admin

Pemerintah dan BI Perkuat Intervensi Pasar, Jaga Stabilitas Ekonomi Rakyat

Oleh: Bara Winatha*) Ketahanan ekonomi nasional kembali menghadapi ujian di tengah meningkatnya tekanan eksternal yang memengaruhi pasar keuangan global. Penguatan dolar Amerika Serikat, meningkatnya ketidakpastian geopolitik, serta pergeseran arus modal internasional memberikan dampak terhadap berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Pemerintah dan Bank Indonesia menunjukkan respons yang cepat melalui berbagai instrumen kebijakan untuk menjaga stabilitas pasar dan…

Read More

Pemerintah Tegaskan Koperasi Merah Putih Dibangun untuk Kepentingan dan Aset Desa

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih dibangun untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan aset dan potensi lokal secara produktif. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada kekuatan desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui pengembangan koperasi yang tersebar di berbagai daerah, pemerintah mendorong…

Read More

Pemerintah Percepat Operasional Koperasi Merah Putih untuk Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Bandung – Pemerintah terus mempercepat penguatan dan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. Langkah ini diyakini mampu memperluas pemerataan kesejahteraan melalui penguatan ekonomi berbasis komunitas dan sektor produktif. Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop), Farida Farichah mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi…

Read More

Koperasi Merah Putih Membuka Akses Permodalan dan MemutusKetergantungan pada Rentenir

Oleh : Abdul Razak)* Upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai daerah. Program yang menjadi salah satu prioritas nasional tersebut tidak hanya bertujuan membangun kemandirian ekonomi desa, tetapi juga membuka akses permodalan yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap praktik rentenir yang selama ini…

Read More

Koperasi Desa Merah Putih Berpotensi Menjadi Pusat Energi Bersih Nasional

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Transisi menuju energi bersih menjadi salah satu agenda strategis yang tengahdihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Di tengah meningkatnya kebutuhanenergi dan tuntutan pengurangan emisi karbon, diperlukan pendekatan yang tidakhanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakatsecara luas. Dalam hal ini, desa memiliki posisi yang semakin penting. Selain menjadi pusataktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam, desa juga menyimpan potensi besaruntuk mengembangkan energi terbarukan yang dapat mendukung kemandirianenergi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan menilai bahwa Koperasi Desa Merah Putih memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak pengembangan energi bersihdi tingkat lokal. Menurutnya, koperasi dapat berperan tidak hanya sebagai lembagaekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang mengelola potensi energiterbarukan di wilayah pedesaan. Ia menjelaskan bahwa banyak desa memilikisumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi bersih, mulai daritenaga surya, biomassa, hingga potensi energi lainnya yang selama ini belumdikelola secara optimal. Dengan kelembagaan koperasi yang kuat, pemanfaatansumber daya tersebut dapat dilakukan secara lebih terorganisasi dan berkelanjutan. Di samping itu, model koperasi memungkinkan masyarakat menjadi pelaku utamadalam proses produksi energi. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkantidak hanya dinikmati oleh investor atau perusahaan besar, tetapi juga langsungdirasakan oleh warga desa. Selain memberikan manfaat ekonomi, pengembanganenergi bersih berbasis koperasi juga dapat membantu mengurangi ketergantunganterhadap energi fosil. Ketika desa mampu memenuhi sebagian kebutuhan energinyasecara mandiri, ketahanan energi nasional akan semakin kuat. Potensi tersebut semakin relevan mengingat Indonesia memiliki ribuan desa yang tersebar di berbagai wilayah dengan karakteristik sumber daya yang berbeda-beda. Jika potensi ini mampu dimobilisasi secara sistematis, dampaknya terhadappembangunan nasional akan sangat signifikan. Pengamat sosial dan pemerhati isuglobal, Paulus Lubis menilai bahwa transformasi Koperasi Desa Merah Putih dapatmenjadi instrumen penting dalam memperkuat kedaulatan energi Indonesia. Menurutnya, pengembangan energi berbasis masyarakat akan menciptakan sistemyang lebih tangguh dan tidak terlalu bergantung pada pasokan energi terpusat. Ia memandang bahwa konsep kedaulatan energi tidak hanya berbicara tentangketersediaan pasokan, tetapi juga mengenai kemampuan masyarakat untukmengelola sumber energinya sendiri. Dalam kerangka tersebut, koperasi menjadiwadah yang tepat untuk mengonsolidasikan partisipasi warga sekaligus memastikanmanfaat ekonomi dapat dinikmati secara merata. Menurut Paulus, keberhasilantransisi energi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah membangunekosistem yang mendukung partisipasi masyarakat. Dukungan regulasi, aksespembiayaan, dan pendampingan teknis menjadi faktor penting agar koperasi mampumenjalankan peran tersebut secara optimal. Ia juga menekankan bahwa energi bersih dapat menjadi sumber pertumbuhanekonomi baru bagi desa. Selain memenuhi kebutuhan listrik lokal, energi terbarukanberpotensi menciptakan lapangan kerja dan mendorong lahirnya berbagai aktivitasekonomi produktif. Meski demikian, pengembangan energi bersih berbasis koperasimemerlukan dukungan nyata dari berbagai pihak. Dalam konteks itulah peranpemerintah menjadi sangat penting sebagai fasilitator sekaligus akseleratortransformasi energi di tingkat desa. Kebijakan yang tepat akan membantumempercepat proses adopsi energi terbarukan oleh masyarakat. Kementerian Koperasi telah memberikan contoh konkret melalui kerja sama denganpihak swasta untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya bagi Koperasi Desa Merah Putih. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah mulai mendorongintegrasi antara penguatan koperasi dan pengembangan energi bersih. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan, kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan sektor swasta merupakan model yang dapat mempercepat perluasan aksesenergi terbarukan di tingkat desa. Melalui kerja sama tersebut, koperasi tidak hanyaberfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi penggerak inovasi dan pembangunan berkelanjutan. Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa gagasan menjadikan koperasi sebagai pusatenergi bersih bukan sekadar konsep teoritis. Sejumlah langkah nyata telah mulaidibangun untuk menciptakan ekosistem yang memungkinkan desa berperan lebihbesar dalam transisi energi nasional. Apabila model ini berhasil dikembangkansecara luas, desa dapat menjadi simpul penting dalam sistem energi masa depanIndonesia. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pendekatan ini juga akan memperkuat ketahanan energi nasional secara lebih merata. Alhasil, pengembangan energi bersih berbasis koperasi desa menawarkan peluanguntuk menjawab dua tantangan sekaligus, yakni pemerataan pembangunan dan transisi energi. Dengan memanfaatkan potensi lokal serta memperkuatkelembagaan masyarakat, desa dapat menjadi motor penggerak perubahan menujuekonomi yang lebih hijau. Karena itu, upaya menjadikan koperasi desa sebagaipusat energi bersih nasional patut mendapat dukungan berkelanjutan. Ketika masyarakat menjadi pelaku utama dalam pengelolaan energi, Indonesia tidak hanyabergerak menuju kemandirian energi, tetapi juga membangun fondasi pembangunanyang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. )* Pemerhati isu sosial-ekonomi

Read More

Presiden Prabowo Perintahkan Harga Pertalite, Biosolar, dan LPG 3 Kg Tetap Stabil

Jakarta – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan LPG 3 kg tetap stabil di tengah meningkatnya tekanan harga energi global sepanjang Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga. Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika…

Read More

Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

Jakarta, Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga energi nasional dengan memastikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan gas elpiji subsidi tidak mengalami kenaikan harga. Kebijakan ini ditegaskan sebagai langkah strategis untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi global yang masih berfluktuasi. Pemerintah juga memastikan distribusi energi bersubsidi tetap berjalan lancar dan…

Read More

Lindungi Masyarakat Rentan: Harga BBM Subsidi dan LPG 3 Kg Tidak Naik

Oleh : Andika Pratama Keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM subsidi dan LPG 3 kilogram di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan negara kepada masyarakat kecil yang selama ini sangat bergantung pada energi bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di saat harga energi dunia masih bergejolak akibat ketidakpastian…

Read More

Dapur Rakyat Aman: Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

Oleh: Budiono S. *) Kebijakan energi selalu menjadi salah satu aspek yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Setiap perubahan harga bahan bakar minyak maupun LPG memiliki dampak langsung terhadap biaya hidup, aktivitas usaha kecil, biaya transportasi, hingga tingkat inflasi nasional. Karena itu, keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM subsidi dan LPG subsidi di tengah tekanan harga…

Read More

Pemerintah Percepat Penyelesaian Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Jakarta – Komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu terus menunjukkan kemajuan nyata. Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional kini memasuki fase penting dengan percepatan pembangunan gedung permanen di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tersedianya fasilitas pendidikan yang layak, modern, dan berkelanjutan bagi generasi…

Read More