admin

Hilirisasi Industri dan Peran Danantara Meningkatkan Daya Saing

Oleh : Seva Amalia Asti )* Hilirisasi industri telah menjadi strategi penting dalam memperkuat struktur ekonomi nasional. Selama bertahun-tahun, Indonesia dikenal sebagai negara kaya sumber daya alam, tetapi nilai tambah yang dinikmati di dalam negeri masih terbatas karena banyak komoditas diekspor dalam bentuk mentah. Melalui kebijakan hilirisasi, sumber daya tersebut diolah lebih lanjut di dalam negeri…

Read More

Danantara Menopang Transformasi Ekonomi melalui Proyek Hilirisasi

Oleh: Bara Winatha*) Transformasi ekonomi Indonesia memasuki fase baru melalui penguatan agenda hilirisasi yang digerakkan secara terstruktur dan masif. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara hadir sebagai salah satu instrumen strategis negara untuk memastikan sumber daya alam tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Melalui serangkaian proyek strategis, Danantara diarahkan menjadi motor…

Read More
Seruan Presiden Prabowo Lawan Korupsi Dapat Dukungan Berbagai Tokoh

Seruan Presiden Prabowo Lawan Korupsi Dapat Dukungan Berbagai Tokoh

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyerukan perang tanpa kompromi terhadap korupsi dan memastikan pemerintah tidak akan mundur menghadapi praktik yang merugikan negara. “Kita jangan takut, jangan ragu-ragu untuk mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah. Kita tidak boleh ragu-ragu dan saya, dan pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk…

Read More
Dukungan Mengalir atas Seruan Presiden Prabowo Perangi Korupsi

Dukungan Mengalir atas Seruan Presiden Prabowo Perangi Korupsi

Jakarta — Gelombang dukungan terus mengalir atas seruan Presiden RI, Prabowo Subianto untuk memerangi korupsi secara menyeluruh dan tanpa kompromi. Komitmen tersebut dipandang sebagai penegasan arah kepemimpinan nasional dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Pemberantasan korupsi dinilai menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Presiden…

Read More

Lawan Korupsi sebagai Komitmen Bersama Negara dan Elit Publik

Oleh : Nindia Cintia Santika )* Komitmen melawan korupsi selalu menjadi ujian utama bagi setiap pemerintahan, karena korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan persoalan moral publik yang menyentuh rasa keadilan masyarakat. Dalam konteks Indonesia, korupsi telah lama dipahami sebagai penghambat pembangunan, perusak tata kelola, sekaligus sumber kebocoran kekayaan negara yang seharusnya dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat. Karena…

Read More
Anti Korupsi, Agenda Bersama Negara dan Masyarakat

Anti Korupsi, Agenda Bersama Negara dan Masyarakat

Oleh: Paulus Gibran Evano Korupsi telah menjadi penyakit kronis dalam tata kelola pemerintahan Indonesia, yang menghambat kemajuan serta merusak kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga negara. Praktik korupsi tidak hanya mencoreng citra pemerintahan, tetapi juga menggerogoti kredibilitas sistem peradilan dan pemerintahan di Indonesia. Di tengah maraknya korupsi, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan ketegasan dalam pemberantasan korupsi sebagai bentuk integritas pemerintah…

Read More
Papua Menuju Swasembada Energi melalui Optimalisasi Potensi Lokal

Papua Menuju Swasembada Energi melalui Optimalisasi Potensi Lokal

Papua – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua melalui penguatan swasembada energi dan optimalisasi potensi lokal. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan kekayaan negara dapat dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Papua. Presiden menekankan pentingnya pengamanan aset negara sebagai fondasi utama pembangunan. “Saya sebagai Presiden dibantu oleh menteri-menteri,…

Read More
Pemerintah Berkolaborasi Perkuat Transisi Energi Rendah Karbon

Pemerintah Berkolaborasi Perkuat Transisi Energi Rendah Karbon

JAKARTA – Pemerintah bersama BUMN energi dan pelaku industri mempercepat langkah transisi menuju sistem energi rendah karbon melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemanfaatan listrik hijau di industri pertambangan, pengembangan BioCNG berbasis limbah sawit, hingga proyek percontohan hidrogen hijau berbasis panas bumi. Di sektor ketenagalistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperluas kerja sama dengan PT…

Read More

Ketahanan Energi Papua Dipercepat Lewat Kebijakan Terpadu

Oleh: Bima Saputra )* Pemerintah terus mempercepat penguatan ketahanan energi nasional denganmenjadikan Papua sebagai salah satu pilar strategis pembangunan sektor energi. Kebijakan yang diterapkan dirancang secara terpadu agar potensi energi Papua dapatdikelola secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakatsetempat sekaligus bagi kepentingan nasional. Papua dinilai memiliki kekayaan sumber daya energi yang besar dan beragam. Potensiini mencakup energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air, serta sumber dayaminyak dan gas bumi yang masih memiliki prospek pengembangan. Pemerintahmemandang pengelolaan energi Papua perlu dilakukan secara terencana dan terintegrasi agar mampu memperkuat kemandirian energi Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Papua memiliki posisi strategis dalampeta energi nasional. Presiden memandang potensi energi di wilayah Papua sangat baik dan harus dikelola dengan prinsip keberpihakan kepada masyarakat lokal. Pemerintah, menurut Presiden, mengarahkan agar daerah-daerah di Papua dapatmenikmati secara langsung hasil dari energi yang diproduksi di wilayahnya sendiri. Arah kebijakan tersebut menegaskan bahwa pembangunan energi di Papua tidakhanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi. Pemerintah juga menempatkan pemerataan manfaat sebagai tujuan utama agar pembangunan energimampu mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat keadilanpembangunan antarwilayah. Persoalan tingginya biaya distribusi energi menjadi perhatian serius pemerintah. Banyak wilayah di Papua selama ini masih bergantung pada pasokan bahan bakarminyak dari luar daerah dengan biaya logistik yang tinggi. Pemerintah mendorongpemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pemanfaatan tenaga surya dan tenaga air dinilai sesuai dengan kondisi geografisPapua. Pemerintah meyakini penggunaan sumber energi lokal dapat mengurangiketergantungan terhadap pengiriman BBM sekaligus meningkatkan keandalan pasokanenergi bagi masyarakat di wilayah terpencil. Pendekatan ini juga sejalan denganagenda transisi energi nasional. Selain energi terbarukan, pemerintah mengembangkan strategi diversifikasi energimelalui pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis sumber daya lokal. PresidenPrabowo menilai kemandirian energi memiliki dampak langsung terhadap ketahananfiskal negara. Pemerintah melihat pengurangan ketergantungan impor BBM sebagailangkah strategis untuk mengalihkan anggaran ke sektor pembangunan, termasukpembangunan di Papua. Komitmen pemerintah pusat diperkuat melalui dukungan pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyambut positif rencana investasi sektorhulu minyak dan gas bumi oleh RH Petrogas Companies in Indonesia. Investasi inidinilai mampu memperkuat ketahanan energi sekaligus memberikan kontribusiterhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Masuknya RH Petrogas ke Papua Barat Daya dipandang sebagai wujud sinergi antarakebijakan pemerintah dan peran dunia usaha. Pemerintah daerah menilai investasi hulumigas dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, sertamemperkuat posisi Papua dalam sistem energi nasional. Dari sisi pelaksana, General Manager Operations RH Petrogas Companies in Indonesia, Alfian Telaumbanua, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pemerintahdaerah menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasi migas. Perusahaan menilai kerja sama berkelanjutan dengan pemangku kepentingan daerahdiperlukan untuk memastikan kegiatan produksi berjalan sejalan dengan target ketahanan energi nasional, khususnya di Papua Barat Daya. Penguatan sektor migas di Papua berjalan beriringan dengan pengembangan energibaru dan terbarukan. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan Papua sebagai salah satu wilayah prioritas pengembanganbioetanol. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi energi nasional yang berorientasi jangka panjang. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa Papua diproyeksikan menjadi salah satu kontributor pentingproduksi bioetanol nasional. Pemerintah mengarahkan agar Papua mampumenghasilkan ratusan ribu kiloliter bioetanol per tahun, seiring dengan potensi lahandan sumber daya alam yang dimiliki. Pengembangan bioetanol dipandang tidak hanya berfungsi sebagai sumber energialternatif. Pemerintah menilai sektor ini memiliki peran strategis dalam mendorongpembangunan ekonomi daerah, menciptakan nilai tambah, serta memperkuatketerlibatan masyarakat lokal dalam rantai produksi energi….

Read More

Menguatkan Fondasi Transisi Energi Rendah Karbon

Oleh: Puteri Anggina Ramadhani* Menguatkan fondasi transisi energi rendah karbon merupakan langkah strategis yang menegaskan komitmen Indonesia dalam membangun sistem energi nasional yang tangguh, modern, dan berdaya saing global. Transformasi yang dijalankan PT Pertamina (Persero) melalui inisiatif Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, menjadi bukti konkret bahwa agenda dekarbonisasi tidak berhenti pada tataran visi, melainkan diwujudkan dalam kebijakan operasional dan investasi teknologi yang terukur. Fasilitas yang menyuplai sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional tersebutkini diposisikan sebagai model percontohan pengelolaan terminal energi berbasisEnvironmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus tonggak penting dalammemperkuat arsitektur energi rendah karbon nasional. Penerapan asesmen delapan pilar Green Terminal menunjukkan pendekatankomprehensif yang mencakup aspek operasional, keselamatan, lingkungan, sosial, tata kelola, serta transformasi digital. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero), Agung Wicaksono, menegaskan bahwa Green Terminal merupakanbagian integral dari strategi keberlanjutan bisnis dan implementasi Roadmap Net Zero Emission 2060. Pernyataan Agung Wicaksono memperlihatkan bahwa Pertamina menempatkan keberlanjutan sebagai strategi inti korporasi, sekaligus pengungkit dayasaing jangka panjang. Integrasi standar global dalam pengelolaan terminal energistrategis memperkuat fondasi transisi energi rendah karbon yang tidak hanya ramahlingkungan, tetapi juga andal dan efisien. Langkah konkret tersebut diperkuat melalui pemanfaatan energi terbarukan di fasilitasoperasional. Pemasangan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 85,5 kWp di Terminal LPG Tanjung Sekong dan 1.700 kWp di Integrated Terminal Tanjung Uban menjadi simbol percepatan dekarbonisasi berbasis teknologi. Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal (PET), Bayu Prostiyono, menyampaikan bahwa diversifikasienergi juga dilakukan melalui peralihan penggunaan genset berbahan bakar fosil kejaringan listrik nasional serta persiapan pengembangan hidrogen hijau terintegrasidengan proyek panas bumi Ulubelu. Pernyataan Bayu Prostiyono menegaskan bahwatransformasi operasional berjalan sistematis dan progresif, memperkuat posisi terminal sebagai simpul energi modern berstandar internasional. Pengembangan ekosistem hidrogen hijau berbasis panas bumi Ulubelu menjadilompatan strategis dalam memperkuat fondasi energi rendah karbon. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengalokasikan investasi sekitar 3 juta dolar AS untukproyek percontohan produksi hidrogen hijau dengan kapasitas 80–100 kilogram per harimenggunakan teknologi anion exchange membrane electrolyzer berdaya efisiensi tinggi. Direktur Utama…

Read More