Pemerintah dan BI Satu Suara Jaga Rupiah

Oleh : Rahmat Hidayat )* Stabilitas nilai tukar rupiah merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kesehatan perekonomian nasional. Dalam konteks dinamika ekonomi global yang terus berubah, mulai dari ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga komoditas, hingga perubahan kebijakan moneter negara-negara besar, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menjadi kunci untuk memastikan rupiah tetap terjaga. Ketika…

Read More

Tekanan Global terhadap Rupiah dan Strategi Pemerintah Menjaga Stabilitas

Oleh: Dewi Hesti*) Di tengah dinamika ekonomi global yang terus bergerak dinamis, nilai tukar rupiah turutmenyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan internasional, termasuk penguatandolar Amerika Serikat dan perubahan arus modal global. Kondisi ini merupakanfenomena yang juga dialami banyak mata uang negara berkembang. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat berkat fondasimakroekonomi yang semakin solid, didukung oleh stabilitas inflasi, pertumbuhanekonomi yang terjaga, serta sistem keuangan yang semakin kuat. Pergerakan nilai tukar rupiah pada dasarnya mencerminkan dinamika pasar keuanganglobal yang semakin terintegrasi. Ketika investor meningkatkan minat terhadap asetberbasis dolar, sebagian arus modal internasional memang menyesuaikan arahinvestasinya. Namun situasi tersebut lebih merefleksikan perubahan sentimen global dibandingkan kondisi fundamental ekonomi domestik. Stabilitas ekonomi nasional tetapterjaga dengan baik berkat kinerja sektor riil yang produktif serta kebijakan ekonomiyang konsisten dan adaptif. Dalam menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama Bank Indonesia terusmemperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas nilai tukar sekaligusmempertahankan kepercayaan pelaku pasar. Berbagai instrumen kebijakan moneterdan stabilisasi pasar dijalankan secara terukur agar pergerakan rupiah tetap selarasdengan fundamental ekonomi nasional. Pendekatan yang tenang, terukur, dan berbasiskoordinasi ini menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikanIndonesia tetap tumbuh kuat di tengah perubahan global. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan terkait potensi tekananekonomi akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, ia memastikanakan mengambil kebijakan yang bisa meredam dampak lonjakan harga minyak ketikaharga sudah di luar kendali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nantinya. Ia juga menekankan bahwa saat ini pemerintah terus menjaga fundamental ekonomiagar tetap kuat sehingga para investor diharapkan tidak panik terhadap pergerakanpasar saat ini. Berbagai indikator ekonomi juga menunjukkan bahwa perekonomiannasional dalam kondisi yang baik. Pendekatan kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalam menjagakeseimbangan antara stabilitas pasar dan keberlanjutan ekonomi jangka panjang. Dengan memperkuat koordinasi kebijakan serta menjaga fondasi ekonomi tetap solid, berbagai tekanan eksternal diharapkan dapat dikelola tanpa memicu gejolak yang lebihbesar. Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik juga memastikan bahwa sistem infrastruktur dan peraturan di BEI telah siap untukmenghadapi gejolak pasar saham akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. Ia menegaskan bahwa volatilitas pasar yang terjadi saat inilebih banyak dipicu oleh faktor eksternal global yang juga dirasakan oleh berbagaibursa saham di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan sistem dan tata kelola pasar modal Indonesia menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas di tengah gejolak global. Infrastrukturperdagangan, mekanisme pengawasan, serta perangkat regulasi yang telah disiapkanBEI memberikan ruang bagi pasar untuk tetap berfungsi secara tertib meskipunmenghadapi tekanan eksternal. Dalam situasi ketidakpastian global, kesiapan institusipasar keuangan seperti ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaaninvestor sekaligus memastikan bahwa volatilitas yang terjadi tidak berkembang menjadikepanikan yang berlebihan di pasar. Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI), David Sutyanto,…

Read More

MBG dan UMKM: Wajah Ekonomi Kerakyatan yang Sesungguhnya

Oleh : Rivka Mayangsari*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menjadi salah satu kebijakan strategis yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi kerakyatan. Dengan jangkauan program yang luas dan kebutuhan pasokan pangan dalam jumlah besar, MBG berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil,…

Read More

MBG dan UMKM: Simbiosis yang Nyata Hasilnya

Oleh: Asep Faturahman)* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Salah satu sektor yang merasakan manfaat langsung dari program ini adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keterlibatan UMKM dalam rantai penyediaan bahan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan…

Read More
MBG Jadi Angin Segar bagi UMKM di Berbagai Daerah

MBG Jadi Angin Segar bagi UMKM di Berbagai Daerah

Jakarta – Pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak positif, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat tetapi juga dalam mendorong pergerakan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Menurut Trubus, pada tahap awal pelaksanaan program sempat muncul sejumlah…

Read More
Penerimaan Masyarakat terhadap MBG Meningkat, Ekonomi UMKM Ikut Terdongkrak

Penerimaan Masyarakat terhadap MBG Meningkat, Ekonomi UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta – Penerimaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan tren yang semakin positif. Sejumlah riset terbaru mengindikasikan bahwa program tersebut tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Temuan tersebut tercermin dalam riset yang dilakukan Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia…

Read More
⁠Masuk Board of Peace, Indonesia Pilih Perjuangan Diplomasi dari Dalam

⁠Masuk Board of Peace, Indonesia Pilih Perjuangan Diplomasi dari Dalam

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah diplomasi berani dengan membawa Indonesia resmi bergabung ke dalam Board of Peace (BoP). Keputusan strategis tersebut bertujuan untuk mengawal stabilitas serta rekonstruksi pasca-konflik di Gaza, Palestina, langsung dari meja perundingan internasional. Melalui keterlibatan aktif di lembaga rintisan Amerika Serikat itu, Indonesia berkomitmen memastikan hak kemerdekaan Palestina tetap menjadi…

Read More

Meluasnya Peran Danantara: Dari Proyek Mercusuar ke Rumah Layak untuk Rakyat

Oleh: Bara Winatha*) Upaya pemerintah memperluas akses hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin menunjukkan arah yang konkret melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu perkembangan penting terlihat dari keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia dalam pengembangan kawasan hunian terjangkau di Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini menandai perluasan peran lembaga investasi negara…

Read More

Danantara dan Akselerasi Program 3 Juta Rumah

Oleh : Destri Amanda )* Masuknya Danantara ke sektor hunian dalam program pembangunan 3 juta rumah menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan masyarakat Indonesia. Program ini tidak hanya dipandang sebagai agenda pembangunan fisik semata, tetapi juga sebagai upaya besar untuk memperkuat kesejahteraan rakyat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas. Keterlibatan Danantara diharapkan mampu…

Read More
Danantara Bidik Hunian MBR, Percepatan Program 3 Juta Rumah Makin Nyata

Danantara Bidik Hunian MBR, Percepatan Program 3 Juta Rumah Makin Nyata

Jakarta- Percepatan program 3 juta rumah kian terlihat setelah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersedia menyiapkan pembiayaan untuk pembangunan hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dukungan investasi ini memperkuat komitmen pemerintahan Prabowo Subianto memperluas akses perumahan layak bagi masyarakat. Untuk diketahui, hunian vertical (rumah susun) rencananya dibangun di Kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, seluas 30 hektare….

Read More