admin

Relaunching AMANAH Hadirkan Program Inovatif, Dari Daur Ulang hinggaPelatihan Industri Kreatif

Oleh: Cintya Kusuma Hakim)* Relaunching AMANAH (Aneuk Muda Aceh Unggul-Hebat) yang dijadwalkan pada 23 April 2026 menjadi momentum penting dalam menghadirkan berbagai program inovatif berbasis kebutuhan generasi muda. Melalui rangkaian inisiatif seperti Future Leaders Bootcamp, pengembangan Galeri UMKM, hingga pameran produk daurulang di Ruang Inovasi, AMANAH tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitaspemuda, tetapi juga mendorong lahirnya ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Selainitu, pelatihan industri kreatif seperti teknik dasar menjahit turut memperkuat kesiapantalenta muda dalam memasuki dunia usaha, sekaligus menegaskan peran AMANAH sebagai motor penggerak transformasi ekonomi berbasis kreativitas di Aceh. Dalam konteks tersebut, berbagai program pengembangan pemuda yang telahberjalan sebelumnya perlu diperkuat, baik dari sisi kualitas pelatihan, jangkauanpeserta, maupun keberlanjutan dampaknya. Relauching AMANAH Aceh diharapkanmenjadi titik balik dalam merumuskan pendekatan yang lebih adaptif terhadaptantangan zaman. Salah satu inisiatif yang menonjol adalah penyelenggaraan Future Leaders Bootcamp yang bertujuan mencetak pemimpin muda di bidang bisnis. Program yang diikuti oleh 26 anak muda Aceh ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapijuga membangun pola pikir kewirausahaan yang inovatif dan berorientasi global. Ketua Yayasan AMANAH, Dr Saifullah Muhammad menyampaikan pentingnyakehadiran AMANAH sebagai wadah pengembangan generasi muda Aceh. Bootcamp tersebut menekankan pentingnya membekali pemuda dengankemampuan kepemimpinan yang kontekstual.  Saifullah menilai bahwa generasi muda Aceh memiliki potensi besar untuk menjadimotor penggerak ekonomi, asalkan diberikan akses dan pendampingan yang tepat.Lebih jauh, bootcamp ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemuda, mentor, danpelaku industri. Interaksi tersebut memungkinkan transfer pengetahuan yang lebihaplikatif dan relevan dengan kebutuhan pasar. Selain itu, pendekatan experiential learning yang digunakan dalam program inidiyakini efektif dalam membentuk karakter kepemimpinan. Peserta tidak hanyabelajar teori, tetapi juga langsung dihadapkan pada simulasi dan tantangan nyatadalam dunia bisnis. Di sisi lain, penguatan program pemuda juga dilakukan melalui kerja sama denganinstitusi pendidikan tinggi. AMANAH menjalin komunikasi dengan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry untuk memperkuat pembinaan generasi muda. Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman mengungkapkanbahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan untukmenciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, dalam halini dibutuhkan sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi kepemudaan.  Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan kurikulum berbasiskewirausahaan dan kepemimpinan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya siapsecara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkontribusi secara nyata di masyarakat. Dalam konteks ekonomi, AMANAH juga menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kalangan generasimilenial. Langkah ini menjadi relevan mengingat sektor ekonomi kreatif memilikipotensi besar dalam menyerap tenaga kerja muda. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menjelaskanbahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mengembangkan sektorekonomi berbasis kreativitas. Mereka melihat bahwa inovasi yang dihasilkan anakmuda dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga fasilitasiakses pembiayaan dan pemasaran. Hal ini penting agar ide-ide kreatif yang dimilikipemuda dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Di tengah perkembangan teknologi digital, pemuda Aceh juga didorong untukmemanfaatkan platform digital sebagai sarana pengembangan usaha. Digitalisasimenjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saingproduk lokal. Selain itu, keberlanjutan program juga menjadi isu yang perlu mendapat perhatianserius. Banyak program yang berjalan baik di awal, tetapi kurang optimal dalampendampingan jangka panjang. Oleh karena itu, relaunching AMANAH diharapkanmampu menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan model pembinaanyang lebih terstruktur.  Tidak kalah penting adalah penguatan jejaring antar pemuda. Komunitas yang solid dapat menjadi wadah berbagi pengalaman dan memperkuat solidaritas dalammenghadapi tantangan bersama. Dalam konteks kebijakan, dukungan pemerintah daerah juga sangat dibutuhkan. Regulasi yang mendukung pengembangan pemuda akan memperkuat ekosistemyang sedang dibangun. Seiring dengan itu, penguatan identitas lokal ke depannya perlu ditanamkan padapara pemuda Aceh yang terlibat dalam AMANAH. Mereka perlu didorong untukmengembangkan potensi daerah tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang dimiliki. Di tengah arus globalisasi, keseimbangan antara modernitas dan kearifan lokalmenjadi kunci. Hal ini akan menciptakan model pembangunan yang berakarsekaligus adaptif. Melihat berbagai inisiatif yang telah dilakukan, relaunching AMANAH memilikipeluang besar untuk menjadi katalis perubahan. Dengan strategi yang tepat, program ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya kompeten, tetapi jugaberintegritas. Lebih jauh lagi, penguatan program pemuda akan berdampak langsung padapembangunan daerah. Pemuda yang berdaya akan mampu menciptakan inovasidan solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi. Dengan demikian, relaunching AMANAH tidak hanya tampil sebagai seremoni, tetapijuga menjadi langkah strategis dalam membangun masa depan Aceh. Harapannya, upaya ini dapat melahirkan ekosistem pemuda yang kuat, mandiri, dan mampubersaing di tingkat nasional maupun global. )* Dosen Ilmu Pemasaran Digital

Read More

Persiapan Relaunching AMANAH Hadirkan Ruang Inovasi Daur Ulang, DorongEkonomi Kreatif Pemuda Aceh

Oleh : Sylmi Mubarok*) Relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) menghadirkanterobosan baru melalui Ruang Inovasi berbasis daur ulang yang menjadi simbol penguatanekonomi kreatif di kalangan pemuda Aceh. Program ini menampilkan berbagai produkinovatif hasil olahan sampah seperti SOBOTIK (sofa botol plastik), briket ampas kopi, hingga eco enzym, yang tidak hanya bernilai ekonomis tetapi juga ramah lingkungan. Kehadiran inisiatif tersebut menegaskan komitmen AMANAH dalam mendorong lahirnyagenerasi muda yang kreatif, produktif, sekaligus peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Keberadaan kawasan kreatif AMANAH di Ladong, Aceh Besar, menjadi simbol konkret darikeseriusan dalam membangun fondasi ekonomi masa depan. Dengan nilai investasi mencapaisekitar Rp200 miliar sejak diresmikan pada akhir 2024, AMANAH kini hadir sebagai pusatinovasi yang menggabungkan berbagai sektor strategis, mulai dari industri kreatif, pertanianmodern, hingga pengembangan UMKM berbasis teknologi. Dalam relaunching kali ini, AMANAH menampilkan berbagai program unggulan yang menegaskan arah pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satusorotan utama adalah kehadiran Ruang Inovasi yang menampilkan enam produk hasilpengolahan sampah bernilai ekonomi tinggi. Produk-produk tersebut meliputi SOBOTIK (sofa berbahan botol plastik), briket dari ampas kopi, pouch dari kain perca, pupuk berbahandaun nilam, eco enzym, serta berbagai produk daur ulang dari sampah plastik rumah tangga. Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga mengintegrasikan prinsipekonomi sirkular dalam pengembangan industri kreatif. Generasi muda tidak hanya didoronguntuk menciptakan produk, tetapi juga untuk menghadirkan solusi atas persoalan lingkunganyang semakin kompleks. Selain itu, geliat UMKM binaan AMANAH juga semakin terlihat nyata. Hingga 17 April 2026, tercatat sebanyak 45 produk UMKM telah terverifikasi, dengan 40 produk di antaranyatelah dipajang di Galeri UMKM. Sementara itu, lima produk lainnya masih dalam proses kurasi di sekretariat AMANAH Banda Aceh. Capaian ini menunjukkan bahwa AMANAH tidak hanya menjadi ruang kreativitas, tetapi juga menjadi inkubator bisnis yang mampumengantarkan produk lokal ke pasar yang lebih luas. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, sebelumnya juga menilai bahwa fasilitasyang dimiliki Gedung AMANAH merupakan lompatan besar dalam mendukungpengembangan potensi anak muda. Dengan adanya studio musik modern, ruang podcast, hingga bengkel kreatif, AMANAH menjadi wadah yang relevan dengan kebutuhan industrikreatif masa kini. Di sektor industri, AMANAH turut menghadirkan fasilitas produksi minyak nilam yang menjadi komoditas unggulan Aceh. Tidak berhenti pada produksi bahan mentah, pengolahannilam juga diarahkan hingga menghasilkan produk turunan seperti kosmetik dan skincare. Pendekatan hilirisasi ini menjadi kunci dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligusmemperkuat daya saing produk lokal. Sementara itu, sektor pertanian modern juga menjadi bagian penting dalam ekosistemAMANAH. Penggunaan greenhouse dan teknologi hortikultura membuka perspektif barubagi generasi muda bahwa pertanian dapat menjadi sektor yang modern, produktif, danmenguntungkan. Program budidaya cabai dan sistem perikanan bioflok juga menjadi strategidalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan inflasi daerah. Dalam konteks pengembangan kapasitas sumber daya manusia, AMANAH juga aktifmenghadirkan program pelatihan berbasis keterampilan. Salah satunya adalah kegiatan“Pelatihan Teknik Dasar Menjahit AMANAH x Ija Kroeng” yang diselenggarakan di RumahFashion, Gedung AMANAH. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai17 orang. Program ini menjadi langkah konkret dalam menciptakan wirausaha baru di sektorfashion berbasis kearifan lokal. Tidak hanya itu, sektor kuliner juga mendapatkan perhatian melalui fasilitas roasting kopi profesional. Aceh yang dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik memiliki peluangbesar untuk mengembangkan industri kopi berbasis nilai tambah. Kehadiran fasilitas inimemungkinkan pelaku usaha muda meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluasakses pasar. Penguatan ekosistem ini semakin solid melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia Perwakilan Aceh. Sinergi ini tidak hanya berfokus padapengembangan ekonomi kreatif, tetapi juga pada penguatan sektor pertanian dan ketahananpangan sebagai bagian dari stabilitas ekonomi daerah. Ketua Yayasan AMANAH, Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa restrukturisasiorganisasi yang dilakukan bertujuan untuk memastikan pengelolaan yang profesional danberkelanjutan. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, AMANAH diharapkan mampu menjadimodel pengembangan ekonomi kreatif yang dapat direplikasi di daerah lain. Pada akhirnya, relaunching AMANAH menjadi momentum penting dalam memperkuatoptimisme bahwa Aceh mampu menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, program yang terarah, serta kolaborasi lintas sektor, generasi muda Aceh kini memiliki ruang yang lebih luas untuk berinovasi dan berkontribusidalam pembangunan ekonomi. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa masa depan ekonomi Aceh tidak hanya bertumpupada sumber daya alam, tetapi juga pada kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaangenerasi mudanya. *) Pemerhati…

Read More

Peradilan Militer Diyakini Menjamin Penegakan Keadilan dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Jakarta – Proses penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terus menjadi perhatian publik karena dinilai memiliki dimensi hukum dan kelembagaan yang sangat penting. Dalam konteks ini, peradilan militer diyakini mampu menjalankan proses hukum secara profesional, adil, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Analis politik dan militer dari Universitas Nasional, Selamat Ginting, menyampaikan…

Read More

Langkah Tepat, Kasus Penyiraman Air Keras Ditangani Sesuai Kewenangan Militer

Jakarta — Penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terus menunjukkan komitmen kuat aparat penegak hukum dalam menjunjung tinggi kepastian hukum dan profesionalitas. Pelimpahan perkara dari Polda Metro Jaya kepada Polisi Militer dinilai sebagai langkah yang tepat dan telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Analis Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat…

Read More

Kasus Air Keras Penyiraman Andrie Yunus, Pemerintah Pastikan Proses Hukum Berjalan Sesuai Kewenangan dan Transparan

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa penanganan perkara hukum, termasuk kasus kekerasan berat, harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam konteks perkara penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, pemerintah memastikan proses hukum berjalan dalam koridor yang sah dan profesional. Kasus ini menjadi perhatian publik karena tidak hanya menyangkut tindak…

Read More
Pelimpahan Kasus Penyiraman Air Keras ke Peradilan Militer Sesuai Konstitusi

Pelimpahan Kasus Penyiraman Air Keras ke Peradilan Militer Sesuai Konstitusi

JAKARTA — Penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menjadi perhatian luas publik karena tidak hanya menyangkut tindak pidana berat, tetapi juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Pelimpahan perkara dari Polda Metro Jaya ke Polisi Militer pun dinilai sebagai langkah yang sah dan sesuai dengan ketentuan hukum konstitusional yang berlaku di…

Read More
Kasus Air Keras Penyiraman Andrie Yunus, Pemerintah Pastikan Proses Hukum Berjalan Sesuai Kewenangan dan Transparan

Kasus Air Keras Penyiraman Andrie Yunus, Pemerintah Pastikan Proses Hukum Berjalan Sesuai Kewenangan dan Transparan

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa penanganan perkara hukum, termasuk kasus kekerasan berat, harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan serta menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam konteks perkara penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, pemerintah memastikan proses hukum berjalan dalam koridor yang sah dan profesional. Kasus ini menjadi perhatian publik karena tidak hanya menyangkut tindak…

Read More
Peradilan Militer Tangani Kasus Andrie Yunus, Analis: Legal dan Tetap Junjung Prinsip Keadilan

Peradilan Militer Tangani Kasus Andrie Yunus, Analis: Legal dan Tetap Junjung Prinsip Keadilan

Jakarta – Pemerintah memastikan bahwa penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Pelimpahan perkara dari kepolisian ke aparat militer dinilai sebagai langkah yang sah dan mencerminkan sinergi antar lembaga penegak hukum dalam menjaga keadilan serta kepercayaan publik. Analis Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, menegaskan bahwa…

Read More

Peradilan Militer Dinilai Tepat Tangani Kasus Penyiraman Air Keras

Jakarta — Penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang kini dilimpahkan ke peradilan militer menuai perhatian luas dari publik. Sejumlah kalangan menilai langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme hukum yang sah dan harus dihormati, terutama apabila melibatkan anggota aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI). Analis Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, menegaskan bahwa…

Read More

Stok Energi Dalam Negeri Aman di Tengah Eskalasi Konflik Global

*) Oleh: Bima Cahya Saputra Eskalasi konflik global dalam beberapa waktu terakhir telah memicu kekhawatiran luas terhadap stabilitas energi dunia. Lonjakan harga, gangguan distribusi, hingga ketidakpastian durasi konflik menjadi faktor yang terus membayangi banyak negara. Namun di tengah tekanan tersebut, Indonesia menunjukkan posisi yang relatif stabil dan terkendali. Pandangan ini juga ditegaskan oleh Tenaga Ahli Utama…

Read More