Ramadan Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Kewaspadaan terhadap Teror

Jakarta – Bulan suci Ramadan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi, solidaritas, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Selain meningkatkan kualitas ibadah, Ramadan juga menjadi ruang mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen bersama dalam menolak segala bentuk radikalisme dan intoleransi yang berpotensi mengganggu harmoni sosial. Sejumlah pihak menilai bahwa semangat kebersamaan yang tumbuh…

Read More

Menjaga Diri dari Provokasi Teror di Bulan Suci Ramadan

Oleh: Ahmad Fadhil )* Bulan suci Ramadan selalu hadir sebagai momentum spiritual yang sarat dengan nilai ketenangan, pengendalian diri, dan penguatan solidaritas sosial. Namun di tengah suasana religius tersebut, ruang publik juga tidak sepenuhnya steril dari potensi provokasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun, menunjukkan bahwa kelompok tertentu kerap memanfaatkan momentum keagamaan…

Read More

Menjaga Ramadan dari Ancaman Radikalisme dan Teror

Oleh: Yandi Arya Adinegara)* Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum spiritual yang sangat dinantikanoleh umat Islam di Indonesia. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Ramadan adalah ruang refleksi kolektif yang memperkuat nilai empati, solidaritas, sertapersaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam konteks Indonesia yang majemuk, bulan suci ini juga memiliki makna strategis sebagai penguat harmonisosial dan kebangsaan. Karena itu, menjaga Ramadan tetap damai dari ancamanradikalisme dan teror menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupunmasyarakat. Memasuki Ramadan tahun ini, berbagai elemen bangsa kembali menegaskankomitmen untuk menolak segala bentuk radikalisme, intoleransi, serta narasikebencian yang berpotensi merusak persatuan. Ramadan diharapkan menjadimomentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial, danmeneguhkan nilai kebangsaan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatanutama Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulanyang seharusnya memperkuat kepedulian sosial dan menumbuhkan semangattoleransi. Ia menekankan pentingnya meneladani Rasulullah SAW yang dikenalsebagai pribadi paling dermawan, terutama pada bulan suci. Nasaruddin mengajakmasyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritassosial agar keberkahan bulan suci dapat dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, mengingatkan bahwa ruang digital saat ini sering menjadi medium penyebaranhoaks, ujaran kebencian, serta propaganda radikal. Karena itu, masyarakat perlumeningkatkan kewaspadaan dan literasi digital agar tidak mudah terprovokasi olehnarasi yang berpotensi merusak persatuan. Menurut Yudian, teknologi digital memang memudahkan komunikasi, tetapi jugadapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin menebarkan paham ekstrem. Olehsebab itu, menjaga toleransi dan persatuan menjadi semakin penting, terutamaselama Ramadan ketika aktivitas keagamaan masyarakat meningkat dan ruangpublik dipenuhi berbagai diskusi keagamaan. Selain pendekatan sosial dan edukatif, negara juga memastikan aspek keamanantetap terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowomengungkapkan bahwa Polri terus memantau sedikitnya 13.252 target yang berkaitan dengan kelompok teror sebagai bagian dari langkah antisipasi menjelangLebaran 2026. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusifselama periode mudik dan perayaan Idulfitri. Kapolri menjelaskan bahwapengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga padapencegahan berbagai potensi ancaman, termasuk aksi terorisme. Dalam beberapa tahun terakhir, aparat keamanan berhasil mencegah sejumlahrencana serangan teror melalui langkah-langkah pencegahan yang komprehensif. Sepanjang 2025 misalnya, aparat telah mengamankan puluhan tersangka yang terafiliasi dengan jaringan terorisme. Upaya ini dilakukan melalui pendekatanpreventif, termasuk penguatan koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, sertaunsur intelijen. Pendekatan keamanan tersebut penting, terutama di tengah dinamika global yang tidak sepenuhnya stabil. Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono(AHY) mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah yang melibatkan sejumlahnegara besar berpotensi menimbulkan dampak luas, termasuk terhadap stabilitasglobal. Menurut AHY, Ramadan tahun ini datang di tengah situasi dunia yang diwarnaikonflik dan ketegangan geopolitik. Ia menilai bahwa eskalasi konflik di kawasanTimur Tengah perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai dampak lanjutan, termasuk meningkatnya risiko radikalisme dan polarisasi ideologis di berbagainegara. Karena itu, AHY menilai penting bagi Indonesia untuk terus mendorong dialog dande-eskalasi konflik melalui jalur diplomasi. Indonesia memiliki tradisi politik luarnegeri yang aktif dalam memperjuangkan perdamaian dunia. Upaya diplomasitersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitasglobal sekaligus mencegah meluasnya konflik yang dapat mempengaruhi situasidalam negeri. Data berbagai lembaga juga menunjukkan bahwa penyebaran paham radikal saat inilebih banyak bergerak melalui ruang digital. Karena itu, pendidikan keagamaan yang moderat dan inklusif menjadi kunci untuk mencegah berkembangnya ekstremisme, terutama di kalangan generasi muda. Tradisi Islam di Indonesia sendiri memiliki akar moderasi yang kuat. Para ulamaterdahulu menyebarkan dakwah melalui pendekatan kultural yang ramah daninklusif. Metode tersebut terbukti mampu menjadikan Islam berkembang secaradamai tanpa menghilangkan karakter kebhinekaan bangsa. Dalam perspektif spiritual, Ramadan sejatinya mengajarkan makna kemenanganyang berbeda dari logika dunia yang sering diwarnai konflik dan dominasikekuasaan. Al-Qur’an menyebut keberuntungan dengan istilah al-falah, yang tidakberkaitan dengan supremasi militer atau dominasi politik, tetapi dengan ketakwaan, kejujuran moral, serta kemampuan menjaga amanah. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan latihan peradabanyang mendidik manusia untuk mengendalikan diri. Dalam konteks sosial, Ramadan mengajarkan empati, kepedulian, serta keadilan. Nilai-nilai inilah yang menjadifondasi untuk mencegah munculnya kekerasan atas nama agama. Karena itu, menjaga Ramadan dari ancaman radikalisme dan teror bukan hanyasoal keamanan, tetapi juga soal membangun kesadaran kolektif bahwa agama harusmenjadi sumber kedamaian, bukan konflik. Pemerintah melalui berbagai kebijakankeamanan, pendidikan, dan diplomasi telah menunjukkan komitmen kuat untukmemastikan bulan suci ini berlangsung aman dan kondusif. )*Penulis Merupakan Pengamat Sosial

Read More

CKG Perluas Layanan, Skrining Pendengaran Jadi Bagian Pemeriksaan Rutin

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat transformasi layanan kesehatan nasional melalui perluasan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam momentum Hari Pendengaran Sedunia 2026, Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa skrining pendengaran kini menjadi bagian dari pemeriksaan rutin yang menjangkau seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, dr. Siti…

Read More

Program CKG Jadi Layanan Kesehatan dari Bayi hingga Lansia

Bali – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kian ditegaskan sebagai layanan kesehatan menyeluruh yang menjangkau masyarakat dari bayi hingga lanjut usia. Komitmen tersebut terlihat dalam momentum peringatan HUT ke-422 Kota Singaraja di Kabupaten Buleleng, Bali, yang dimanfaatkan untuk menggelar Gebyar CKG guna meningkatkan partisipasi warga dalam deteksi dini kondisi kesehatan. Langkah ini sejalan dengan kebijakan…

Read More

CKG sebagai Pilar Transformasi Layanan Kesehatan Preventif

Oleh: Dwi Saputri)* Dalam beberapa dekade terakhir, sistem kesehatan di Indonesia masih cenderung bergerak dalam pola reaktif menunggu masyarakat jatuh sakit sebelum bertindak. Rumah sakit terus dibangun, teknologi medis semakin canggih, dan pembiayaan pengobatan kian membesar. Namun, pendekatan yang bertumpu pada kuratif semata tidak cukup untuk menjawab tantangan kesehatan masa kini. Dalam konteks tersebut, kehadiran program Cek…

Read More

Cek Kesehatan Gratis dan Pendekatan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup

Oleh : Bisri Ramdani )* Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu terobosan kebijakan yang patut diapresiasi dalam upaya memperkuat fondasi kesehatan nasional. Di tengah tantangan penyakit tidak menular yang terus meningkat, perubahan pola hidup masyarakat, serta ketimpangan akses layanan kesehatan di berbagai daerah, CKG hadir sebagai wujud nyata keberpihakan negara pada upaya promotif dan preventif….

Read More

Ketegasan Pemerintah: SPPG Wajib Tunjukkan Menu MBG di Medsos

Oleh : Antonius Utomo Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalammembangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Program ini tidak hanyaberfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga menjadi bagian dariupaya jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Seiringdengan implementasinya di berbagai daaerah, pemerintah terus memperkuat tata kelola program agar berjalan transparan, akuntabel, dan mendapat kepercayaan publik. Salah satu langkahpenting yang kini ditegaskan pemerintah adalah kewajiban bagi setiap Satuan PelayananPemenuhan Gizi (SPPG) untuk menampilkan menu MBG melalui media sosial. Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan transparansi dalamsetiap tahapan pelaksanaan program. Melalui publikasi menu secara terbuka, masyarakat dapatmengetahui secara langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat. Tidakhanya itu, informasi mengenai komposisi makanan dan kandungan gizi juga dapat diaksesdengan lebih mudah oleh orang tua siswa maupun masyarakat luas. Dengan demikian, publikdapat melihat bahwa program MBG benar-benar dirancang untuk memenuhi standar gizi yang baik bagi anak-anak Indonesia. Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya mengatakan Setiap SPPG wajib melaporkan menu harian di akun Facebook, Instagram, dan Tiktok, hal ini menjadi alat control public agar program berjalan terbuka Langkah ini sekaligus memperkuat prinsip keterbukaan dalam penyelenggaraan program pemerintah. Media sosial dinilai menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk menjembataniinformasi antara penyelenggara program dengan masyarakat. Dengan adanya unggahan menu secara rutin dari setiap SPPG, masyarakat dapat memantau secara langsung implementasiprogram di daerah masing-masing. Transparansi tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa kepercayaan publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawalkeberhasilan program MBG. Kewajiban menampilkan menu MBG di media sosial juga menjadi bentuk inovasi dalam tata kelola pelayanan publik. Pemerintah memanfaatkan perkembangan teknologi dan komunikasidigital sebagai alat untuk memperkuat pengawasan sekaligus memperluas akses informasi. Di era digital seperti saat ini, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalammembangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat. Dengan memanfaatkanmedia sosial, proses pengawasan tidak hanya dilakukan secara internal oleh pemerintah, tetapijuga melibatkan masyarakat secara lebih luas. Di sisi lain, langkah ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukanyang konstruktif. Orang tua siswa, tenaga pendidik, maupun masyarakat dapat memberikantanggapan terhadap menu yang disajikan, sehingga penyelenggara program dapat terusmelakukan perbaikan apabila diperlukan. Mekanisme ini menciptakan sistem pengawasan yang bersifat kolaboratif, di mana pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga kualitaspelaksanaan program. Program MBG sendiri merupakan bagian dari agenda besar pembangunan nasional yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah menilai bahwapemenuhan gizi yang baik sejak usia sekolah akan memberikan dampak signifikan terhadapperkembangan fisik dan kognitif anak-anak. Oleh karena itu, pelaksanaan program ini dirancangdengan standar yang jelas, mulai dari pemilihan bahan pangan, proses pengolahan makanan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat. Keberadaan SPPG menjadi elemen penting dalam memastikan program MBG berjalan denganbaik di tingkat daerah. SPPG berperan dalam menyiapkan dan menyalurkan makanan bergizikepada para siswa secara rutin. Dengan adanya kewajiban mempublikasikan menu di media sosial, peran SPPG menjadi semakin transparan dan profesional. Masyarakat dapat melihatsecara langsung kerja nyata yang dilakukan oleh para penyelenggara di lapangan dalammemastikan anak-anak mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa tidak pernah melarang masyarakat, termasuk orang tua siswa, untuk mengunggah menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di…

Read More

Mengawal Pemerintah Dorong Transparansi Menu MBG di Medsos

Oleh : Seva Armita )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, khususnya para pelajar. Program ini tidak hanya bertujuan mengatasi masalah kekurangan gizi, tetapi juga diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Namun, keberhasilan program sebesar ini tidak hanya ditentukan oleh…

Read More

Pemerintah Tegaskan Transparansi MBG, SPPG Wajib Publikasikan Menu via Medsos

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat transparansi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Salah satu langkah yang ditekankan adalah kewajiban bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mempublikasikan menu makanan setiap hari melalui media sosial. Keterbukaan informasi tersebut dinilai penting agar masyarakat, termasuk orang…

Read More