Pemerintah Siapkan Investasi Besar untuk Perkuat Ekonomi Kelautan

Gorontalo — Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam membangun ekonomi kelautan nasional melalui investasi besar-besaran di sektor perikanan dan kawasan pesisir. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia. Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah akan memfokuskan investasi besar pada pengembangan ekonomi…

Read More

Ekonomi Kelautan Jadi Prioritas Baru Pemerintahan Prabowo

Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto semakin menegaskan arah pembangunan nasional yang bertumpu pada kekuatan maritim dan ekonomi kelautan. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah secara konsisten menunjukkan komitmennya menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep ekonomi biru atau blue ocean economy. Komitmen tersebut terlihat kuat saat Presiden Prabowo meninjau Kampung…

Read More

Pemerintah Perkuat Sektor Ekonomi Kelautan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Rizky Pradana Pemerintah terus memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional sebagai salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi Indonesia. Komitmen tersebut terlihat melalui program pembangunan 1.582 kapal ikan modern yang ditujukan bagi nelayan di berbagai daerah. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kedaulatan maritim nasional melalui modernisasi…

Read More

Ekonomi Kelautan Diproyeksikan Jadi Pilar Masa Depan Indonesia

Pemanfaatan sektor kelautan dan perikanan dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat masa depan ekonomi Indonesia. Di tengah tantangan ekonomi global, pemerintah mulai mengarahkan pembangunan nasional berbasis potensi maritim sebagai sumber pertumbuhan baru yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir. Laut tidak lagi dipandang hanya sebagai wilayah geografis, melainkan aset…

Read More

Rupiah Tetap Terkendali, Ketahanan Perbankan Nasional Perkuat Optimisme Ekonomi

JAKARTA – Stabilitas sektor keuangan nasional terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi global yang bergerak cepat. Penguatan koordinasi pemerintah dan regulator dinilai mampu menjaga kepercayaan pasar sekaligus memperkuat optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia, termasuk dalam menjaga stabilitas rupiah dan kesehatan industri perbankan nasional. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi perbankan nasional hingga saat ini…

Read More

Pemerintah Perkuat Mitigasi Pelemahan Rupiah, Stabilitas Ekonomi Nasional Dijaga Ketat

JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Sejumlah kebijakan fiskal, moneter, hingga intervensi pasar disiapkan guna memastikan kondisi ekonomi nasional tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga. Nilai tukar rupiah pada perdagangan pekan ini berada di kisaran Rp17.500 per…

Read More

Stabilitas Rupiah dan Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global

Oleh: Oryza Alir Arta *) Pelemahan rupiah dalam beberapa pekan terakhir memang memunculkan kekhawatiranpublik. Cara membaca dinamika kurs tidak bisa dilakukan secara parsial atau emosional. Dalam ekonomi global yang semakin terintegrasi, pergerakan nilai tukar sangat dipengaruhisentimen eksternal, arus modal global, kebijakan suku bunga negara maju, hingga tensigeopolitik internasional. Karena itu, pelemahan rupiah saat ini lebih tepat dipahami sebagaibagian dari tekanan global yang sedang dialami banyak negara berkembang, bukan semata-mata cerminan lemahnya fundamental Indonesia. Fakta penting yang sering terlewat adalah tekanan terhadap mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia. Yen Jepang, yuan China, won Korea Selatan, ringgit Malaysia, hingga dolarSingapura juga mengalami tekanan terhadap dolar AS. Penguatan Dollar Index sebesar 1,4 persen dalam sepekan menunjukkan bahwa yang sedang menguat secara agresif adalah dolarAS sebagai safe haven, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran inflasiglobal akibat perang Iran yang berkepanjangan. Dalam situasi seperti ini, yang paling penting bukan apakah nilai tukar bergerak naik atauturun dalam jangka pendek, melainkan apakah negara memiliki instrumen, kapasitas, dan koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas. Dan pada titik inilah Indonesia sebenarnyaberada pada posisi yang relatif lebih siap dibanding banyak negara lain pada masa lalu. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyampaikan bahwa pemerintahmenyiapkan langkah stabilisasi nilai tukar melalui pasar obligasi, termasuk denganmemanfaatkan Bond Stabilization Fund. Menurutnya, pemerintah akan membantu stabilisasirupiah secara bertahap agar tekanan di pasar keuangan tidak berkembang menjadi kepanikan. Purbaya juga menegaskan bahwa meskipun nilai tukar bergerak di atas asumsi APBN 2026, posisi fiskal Indonesia masih relatif aman dan tetap terkendali. Hal ini penting karena pasar tidak hanya membaca angka kurs, tetapi juga membaca policy credibility. Ketika pemerintah menunjukkan kesiapan intervensi yang terukur, pasar akanmelihat bahwa otoritas fiskal dan moneter tidak membiarkan volatilitas bergerak liar tanparespons. Dalam konteks pasar obligasi, langkah stabilisasi juga penting untuk menjaga agar yield tidak melonjak terlalu tinggi dan memicu arus keluar modal asing secara besar-besaran. Di banyak negara berkembang, krisis nilai tukar biasanya menjadi berbahaya ketika disertaikepanikan di sektor keuangan domestik. Namun indikator Indonesia justru menunjukkankondisi perbankan nasional masih sangat solid. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menegaskan bahwa industri perbankan nasional tetap kuat di tengahtekanan global, dengan profil risiko yang terjaga dan fungsi intermediasi yang tetap berjalanbaik. Data yang disampaikan OJK memberi pesan penting bagi pasar. Per Maret 2026, rasiokecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan tercatat sebesar 25,09 persen—jauh di atas ambang minimum internasional. Rasio kredit bermasalah (non…

Read More

Mitigasi Terintegrasi Pemerintah Terhadap Fluktuasi Rupiah

Oleh: Sania Saraswati *) Dinamika pasar keuangan global yang kian fluktuatif kembali menempatkan nilai tukar rupiah dalam posisi yang menantang. Hingga pertengahan Mei 2026, pergerakan rupiah yang menembus level psikologis Rp17.600 per dolar Amerika Serikat memicu perhatian publik. Namun, di balik angka-angka tersebut, terlihat sebuah skenario mitigasi yang terukur dan terintegrasi dari pemerintah dan otoritas terkait. Langkah-langkah ini…

Read More

Program Cek Kesehatan Gratis bagi Pelajar Perkuat Generasi Sehat Indonesia

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar sebagai langkah membangun generasi sehat dan berkualitas di masa depan. Program tersebut difokuskan untuk mendeteksi lebih dini berbagai persoalan kesehatan fisik maupun mental pada anak dan remaja di seluruh Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah menargetkan cakupan CKG bagi anak…

Read More

Cek Kesehatan Gratis Kini Fokus pada Pengobatan dan Penanganan Berkelanjutan

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menekan risiko penyakit kronis di masa depan. Program tersebut kini tidak hanya difokuskan pada deteksi dini, tetapi juga diarahkan pada pengobatan dan penanganan berkelanjutan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih optimal sejak tahap awal pemeriksaan….

Read More