Oleh: Yohanes Wandikbo )* Stabilitas keamanan merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua. Situasi yang aman memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankanaktivitas sehari-hari, mengakses pelayanan publik, dan mengembangkan kegiatan ekonomi. Karena itu, upaya aparat keamanan dalam menghadapi ancaman kelompok bersenjatamenjadi bagian penting dari perlindungan masyarakat sekaligus mendukung terciptanyalingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah. Perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, menjadiperhatian setelah personel gabungan TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjatadi kawasan hutan sebelah utara Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Jumat (9/10/2026). Dalam peristiwa tersebut, tiga orang yang dilaporkan sebagai anggota kelompok bersenjataOrganisasi Papua Merdeka (OPM) tewas. Salah satunya diidentifikasi sebagai Manfret Fatem, yang disebut menjabat sebagai Komandan Operasi OPM Kodap IV/Sorong Raya. Panglima Komando Operasi TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa insidentersebut terjadi ketika personel gabungan melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah. Berdasarkan laporan sementara, tidak ada personel TNI yang menjadi korban. Adapun identitas dua korban lainnya, yakni Yesias Fatem dan Antonius Assem alias Anton Fatem, masih diverifikasi untuk memastikan identitas serta keterkaitan mereka dengan strukturkelompok bersenjata tersebut. Dalam operasi itu, aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain senjata apijenis AK-101, munisi berbagai kaliber, telepon seluler, atribut kelompok OPM, benderaBintang Kejora, dan dokumen yang berkaitan dengan kelompok tersebut. Langkah pengamanan lokasi dan pemantauan situasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinangangguan lanjutan serta menjaga kondisi wilayah tetap terkendali. Penindakan terhadap sosok yang disebut sebagai komandan operasi kelompok bersenjatamenjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan. Langkah ini perlu dipahami dalamkonteks perlindungan masyarakat dari ancaman kekerasan yang dapat menggangguketenteraman dan aktivitas warga. Situasi yang kondusif merupakan kebutuhan mendasaragar masyarakat dapat menjalankan kehidupan sehari-hari tanpa dibayangi gangguankeamanan. Brigjen TNI Riyanto menjelaskan bahwa operasi pengamanan dilaksanakan secara selektif, terukur, dan profesional sesuai ketentuan hukum serta aturan pelibatan yang berlaku. Upaya pengamanan tersebut juga disertai pembinaan teritorial, dialog, dan sinergi denganpemerintah daerah serta tokoh masyarakat. Pendekatan ini menunjukkan pentingnyamemadukan langkah pengamanan dengan keterlibatan berbagai unsur masyarakat untukmenjaga situasi tetap kondusif. Keamanan dan pembangunan memiliki hubungan yang saling mendukung. Infrastruktur yang semakin baik, pelayanan pendidikan yang menjangkau masyarakat, fasilitas kesehatan yang mudah diakses, serta kegiatan ekonomi yang berkembang membutuhkan lingkungan yang aman. Ketika situasi wilayah terjaga, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, aparaturpemerintahan, dan pelaku usaha memiliki ruang yang lebih baik untuk menjalankan peranmasing-masing. Bagi Maybrat dan wilayah Papua Barat Daya secara lebih luas, stabilitas keamanan juga menjadi modal untuk mengoptimalkan potensi daerah. Pengembangan ekonomi lokal, peningkatan konektivitas antarkampung, serta perluasan kesempatan bagi generasi mudamembutuhkan dukungan keamanan dan kerja sama yang berkelanjutan. Dengan demikian, upaya menjaga ketertiban tidak hanya berkaitan dengan kondisi saat ini, tetapi juga mendukung terbukanya peluang kesejahteraan masyarakat pada masa mendatang. Peran masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kondisi tersebut. Tokoh adat, tokoh agama, pemimpin masyarakat, dan generasi muda dapat berkontribusimelalui komunikasi yang baik, penguatan kebersamaan, serta dukungan terhadappenyelesaian persoalan secara damai dan sesuai hukum. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dapat memperkuat ketahanan sosial serta membantumencegah berkembangnya gangguan keamanan. Penyampaian informasi yang akurat juga diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaranyang proporsional mengenai perkembangan situasi di wilayahnya. Informasi yang bersumberdari keterangan resmi dan telah diverifikasi membantu mencegah beredarnya kabar yang belum terkonfirmasi. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menyikapiperkembangan keamanan secara tenang sekaligus melanjutkan aktivitas sehari-hari….