemerintah. Banyak wilayah di Papua selama ini masih bergantung pada pasokan bahan bakarminyak dari luar daerah dengan biaya logistik yang tinggi. Pemerintah mendorongpemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pemanfaatan tenaga surya dan tenaga air dinilai sesuai dengan kondisi geografisPapua. Pemerintah meyakini penggunaan sumber energi lokal dapat mengurangiketergantungan terhadap pengiriman BBM sekaligus meningkatkan keandalan pasokanenergi bagi masyarakat di wilayah terpencil. Pendekatan ini juga sejalan denganagenda transisi energi nasional. Selain energi terbarukan, pemerintah mengembangkan strategi diversifikasi energimelalui pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis sumber daya lokal. PresidenPrabowo menilai kemandirian energi memiliki dampak langsung terhadap ketahananfiskal negara. Pemerintah melihat pengurangan ketergantungan impor BBM sebagailangkah strategis untuk mengalihkan anggaran ke sektor pembangunan, termasukpembangunan di Papua. Komitmen pemerintah pusat diperkuat melalui dukungan pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyambut positif rencana investasi sektorhulu minyak dan gas bumi oleh RH Petrogas Companies in Indonesia. Investasi inidinilai mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus memberikan kontribusiterhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Masuknya RH Petrogas ke Papua Barat Daya dipandang sebagai wujud sinergi antarakebijakan pemerintah dan peran dunia usaha. Pemerintah daerah menilai investasi hulumigas dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, sertamemperkuat posisi Papua dalam sistem energi nasional. Dari sisi pelaksana, General Manager Operations RH Petrogas Companies in Indonesia, Alfian Telaumbanua, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pemerintahdaerah menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasi migas. Perusahaan menilai kerja sama berkelanjutan dengan pemangku kepentingan daerahdiperlukan untuk memastikan kegiatan produksi berjalan sejalan dengan target ketahanan energi nasional, khususnya di Papua Barat Daya. Penguatan sektor migas di Papua berjalan beriringan dengan pengembangan energibaru dan terbarukan. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas pengembanganbioetanol. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi energi nasional yang berorientasi jangka panjang. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa Papua diproyeksikan menjadi salah satu kontributor pentingproduksi bioetanol nasional. Pemerintah mengarahkan agar Papua mampumenghasilkan ratusan ribu kiloliter bioetanol per tahun, seiring dengan potensi lahandan sumber daya alam yang dimiliki. Pengembangan bioetanol dipandang tidak hanya berfungsi sebagai sumber energialternatif. Pemerintah menilai sektor ini memiliki peran strategis dalam mendorongpembangunan ekonomi daerah, menciptakan nilai tambah, serta memperkuatketerlibatan masyarakat lokal dalam rantai produksi energi….

Read More

Menguatkan Fondasi Transisi Energi Rendah Karbon

Oleh: Puteri Anggina Ramadhani* Menguatkan fondasi transisi energi rendah karbon merupakan langkah strategis yang menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun sistem energi nasional yang tangguh, modern, dan berdaya saing global. Transformasi yang dijalankan PT Pertamina (Persero) melalui inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, menjadi bukti konkret bahwa agenda dekarbonisasi tidak berhenti pada tataran visi, melainkan diwujudkan dalam kebijakan operasional dan investasi teknologi yang terukur. Fasilitas yang menyuplai sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional tersebutkini diposisikan sebagai model percontohan pengelolaan terminal energi berbasisEnvironmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus tonggak penting dalammemperkuat arsitektur energi rendah karbon nasional. Penerapan asesmen delapan pilar Green Terminal menunjukkan pendekatankomprehensif yang mencakup aspek operasional, keselamatan, lingkungan, sosial, tata kelola, serta transformasi digital. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menegaskan bahwa Green Terminal merupakanbagian integral dari strategi keberlanjutan bisnis dan implementasi Roadmap Net Zero Emission 2060. Pernyataan Agung Wicaksono memperlihatkan bahwa Pertamina menempatkan keberlanjutan sebagai strategi inti korporasi, sekaligus pengungkit dayasaing jangka panjang. Integrasi standar global dalam pengelolaan terminal energistrategis memperkuat fondasi transisi energi rendah karbon yang tidak hanya ramahlingkungan, tetapi juga andal dan efisien. Langkah konkret tersebut diperkuat melalui pemanfaatan energi terbarukan di fasilitasoperasional. Pemasangan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 85,5 kWp di Terminal LPG Tanjung Sekong dan 1.700 kWp di Integrated Terminal Tanjung Uban menjadi simbol percepatan dekarbonisasi berbasis teknologi. Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal (PET), Bayu Prostiyono, menyampaikan bahwa diversifikasienergi juga dilakukan melalui peralihan penggunaan genset berbahan bakar fosil kejaringan listrik nasional serta persiapan pengembangan hidrogen hijau terintegrasidengan proyek panas bumi Ulubelu. Pernyataan Bayu Prostiyono menegaskan bahwatransformasi operasional berjalan sistematis dan progresif, memperkuat posisi terminal sebagai simpul energi modern berstandar internasional. Pengembangan ekosistem hidrogen hijau berbasis panas bumi Ulubelu menjadilompatan strategis dalam memperkuat fondasi energi rendah karbon. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengalokasikan investasi sekitar 3 juta dolar AS untukproyek percontohan produksi hidrogen hijau dengan kapasitas 80–100 kilogram per harimenggunakan teknologi anion exchange membrane electrolyzer berdaya efisiensi tinggi. Direktur Utama…

Read More