Di Tengah Dampak Global, Kinerja Investasi Danantara Tetap Terjaga

Di Tengah Dampak Global, Kinerja Investasi Danantara Tetap Terjaga

Jakarta – Di tengah tekanan ekonomi global yang masih dibayangi volatilitas geopolitik, fragmentasi rantai pasok, dan ketidakpastian arah suku bunga dunia, kinerja investasi Indonesia menunjukkan daya tahan yang tetap solid. Optimisme itu tercermin dari proyeksi realisasi investasi nasional pada kuartal I 2026 yang diperkirakan menembus Rp497 triliun, tumbuh sekitar 7 persen secara tahunan. Menteri Investasi…

Read More
Pengelolaan Investasi Danantara Diperkuat untuk Redam Dampak Global

Pengelolaan Investasi Danantara Diperkuat untuk Redam Dampak Global

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat fondasi investasi nasional guna meredam dampak ketidakpastian global. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui penguatan kelembagaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia, termasuk pembentukan entitas baru yang fokus pada pengelolaan energi berbasis sampah. BPI Danantara resmi membentuk PT Daya Energi Bersih Nusantara (PT Denera) sebagai holding yang…

Read More

Investasi Danantara dan Ketahanan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin tidak menentu, ketahanan ekonomi menjadi prioritas utama bagi banyak negara. Gejolak geopolitik, tekanan inflasi, serta fluktuasi pasar keuangan global mendorong setiap negara untuk memperkuat fondasi ekonominya secara adaptif dan berkelanjutan. Indonesia merespons tantangan ini dengan memperkuat instrumen investasi strategis yang terintegrasi, salah satunya melalui peran…

Read More

Danantara sebagai Instrumen Investasi Strategis di Era Ketidakpastian

Oleh: Adianita Sulastri )* Di tengah dinamika global yang kian tidak menentu, kehadiran Danantara menjadi relevan sebagai instrumen strategis dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah telah memberikan dampak psikologis dan struktural terhadap pasar global, memicu volatilitas serta meningkatkan risiko investasi lintas negara. Maka langkah antisipatif melalui penguatan…

Read More
Psikolog hingga Tokoh Agama Dukung PP TUNAS untuk Lindungi Anak dan Wujudkan Pendidikan Bermutu di Ruang Digital

Dukungan Psikolog dan Tokoh Agama Perkuat PP TUNAS demi Pendidikan Bermutu Generasi Muda

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan bermutu bagi generasi muda. Psikolog Anak dan Remaja, Sani Hermawan Budiantini, mengatakan bahwa kecanduan gawai menjadi ancaman nyata bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, implementasi PP…

Read More

Psikolog hingga Tokoh Agama Dukung PP TUNAS untuk Lindungi Anak dan Wujudkan Pendidikan Bermutu di Ruang Digital

Jakarta – Dukungan terhadap implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 terus menguat dari berbagai kalangan, mulai dari psikolog hingga tokoh agama. Regulasi ini dipandang sebagai langkah progresif pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital sekaligus memastikan terciptanya ekosistem yang aman, sehat, dan mendidik. Kehadiran PP TUNAS menjadi bukti nyata bahwa negara hadir secara…

Read More

PP TUNAS: Fondasi Perlindungan Anak untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu

Oleh : Ricky Rinaldi Perlindungan anak merupakan elemen mendasar dalam membangun sistempendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Tanpa jaminan keamanan, kenyamanan, serta perlindungan yang memadai, proses belajar tidak akan mampuberjalan secara optimal. Dalam konteks inilah, kehadiran Peraturan Pemerintahtentang TUNAS menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi perlindungananak sebagai bagian integral dari pembangunan pendidikan nasional. Pendidikan tidak hanya berbicara tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentanglingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik. Berbagaitantangan seperti perundungan, kekerasan, hingga tekanan psikologis masihmenjadi persoalan yang harus dihadapi secara serius. Negara berkepentinganmemastikan bahwa setiap anak dapat belajar dalam suasana yang bebas dari rasa takut dan ancaman. Dengan adanya PP TUNAS, perlindungan anak ditempatkansebagai prioritas dalam sistem pendidikan. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan sumber dayamanusia harus dimulai dari perlindungan terhadap generasi muda. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman akan memiliki peluang lebih besar untukberkembang secara optimal. Dalam hal ini, PP TUNAS menjadi instrumen kebijakanyang memperkuat komitmen negara dalam menciptakan ruang belajar yang sehatdan mendukung. PP TUNAS memberikan kerangka hukum yang jelas dalam melindungi anak di berbagai aspek kehidupan, termasuk di lingkungan pendidikan. Regulasi ini tidakhanya menegaskan tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan lembagapendidikan, keluarga, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang komprehensif, perlindungan anak tidak lagi bersifat parsial, melainkan menjadi sistem yang terintegrasi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menekankan bahwapendidikan yang bermutu harus berjalan seiring dengan perlindungan anak. Sekolahtidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakterdan keamanan psikologis peserta didik. Dengan adanya regulasi yang kuat, setiapinstitusi pendidikan didorong untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan bebasdari kekerasan. Implementasi PP TUNAS juga mendorong penguatan mekanisme pengawasan di lingkungan pendidikan. Sistem pelaporan yang lebih terbuka, penanganan kasusyang cepat, serta pendampingan bagi korban menjadi bagian penting dalammemastikan perlindungan berjalan efektif. Dengan adanya sistem yang responsif, setiap potensi pelanggaran terhadap hak anak dapat ditangani secara lebih cepatdan tepat. Selain itu, regulasi ini memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertamadalam pendidikan anak. Orang tua memiliki tanggung jawab besar dalammemastikan anak tumbuh dalam suasana yang aman dan penuh dukungan. Kesadaran keluarga terhadap pentingnya perlindungan anak menjadi faktor pentingdalam memperkuat implementasi kebijakan ini. Peran masyarakat juga tidak kalah penting. Lingkungan sosial yang peduli terhadapperlindungan anak akan menciptakan sistem pengawasan yang lebih luas. Partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan dan mencegah berbagai bentukkekerasan menjadi bagian dari upaya kolektif dalam melindungi generasi muda. Dengan demikian, perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga tanggung jawab bersama. PP TUNAS juga berkontribusi dalam membangun budaya pendidikan yang lebihhumanis. Sekolah didorong untuk menanamkan nilai-nilai seperti empati, toleransi, dan saling menghormati sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pendekatan initidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga membentuk karakterpeserta didik yang lebih kuat. Dalam jangka panjang, perlindungan anak yang kuat akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak yang tumbuh dalamlingkungan yang aman dan sehat memiliki kemampuan lebih baik dalam menyerappendidikan dan mengembangkan potensi diri. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan daya saing bangsa di tingkat global. Namun, keberhasilan implementasi PP TUNAS memerlukan komitmen yang konsisten dari seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah perlu memastikan bahwapengawasan berjalan efektif dan kebijakan diterapkan secara merata di seluruhwilayah. Lembaga pendidikan harus menjalankan peran secara profesional, sementara masyarakat dan keluarga perlu terus meningkatkan kesadaran akanpentingnya perlindungan anak. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan efektivitas kebijakan ini. Perlindungan anak tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkansinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, sosial, dan hukum. Dengan kerja samayang kuat, sistem perlindungan anak dapat berjalan lebih optimal dan memberikandampak nyata. PP TUNAS menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Dengan memastikan setiap anak terlindungi, negara menciptakan lingkungan belajaryang kondusif bagi perkembangan generasi masa depan. Kebijakan inimenunjukkan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya tentang kurikulum dan fasilitas, tetapi juga tentang perlindungan dan kesejahteraan peserta didik. Melalui implementasi yang konsisten dan kolaborasi yang kuat, PP TUNAS diyakinimenjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan nasional. Dengan fondasiperlindungan yang kokoh, Indonesia dapat melahirkan generasi yang tidak hanyacerdas, tetapi juga sehat, aman, dan berkarakter. Inilah langkah nyata menuju masa depan pendidikan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkualitas bagi seluruh anakbangsa. Dukungan berkelanjutan dari seluruh elemen akan memastikan kebijakanini tidak berhenti sebagai regulasi, tetapi benar-benar hidup dalam praktik sehari-haridi lingkungan pendidikan. *)Pengamat Isu Strategis

Read More

Legitimasi Sosial PP TUNAS dalam Perspektif Psikologi, Nilai Keagamaan, dan Pendidikan Bermutu

Oleh : Abdul Razak)* Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa dua sisi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan anak-anak Indonesia. Di satu sisi, ruang digital membuka akses terhadap pengetahuan dan kreativitas. Namun di sisi lain, tanpa pengawasan yang tepat, dunia digital justru menghadirkan berbagai risiko yang dapat mengganggu kesehatan mental dan perkembangan karakter anak. Dalam konteks…

Read More
Jakarta - Pemerintah memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah dinamika global melalui berbagai intervensi yang terukur. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen, sekaligus melindungi petani serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Ketahanan Pangan Indonesia Menguat di Tengah Tekanan Global

Jakarta – Ketegangan geopolitik global akibat konflik di Timur Tengah terus meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pangan dunia. Eskalasi konflik, gangguan jalur logistik, serta ketidakpastian perdagangan internasional dinilai berpotensi menekan pasokan dan mendorong lonjakan harga pangan di tingkat global. Bahkan, Rusia telah mendorong pembentukan cadangan pangan bersama negara-negara BRICS sebagai langkah antisipatif terhadap potensi krisis. Di…

Read More

Pemerintah Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Tengah Gejolak Dunia

Jakarta – Pemerintah memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah dinamika global melalui berbagai intervensi yang terukur. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen, sekaligus melindungi petani serta mempertahankan daya beli masyarakat. Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, menegaskan bahwa langkah…

Read More