Ormas Islam Menguat Usai Pertemuan dengan Presiden Soal Board of Peace

Dukungan Diplomat dan Ormas Islam Menguat Usai Pertemuan dengan Presiden Soal Board of Peace

JAKARTA — Dukungan dari berbagai kalangan terus menguat setelah Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan tokoh diplomat membahas partisipasi Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Dialog yang berlangsung di Istana Kepresidenan tersebut mempertegas posisi pemerintah dalam memperjuangkan perdamaian Gaza sekaligus memastikan setiap langkah diplomatik tetap sejalan dengan konstitusi dan…

Read More

Board of Peace dalam Bingkai Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Oleh: Damar Abimanyu Prakoso)* Konsep Board of Peace (BoP) mengemuka sebagai salah satu instrumen diplomasi dalam merespons dinamika global yang semakin kompleks, terutama di tengah meningkatnya konflik bersenjata dan krisis kemanusiaan. Bagi Indonesia, keterlibatan dalam BoP tidak dapat dipisahkan dari landasan konstitusional dan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi pijakan utama sejak awal kemerdekaan….

Read More
Indonesia Pererat Kerja Sama Strategis Multisektor Lewat Kunker Prabowo

Indonesia Pererat Kerja Sama Strategis Multisektor Lewat Kunker Prabowo

Jakarta – Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis lintas sektor antara Indonesia dan mitra global. Agenda utama lawatan tersebut mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna membahas penguatan hubungan kedua negara, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya,…

Read More
Diplomasi Presiden Prabowo Perkuat Aliansi Strategis Indonesia di Kancah Global

Diplomasi Presiden Prabowo Perkuat Aliansi Strategis Indonesia di Kancah Global

Jakarta – Intensitas kunjungan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto dalam beberapa waktu terakhir dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional sekaligus menarik investasi asing ke dalam negeri. Aktivitas diplomasi tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas aliansi strategis Indonesia di tengah persaingan global yang semakin dinamis. Dalam sejumlah forum internasional,…

Read More

Kunjungan Kerja Presiden Prabowo Tegaskan Peran Indonesia sebagai Mitra Strategis Dunia

Oleh: Rizky Maulana Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke sejumlah negara mitra utama menjadi bagian dari strategi komprehensif pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat global. Agenda tersebut dirancang bukan sekadar sebagai diplomasi seremonial, melainkan sebagai langkah konkret memperluas kolaborasi strategis yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional. Dalam konteks geopolitik yang semakin dinamis,…

Read More

Indonesia Bangun Kolaborasi Strategis Jangka Panjang LewatKunjungan Kerja Presiden Prabowo

Oleh: Rania Kartika Dewi )* Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara mitra strategis, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, menandai babak baru diplomasi Indonesia yang semakin progresif dan terarah.  Agenda luar negeri tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi besar pemerintahdalam memperluas jejaring kerja sama internasional yang berdampak langsung padapenguatan ekonomi nasional.  Pemerintah memanfaatkan momentum kunjungan kerja ini untuk membangunkolaborasi jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan secara politik, tetapi jugamenghadirkan manfaat konkret bagi pembangunan dalam negeri. Dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi, Presiden Prabowo menegaskan komitmenIndonesia untuk menjadi mitra global yang stabil, kredibel, dan visioner. Pendekatanyang diusung pemerintah menitikberatkan pada kemitraan strategis yang terukur danberkelanjutan.  Diplomasi yang dilakukan tidak semata bertujuan mempererat hubungan bilateral, melainkan memastikan adanya implementasi kerja sama yang jelas serta memberi nilaitambah bagi perekonomian nasional. Salah satu capaian penting dalam rangkaian kunjungan tersebut adalah penguatankerja sama dengan Inggris yang menghasilkan peningkatan status hubungan menjadikemitraan strategis.  Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa pertemuan antara keduapemimpin negara menghasilkan komitmen investasi bernilai signifikan yang difokuskanpada sektor maritim dan industri pendukungnya. Investasi tersebut diarahkan untukpembangunan ratusan kapal penangkap ikan yang akan diproduksi di galangan dalamnegeri sehingga memperkuat kapasitas industri nasional. Menurut Teddy, proyek tersebut dirancang bukan hanya sebagai bentuk kerja samaekonomi, melainkan sebagai strategi penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besardan penguatan rantai pasok domestik.  Pemerintah memastikan bahwa setiap kesepakatan investasi memiliki skemapelaksanaan yang berpihak pada kepentingan nasional. Langkah ini menunjukkankeseriusan pemerintah dalam menjadikan diplomasi ekonomi sebagai instrumenpembangunan. Selain sektor maritim, kolaborasi juga mencakup penguatan pendidikan danpengembangan sumber daya manusia. Dalam agenda pertemuan dengan sejumlahinstitusi pendidikan tinggi terkemuka di Inggris, Presiden Prabowo mendorongterbentuknya kerja sama akademik yang lebih luas.  Pemerintah membuka peluang pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hinggapengembangan program pendidikan bersama yang dapat mempercepat transfer teknologi dan peningkatan kapasitas nasional. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menilai langkah Presiden Prabowo sebagaibentuk konsistensi pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang semakinkompetitif. Ia berpandangan bahwa stabilitas politik dan arah kebijakan ekonomi yang jelas menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadapIndonesia. Menurutnya, kunjungan kerja tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagainegara tujuan investasi yang prospektif dan berorientasi pada kemitraan jangkapanjang. Pandangan positif juga disampaikan oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey. Ia memandang bahwa pertemuan antara kedua pemimpin negara menjaditonggak penting dalam memperdalam hubungan bilateral. Peningkatan status kerjasama menjadi kemitraan strategis dinilai sebagai refleksi kesamaan visi dalammendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kunjungan ke Amerika Serikat turut memperluas cakupan kolaborasi Indonesia denganmitra global utama. Pemerintah memanfaatkan kesempatan tersebut untukmemperkenalkan berbagai peluang investasi di sektor prioritas, termasuk hilirisasiindustri, energi, dan pengembangan infrastruktur. Pendekatan ini memperlihatkanbahwa diplomasi Presiden Prabowo tidak bersifat sporadis, melainkan dirancangsebagai rangkaian strategi terpadu untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Pemerintah menegaskan bahwa setiap kerja sama internasional harus memberikandampak nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi yang dibangun tidak hanyaberfokus pada peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga transfer teknologi, pengembangan kapasitas industri lokal, serta peningkatan kualitas tenaga kerja. Strategi ini memastikan bahwa Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, melainkan mitraproduksi yang setara dalam rantai nilai global. Penguatan kemitraan strategis juga mempertegas komitmen pemerintah terhadapprinsip pembangunan berkelanjutan. Investasi yang masuk diarahkan pada sektor-sektor produktif yang mendukung transformasi ekonomi jangka panjang. Dengandemikian, diplomasi luar negeri berjalan seiring dengan agenda reformasi struktural di dalam negeri. Kunjungan kerja Presiden Prabowo menunjukkan bahwa pemerintah bergerak proaktifdalam menjawab dinamika global yang semakin kompleks. Di tengah persainganekonomi internasional, Indonesia tampil sebagai negara dengan prospek pertumbuhanyang solid dan arah kebijakan yang konsisten. Stabilitas domestik menjadi fondasipenting dalam membangun kepercayaan mitra luar negeri. Langkah diplomasi yang ditempuh pemerintah juga memperkuat posisi tawar Indonesia dalam forum internasional. Dengan memperluas jejaring kemitraan strategis, Indonesia memiliki ruang yang lebih luas untuk memperjuangkan kepentingan nasional dalamberbagai isu global. Pendekatan ini mencerminkan kebijakan luar negeri yang adaptiftanpa meninggalkan prinsip kedaulatan dan kepentingan rakyat. Secara keseluruhan, kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Amerika Serikat dan Inggrismenjadi bukti bahwa pemerintah serius membangun kolaborasi strategis jangkapanjang. Sinergi antara investasi, penguatan industri, dan pengembangan sumber dayamanusia dirancang untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional. Diplomasi yang dijalankan tidak hanya mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga memperkokohfondasi Indonesia menuju negara maju yang berdaya saing tinggi. Melalui langkah yang terukur dan konsisten, pemerintah menunjukkan bahwakolaborasi internasional merupakan bagian integral dari strategi pembangunannasional. Dukungan dari berbagai pemangku kepentingan semakin memperkuatoptimisme bahwa arah kebijakan yang ditempuh berada pada jalur yang tepat. Indonesia pun semakin mantap membangun kemitraan global yang memberikanmanfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan masa depan bangsa. *) Jurnalis Senior Bidang Politik dan Perdagangan Global

Read More
Partisipasi Indonesia di BoP Tegaskan Komitmen Diplomasi Perdamaian Global

Partisipasi Indonesia di BoP Tegaskan Komitmen Diplomasi Perdamaian Global

JAKARTA — Pemerintah menegaskan komitmen diplomasi perdamaian global melalui partisipasi aktif Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada sidang perdana di Washington D.C. untuk membahas kelanjutan gencatan senjata di Gaza menunjukkan langkah konkret Indonesia dalam memperkuat arsitektur perdamaian dunia. “Saya berada di sini atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan…

Read More
Lebih dari 20 Negara di BoP, Indonesia Jadi Bagian Aksi Internasional untuk Gaza

Lebih dari 20 Negara di BoP, Indonesia Jadi Bagian Aksi Internasional untuk Gaza

JAKARTA — Lebih dari 20 negara bergabung dalam Board of Peace (BoP) untuk merumuskan langkah konkret bagi stabilisasi Gaza, dan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi bagian dari aksi internasional tersebut. Pemerintah menempatkan keikutsertaan tersebut sebagai kontribusi nyata dalam mendorong implementasi gencatan senjata serta membuka jalan menuju solusi jangka panjang konflik Palestina. Presiden…

Read More

BoP Summit, Indonesia Bawa Misi Perdamaian dan AdvokasiPalestina di Washington

Oleh: Raka Dirgantara Presiden Prabowo Subianto melangkah ke Washington dengan mandat diplomatik yang tegas: mengawal perdamaian Gaza dan memperkuat advokasi bagi Palestina melalui forum Board of Peace.  Kehadiran Indonesia dalam pertemuan perdana dewan tersebut bukan sekadar partisipasisimbolik, melainkan penegasan arah politik luar negeri yang aktif, terukur, dan berorientasisolusi jangka panjang. Dalam agenda yang berlangsung di US Chamber of Commerce, Washington D.C., PresidenPrabowo menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilandasi undangan resmi untukmenghadiri rapat pertama Board of Peace (BoP).  Forum itu dibentuk guna memastikan implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza berjalan efektif. Ia menegaskan pemerintahannya terus merintis jalan menuju solusinyata dan abadi bagi persoalan Palestina, sekaligus mengawal setiap komitmen yang telahdisepakati komunitas internasional. Board of Peace menjadi instrumen baru dalam arsitektur diplomasi global terkait konflikTimur Tengah. Indonesia resmi bergabung setelah Presiden Prabowo menandatangani piagampembentukan lembaga tersebut di Davos pada Januari 2026.  Keikutsertaan sejak tahap awal memberi ruang bagi Jakarta untuk memengaruhi arahkebijakan dan desain kerja dewan, terutama dalam memastikan rekonstruksi Gaza danperlindungan hak-hak rakyat Palestina masuk dalam prioritas utama. Di hadapan pemimpin bisnis dan pejabat Amerika Serikat, Presiden Prabowo menegaskanIndonesia tetap konsisten pada politik luar negeri bebas aktif. Pemerintah menghormatiseluruh kekuatan besar dunia tanpa terjebak dalam polarisasi geopolitik.  Ia menguraikan prinsip tetangga baik sebagai fondasi diplomasi Indonesia, dengan keyakinanbahwa kerja sama, kolaborasi, dan kompromi pada akhirnya lebih produktif dibandingkankonfrontasi berkepanjangan. Kompetisi dianggap wajar dalam hubungan antarnegara, namunsetelahnya harus lahir kemitraan yang saling menguntungkan. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana isu Palestina ditempatkan dalam kerangkayang lebih luas: stabilitas kawasan dan tata dunia yang adil. Dengan mengedepankandiplomasi aktif, Indonesia berupaya menjembatani kepentingan berbagai pihak sekaligusmemperjuangkan hak rakyat Palestina atas kemerdekaan dan kedaulatan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl A. Mulachela, menjelaskan kehadiranPresiden Prabowo dalam rapat perdana BoP menegaskan komitmen Indonesia untuk berperansejak awal dalam membentuk arah kerja dewan tersebut.  Pemerintah mengecam segala bentuk kekerasan di Palestina, baik di Gaza maupun TepiBarat, serta konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo akan terus memperjuangkan kepentingan Palestina, terutama terkaitrekonstruksi Jalur Gaza dan pemulihan kehidupan sipil masyarakat terdampak konflik. Vahd Nabyl A. Mulachela menegaskan partisipasi Indonesia di Dewan Perdamaian bertujuanmendorong pemulihan Gaza dan mewujudkan perdamaian adil melalui solusi dua negara, sekaligus memastikan keterlibatan langsung dalam pengawasan implementasi gencatansenjata melalui BoP. Dimensi diplomasi tersebut sejalan dengan agenda strategis lain di Amerika Serikat. Airlangga Hartarto memastikan Presiden Prabowo menghadiri KTT Dewan Perdamaian pada19 Februari 2026, bersamaan dengan penuntasan penandatanganan Agreement on Reciprocal Tariff Indonesia–AS yang hampir final. Airlangga Hartarto menilai momentum tersebut menegaskan diplomasi Indonesia berjalanterpadu, mengawal isu kemanusiaan dan perdamaian global sekaligus mengamankankepentingan ekonomi nasional melalui kesepakatan strategis yang mengintegrasikan politikluar negeri, stabilitas kawasan, dan pertumbuhan ekonomi. Sebelum pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Amerika Serikat, perusahaan-perusahaankedua negara telah menandatangani komitmen investasi bernilai miliaran dolar AS, mencakup sektor pangan hingga mineral kritis. Kerja sama tersebut memperkuat posisiIndonesia sebagai mitra strategis sekaligus memperluas ruang diplomasi untuk menyuarakanisu Palestina di panggung internasional. Kesepakatan di sektor kedelai, jagung, dan gandum hingga penguatan kolaborasi mineral kritis serta energi menunjukkan bahwa hubungan bilateral tidak hanya bertumpu padakepentingan politik, tetapi juga pada fondasi ekonomi yang saling menguntungkan.  Pemerintah memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun kepercayaan dan stabilitashubungan dengan Washington, sehingga agenda perdamaian Gaza memperoleh dukunganyang lebih luas.  Dengan fondasi kemitraan ekonomi yang kokoh, diplomasi Indonesia memiliki daya tawaryang lebih kuat dalam mendorong komitmen konkret terhadap rekonstruksi Gaza danrealisasi solusi dua negara bagi Palestina. Langkah Indonesia di Board of Peace memperlihatkan transformasi peran Jakarta darisekadar pendukung moral menjadi aktor aktif dalam desain perdamaian. Dengan membawamisi perdamaian dan advokasi Palestina ke Washington, Presiden Prabowo Subiantomenempatkan Indonesia sebagai jembatan dialog di tengah ketegangan global.  Diplomasi yang dijalankan bukan retorika, melainkan strategi konkret untuk memastikangencatan senjata berlanjut, rekonstruksi Gaza berjalan, dan cita-cita kemerdekaan Palestinatetap hidup dalam agenda internasional. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut juga mempertegas posisi politik luar negeri bebasaktif yang konsisten memperjuangkan keadilan global tanpa terjebak dalam blok kekuatantertentu. …

Read More

Kepemimpinan Indonesia di Forum Perdamaian InternasionalMakin Terlihat di BoP

Oleh: Rama Pradipta Indonesia menegaskan kepemimpinannya di forum perdamaian internasional melalui peranaktif dalam Board of Peace (BoP). Presiden Prabowo Subianto mengarahkan diplomasinasional untuk tampil sebagai penggerak solusi, bukan sekadar pengamat dinamika global.  Di tengah konflik Gaza yang masih menyisakan ketegangan, kehadiran Indonesia dalamforum tersebut memperlihatkan posisi yang semakin diperhitungkan dalam percaturanperdamaian dunia. Dalam Forum Bisnis bersama US Chamber of Commerce di Washington D.C., PresidenPrabowo menyampaikan bahwa pertemuan perdana Board of Peace pada 19 Februari 2026 difokuskan pada implementasi dan keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.  Ia menjelaskan kehadirannya atas undangan resmi Presiden Amerika Serikat untukmenghadiri forum penting tersebut. Pemerintah, menurutnya, terus merintis jalan menujusolusi yang nyata dan berkelanjutan bagi persoalan Palestina. Pernyataan tersebutmempertegas bahwa Indonesia membawa misi perdamaian yang terukur, dengan orientasipada hasil konkret. Presiden Prabowo juga menegaskan konsistensi politik luar negeri bebas dan aktif. Pemerintah tidak memihak blok kekuatan tertentu, namun tetap mengambil peran aktif dalammendorong perdamaian global.  Sikap tersebut menempatkan Indonesia sebagai jembatan dialog di tengah polarisasigeopolitik. Dalam konteks Board of Peace, pendekatan itu memberi ruang bagi Indonesia untuk mendorong solusi dua negara secara lebih sistematis dan berlandaskan hukuminternasional. Kepemimpinan tersebut diperkuat melalui diplomasi di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menteri Luar Negeri Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada 16 Februari 2026 di New York.  Dalam pertemuan itu, Sugiono memaparkan langkah konkret yang telah diambil Indonesia sebagai anggota Dewan Perdamaian Gaza. Ia menegaskan keterlibatan Indonesia di Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi solusi dua negara, serta Resolusi DewanKeamanan PBB 2803 (2025). Sugiono menilai kontribusi Indonesia tidak boleh berhenti pada dukungan politik. Pemerintahharus memastikan perdamaian yang diperjuangkan bersifat adil sekaligus berkelanjutan. Dalam pembahasan bersama Sekretaris Jenderal PBB, ia juga mengangkat berbagaiperkembangan situasi Palestina serta rencana kehadiran Indonesia dalam Sidang DewanKeamanan PBB pada 18 Februari 2026 untuk membahas Timur Tengah. Langkah tersebutmenunjukkan bahwa diplomasi Indonesia bergerak simultan di berbagai platform multilateral. Menurut Sugiono, sistem multilateral tetap menjadi pilar utama dalam menjaga perdamaiandunia dan menegakkan hukum internasional. Indonesia berkomitmen memanfaatkan setiappeluang di PBB dan forum internasional lain untuk memastikan hak-hak rakyat Palestinaterlindungi. Keikutsertaan dalam Board of Peace dipandang sebagai bentuk konkret darikomitmen tersebut, sekaligus bagian dari tanggung jawab sebagai anggota komunitasinternasional. Sugiono juga menegaskan kehadiran Presiden Prabowo dalam pertemuan perdana Board of Peace akan memperkuat posisi Indonesia pada tahap awal perumusan arah kerja dewantersebut.  Partisipasi langsung kepala negara dalam forum itu menunjukkan keseriusan politik tingkattertinggi dalam mendorong perdamaian Gaza. Momentum tersebut diyakini dapatmemperbesar pengaruh Indonesia dalam memastikan rekonstruksi Gaza dan keberlanjutangencatan senjata berjalan efektif. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang menjelaskan partisipasi PresidenPrabowo dalam BoP bertujuan menegaskan kembali komitmen Indonesia dalammemperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.  Pemerintah, menurutnya, mendorong perlindungan warga sipil di Gaza serta mendukungrekonstruksi wilayah terdampak konflik. Yvonne menekankan bahwa Indonesia bertekadmenjadikan Board of Peace sebagai forum efektif yang benar-benar berorientasi pada solusidua negara, bukan sekadar ruang seremonial. Keterlibatan aktif tersebut menegaskan konsistensi Indonesia membela kemerdekaanPalestina, sekaligus menunjukkan pendekatan yang lebih struktural melalui Board of…

Read More