Permendag PMSE Wajibkan Transparansi Biaya, Pemerintah Jaga Keadilan bagi Pedagang Online

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi digital nasional melalui penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Regulasi baru yang menggantikan Permendag Nomor 31 Tahun 2023 tersebut menjadi langkah strategis untuk menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih kuat…

Read More

Aturan PMSE Diperbarui, Seller Lokal Dapat Perlindungan Lebih BesarJakarta – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem perdagangan digital yang sehat, adil, dan berkelanjutan melalui penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Regulasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan bagi seller lokal, meningkatkan daya saing produk dalam negeri, serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas perdagangan digital.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa aturan tersebut diterbitkan sebagai penyempurnaan dari regulasi sebelumnya guna menyesuaikan perkembangan perdagangan elektronik yang terus mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia. “Kita sudah mengeluarkan PMSE atau e-commerce, perdagangan melalui sistem elektronik atau e-commerce. Sudah diterbitkan Permendag Nomor 19 Tahun 2026. Ini Permendag perubahan,” kata Budi Melalui regulasi baru ini, pemerintah…

Read More

Prabowo dan Agenda Penguatan Peran Guru dalam Pembangunan Bangsa

Oleh: Amanda Purnama )* Presiden Prabowo Subianto menempatkan sektor pendidikan sebagaisalah satu fondasi utama pembangunan nasional. Dalam kerangkatersebut, guru dipandang sebagai elemen paling penting dalam proses mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawabtantangan masa depan.  Karena itu, berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah saat inidiarahkan untuk memperkuat kesejahteraan, kompetensi, danprofesionalisme guru agar kualitas pendidikan nasional semakinmeningkat. Komitmen pemerintah terhadap penguatan peran guru terlihat darilangkah nyata yang dilakukan dalam perbaikan sistem kesejahteraantenaga pendidik. Selama bertahun-tahun, persoalan birokrasi yang panjang dalam penyaluran hak-hak guru sering menjadi perhatian.  Pemerintah kemudian menghadirkan terobosan baru dengan memastikangaji dan tunjangan dapat diterima langsung oleh guru melalui transfer kerekening masing-masing setiap bulan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskanbahwa mekanisme baru tersebut menjadi bagian dari upayapenyederhanaan birokrasi yang diinisiasi Presiden Prabowo.  Menurut Abdul, kebijakan ini dirancang agar para guru dapat merasakanmanfaat program pemerintah secara langsung tanpa harus menghadapiproses administrasi yang berlarut-larut. Kebijakan transfer langsung tunjangan guru menunjukkan perubahanpendekatan dalam tata kelola pendidikan. Pemerintah tidak hanyaberupaya menyediakan anggaran yang memadai, tetapi juga memastikansetiap program berjalan secara efektif dan tepat sasaran.  Kebijakan transfer langsung tunjangan guru sekaligus memperlihatkankeseriusan pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebihresponsif terhadap kebutuhan tenaga pendidik. Peningkatan kesejahteraan guru juga diwujudkan melalui kenaikantunjangan bagi guru non-ASN. Pemerintah menaikkan tunjangan dariRp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.  Sementara itu, guru ASN memperoleh tunjangan sebesar satu kali gajipokok. Kebijakan tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadappeningkatan kesejahteraan tenaga pendidik sebagai bagian dari investasijangka panjang di bidang pendidikan. Program peningkatan kompetensi guru menjadi agenda lain yang mendapat perhatian besar dari pemerintah. Selain memperkuat aspekkesejahteraan, pemerintah menyadari bahwa kualitas pendidikan sangatditentukan oleh kapasitas tenaga pendidik.  Oleh sebab itu, berbagai program pengembangan kompetensi terusdiperluas agar guru memiliki kesempatan yang lebih besar untukmeningkatkan kualifikasi akademiknya. Program beasiswa bagi guru yang belum memiliki gelar D4 atau S1 menjadi salah satu instrumen utama dalam agenda tersebut. Abdul Mu’timenyampaikan bahwa pemerintah menargetkan sebanyak 150.000 guru menerima bantuan pendidikan melalui skema Rekognisi PembelajaranLampau (RPL) pada tahun 2026. Melalui program itu, guru memperolehbantuan pendidikan sebesar Rp3 juta per semester untuk menyelesaikanstudi mereka. Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga menjadi bagian penting dariagenda reformasi pendidikan yang dijalankan pemerintah. Saat ini masihterdapat ratusan ribu guru aktif yang belum memiliki sertifikat pendidik. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah mempercepatpelaksanaan PPG agar semakin banyak guru memperoleh sertifikasiprofesional sekaligus mendapatkan akses terhadap tunjangan profesi. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq,menegaskan bahwa kesejahteraan dan profesionalisme merupakan duaaspek yang harus berjalan beriringan.  Menurut Fajar, peningkatan kualitas pendidikan tidak akan tercapaiapabila salah satu aspek tersebut diabaikan. Karena itu, pemerintah terusmendorong keseimbangan antara peningkatan kompetensi danpeningkatan kesejahteraan guru. Reformasi tata kelola guru yang dilakukan pemerintah juga menyentuhaspek beban kerja dan administrasi. Melalui regulasi terbaru, beban kerjaguru diatur agar lebih berfokus pada kegiatan yang mendukung proses pembelajaran. Pendekatan ini bertujuan memberikan ruang yang lebihluas bagi guru untuk mengembangkan kualitas pengajaran dibandingkanmenghabiskan waktu pada pekerjaan administratif. Penyederhanaan sistem pelaporan kinerja guru menjadi langkah pentinglainnya dalam reformasi tersebut. Jika sebelumnya laporan dilakukanmelalui mekanisme yang cukup kompleks, kini proses pelaporan dibuatlebih sederhana dan efisien. Kebijakan ini memungkinkan guru memusatkan perhatian pada aktivitas belajar mengajar yang menjaditugas utama mereka. Perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan juga mencakup upayamenjaga keberlangsungan sekolah swasta. Melalui kebijakan redistribusiguru PPPK, pemerintah berusaha memastikan sekolah swasta tetapmemiliki akses terhadap tenaga pendidik yang berkualitas. Kebijakantersebut menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan tatakelola pendidikan yang lebih adil dan merata. Dukungan terhadap agenda penguatan guru turut datang dari Wakil KetuaKomisi X DPR RI, Mufidah Kurniasih. Ia menilai kesejahteraan guru dandosen merupakan faktor penting dalam keberhasilan transformasipendidikan nasional.  Menurut Mufidah, perhatian terhadap tenaga pendidik harus berjalanseiring dengan peningkatan kualitas sarana pendidikan dan percepatandigitalisasi pembelajaran, terutama di daerah terdepan, terluar, dantertinggal. Pandangan Mufidah memperkuat keyakinan bahwa pembangunanpendidikan memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Guru yang sejahtera, kompeten, dan didukung fasilitas yang memadai akan mampumenghasilkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas.  Agenda penguatan peran guru yang dijalankan Presiden Prabowomenunjukkan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus padainfrastruktur atau kurikulum semata. Pemerintah juga memberikanperhatian besar kepada para tenaga pendidik sebagai aktor utama yang menentukan keberhasilan proses pendidikan. Rangkaian kebijakan mulai dari kenaikan tunjangan, perluasan beasiswa, percepatan sertifikasi, penyederhanaan birokrasi, hingga reformasi tatakelola guru memperlihatkan arah kebijakan yang jelas dalam memperkuatkualitas pendidikan nasional.  *) Pemerhati Kebijakan Publik

Read More

Prabowo dan Upaya Memuliakan Guru Indonesia

Oleh: Febrian Rizki )* Presiden Prabowo Subianto menempatkan guru sebagai salah satuelemen terpenting dalam pembangunan bangsa. Bagi pemerintah, keberhasilan Indonesia menuju negara maju tidak hanya ditentukan olehpembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitassumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan. Dalam proses tersebut, guru memegang peran sentral sebagai penggerak utamalahirnya generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki dayasaing tinggi. Komitmen terhadap penguatan peran guru menjadi bagian penting dariagenda pembangunan nasional yang dijalankan pemerintahan PresidenPrabowo. Perhatian tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang tidakhanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga menyentuhaspek profesionalisme, peningkatan kompetensi, dan penyederhanaantata kelola pendidikan.  Kebijakan peningkatan tunjangan guru menjadi salah satu bentuk nyataperhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwapemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 jutamenjadi Rp2 juta per bulan. Sementara itu, guru ASN memperolehtunjangan sebesar satu kali gaji pokok sesuai ketentuan yang berlaku. Kenaikan tunjangan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalammemberikan penghargaan yang lebih layak kepada para guru. Selama ini, profesi guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Namunpemerintah berupaya memastikan penghargaan terhadap guru tidakhanya diwujudkan dalam bentuk pengakuan moral, tetapi juga melaluikebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan mereka. Kebijakan kesejahteraan guru semakin diperkuat melalui perubahanmekanisme penyaluran tunjangan. Pemerintah kini menerapkan sistemtransfer langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulan. Langkahtersebut menjadi terobosan penting karena memangkas jalur birokrasiyang sebelumnya dianggap kurang efisien dalam penyaluran hak-haktenaga pendidik. Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa sistem baru tersebut merupakan bagiandari komitmen Presiden Prabowo untuk menciptakan birokrasi yang lebihsederhana dan efektif. Melalui mekanisme transfer langsung, guru dapatmenerima manfaat program secara lebih cepat tanpa harus menghadapiproses administrasi yang panjang. Selain meningkatkan kesejahteraan, pemerintah juga memberikanperhatian besar terhadap pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Pemerintah menyadari bahwa kualitas pendidikan nasional sangatdipengaruhi oleh kualitas guru yang berada di ruang-ruang kelas. Olehkarena itu, berbagai program peningkatan kapasitas guru terus diperluasagar mampu menjawab kebutuhan pendidikan yang semakinberkembang. Program beasiswa bagi guru menjadi salah satu instrumen utama dalamagenda penguatan kualitas tenaga pendidik. Mendikdasmen Abdul Mu’timenjelaskan bahwa pemerintah melanjutkan program bantuan pendidikanbagi guru yang belum memiliki kualifikasi akademik D4 atau S1 melaluiskema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program tersebutmemberikan kesempatan yang lebih luas bagi guru untuk meningkatkanjenjang pendidikan mereka. Target penerima beasiswa yang mencapai 150.000 guru pada tahun 2026 menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap peningkatankualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan. Melalui bantuanpendidikan sebesar Rp3 juta per semester, pemerintah berupayamendorong percepatan peningkatan kualifikasi akademik guru di seluruhIndonesia. Program RPL juga menjadi solusi yang relevan bagi guru yang telahmemiliki pengalaman mengajar selama bertahun-tahun. Pengalaman dankompetensi yang telah dimiliki diakui sebagai bagian dari proses akademik sehingga masa studi dapat ditempuh lebih singkat. Pendekatantersebut menunjukkan upaya pemerintah menghadirkan sistempendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan tenaga pendidik. Keberhasilan program beasiswa yang telah berjalan sebelumnyamemberikan optimisme terhadap keberlanjutan kebijakan tersebut. Ribuanguru penerima beasiswa yang mengikuti program pada tahun sebelumnyakini memasuki tahap akhir pendidikan dan diproyeksikan menyelesaikanstudi mereka dalam waktu dekat.  Dukungan terhadap penguatan pendidikan juga datang dari AnggotaKomisi VII DPR RI Hendry Munief. Menurutnya, pendidikan memiliki peranstrategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampumenjawab kebutuhan pembangunan nasional dan dunia industri. Karenaitu, berbagai bentuk dukungan terhadap sektor pendidikan perlu terusdiperkuat. Pandangan Hendry memperlihatkan bahwa investasi di bidang pendidikanharus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Program beasiswadinilai menjadi instrumen penting untuk memperluas akses pendidikansekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkanIndonesia di masa depan. Penguatan program beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar dan Program Indonesia Pintar juga dinilai penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas. Kebijakan tersebut membantu memastikan bahwaketerbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untukmeningkatkan kemampuan dan keterampilannya. Peran dunia industri dalam mendukung pendidikan juga menjadi bagianpenting dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang kuat. Hendry menilai bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan dapatdiarahkan untuk mendukung pendidikan melalui penyediaan fasilitasbelajar, bantuan beasiswa, hingga penguatan sarana praktik yang dibutuhkan peserta didik. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikanakan menciptakan hubungan yang saling menguatkan. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, sementaradunia industri memperoleh sumber daya manusia yang sesuai dengankebutuhan pembangunan ekonomi nasional. Kebijakan yang dijalankan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa guru ditempatkan sebagai aktor utama dalam transformasi pendidikanIndonesia. Pemerintah tidak hanya memperhatikan aspek kesejahteraan, tetapi juga memastikan adanya ruang yang lebih besar bagi guru untukberkembang dan meningkatkan kapasitas profesionalnya. *) Pengamat Kebijakan Sosial

Read More

Prabowo Perkuat Kesejahteraan Guru, Tunjangan Naik dan Beasiswa Diperluas

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Usai pertemuan, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan bagi guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, tunjangan guru non-ASN naik dari Rp1,5…

Read More

Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Program Beasiswa Diperbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Usai pertemuan, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah telah menaikkan tunjangan guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Guru non-ASN kini menerima tunjangan Rp2 juta…

Read More

Ekonomi Rakyat Terlindungi Lewat Stabilisasi Pasar Keuangan dan Rupiah

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah sebagai bagian dari upaya melindungi ekonomi rakyat di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh ketidakpastian. Stabilitas sektor keuangan menjadi fondasi penting dalam menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan pembangunan nasional berjalan secara berkelanjutan. Ketua Dewan Komisioner OJK,…

Read More

Ekonomi Rakyat Dijaga melalui Intervensi Pasar dan Stabilisasi Rupiah

Jakarta – Upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional terus diperkuat melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat, mengendalikan inflasi, dan memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa…

Read More

Intervensi Pasar Menjadi Instrumen Perlindungan Ekonomi Rakyat

*) Oleh : Jessica Anastasia Intervensi pasar menjadi salah satu instrumen penting yang digunakan pemerintahuntuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi masyarakat dari berbagai gejolakyang dapat mengganggu daya beli. Dalam kondisi ekonomi global yang masih diwarnaiketidakpastian, fluktuasi harga komoditas, serta gangguan rantai pasok, peran negara dalam menjaga keseimbangan pasar semakin dibutuhkan. Intervensi pasar bukandimaksudkan untuk menghilangkan mekanisme pasar, melainkan memastikan bahwamasyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjagakesejahteraan rakyat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah yang paling rentanterdampak oleh kenaikan harga barang dan jasa. Dalam praktiknya, intervensi pasar dilakukan melalui berbagai kebijakan yang bertujuanmenstabilkan harga dan menjamin ketersediaan barang kebutuhan masyarakat. Salah satu bentuk yang paling sering dilakukan adalah operasi pasar untuk menambahpasokan ketika terjadi kenaikan harga yang signifikan. Pemerintah juga dapatmenyalurkan cadangan pangan nasional, memberikan subsidi, mengatur distribusibarang strategis, hingga memperkuat pengawasan terhadap praktik penimbunan dan spekulasi. Langkah-langkah tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu mencegahterjadinya lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat serta menjaga agar aktivitas ekonomi tetap berjalan secara sehat dan berkelanjutan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bagi masyarakat, manfaatintervensi pasar dapat dirasakan secara langsung melalui stabilitas harga kebutuhanpokok. Ketika harga beras, minyak goreng, gula, atau komoditas penting lainnyamengalami kenaikan tajam, kelompok masyarakat berpendapatan rendah biasanyamenjadi pihak yang paling terdampak. Pengeluaran rumah tangga meningkatsementara pendapatan tidak selalu bertambah. Dalam situasi seperti ini, kehadiranpemerintah melalui berbagai instrumen intervensi dapat membantu mengurangitekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Stabilitas harga juga memberikankepastian bagi keluarga dalam mengatur pengeluaran sehingga kebutuhan sehari-haritetap dapat terpenuhi. Selain melindungi konsumen, intervensi pasar juga memberikan manfaat bagi pelakuusaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah. Stabilitas harga bahan bakumemungkinkan pelaku usaha menyusun perencanaan bisnis dengan lebih baik. Ketika harga kebutuhan produksi mengalami lonjakan yang tidak terkendali, biaya operasionalusaha ikut meningkat dan berpotensi menekan keuntungan. Dengan adanya langkah-langkah stabilisasi pasar, dunia usaha memperoleh ruang yang lebih kondusif untukmempertahankan produksi, menjaga lapangan kerja, dan memenuhi kebutuhankonsumen. Oleh karena itu, intervensi pasar bukan hanya melindungi masyarakatsebagai pembeli, tetapi juga mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi secaramenyeluruh. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menjelaskan di tengahperkembangan ekonomi yang semakin kompleks, intervensi pasar juga memiliki fungsistrategis dalam menjaga tingkat inflasi. Inflasi yang terlalu tinggi dapat menggerus dayabeli masyarakat dan menimbulkan ketidakpastian ekonomi. Ketika harga-harga naik secara terus-menerus, masyarakat akan mengurangi konsumsi sehingga berpotensimemperlambat pertumbuhan ekonomi. Melalui pengelolaan pasokan, distribusi, dan pengendalian harga pada sektor-sektor tertentu, pemerintah dapat membantu menjagainflasi tetap berada dalam rentang yang terkendali. Stabilitas inflasi pada akhirnyamenjadi fondasi penting bagi terciptanya iklim investasi yang sehat dan pertumbuhanekonomi yang berkelanjutan. Intervensi pasar juga menunjukkan keberpihakan negara kepada kelompok masyarakatyang paling membutuhkan perlindungan. Dalam setiap periode kenaikan harga, dampak yang dirasakan tidak selalu sama bagi seluruh lapisan masyarakat. Kelompokberpenghasilan rendah umumnya mengalokasikan sebagian besar pendapatannyauntuk memenuhi kebutuhan pokok sehingga lebih sensitif terhadap perubahan harga. Oleh karena itu, kebijakan intervensi yang tepat sasaran dapat menjadi instrumenperlindungan sosial yang efektif. Dengan menjaga keterjangkauan harga kebutuhandasar, pemerintah turut membantu mengurangi risiko meningkatnya angka kemiskinandan kesenjangan sosial. Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi menjelaskan pelaksanaanintervensi pasar perlu dilakukan secara terukur dan berbasis data yang akurat. Pemerintah harus mampu mengidentifikasi sumber permasalahan yang menyebabkangejolak harga agar kebijakan yang diambil benar-benar efektif. Koordinasi antarapemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pemangkukepentingan juga menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan kebijakantersebut. Pemanfaatan teknologi informasi, sistem pemantauan harga secara real time, serta penguatan jaringan distribusi dapat meningkatkan efektivitas intervensi pasar sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Intervensi pasar merupakan salah satu instrumen penting yang dapat digunakan untukmenjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi kepentingan rakyat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang terus berkembang, kehadiran negara melaluikebijakan yang tepat dan responsif menjadi faktor penting dalam menjagakeseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen. Dengan pengelolaan yang baik, intervensi pasar tidak hanya mampu mengendalikan gejolak harga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional, menjaga daya beli masyarakat, sertamemastikan bahwa hasil pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara lebih merataoleh seluruh lapisan masyarakat. *) Ekonom Makro dan Peneliti Kebijakan Fiskal

Read More

Pemerintah dan BI Perkuat Intervensi Pasar, Jaga Stabilitas Ekonomi Rakyat

Oleh: Bara Winatha*) Ketahanan ekonomi nasional kembali menghadapi ujian di tengah meningkatnya tekanan eksternal yang memengaruhi pasar keuangan global. Penguatan dolar Amerika Serikat, meningkatnya ketidakpastian geopolitik, serta pergeseran arus modal internasional memberikan dampak terhadap berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemerintah dan Bank Indonesia menunjukkan respons yang cepat melalui berbagai instrumen kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar dan…

Read More