admin

KUHAP Baru Mengakui Penyandang Disabilitas sebagai Subjek Hukum Setara

Jakarta, Pemerintah mencatatkan babak baru yang progresif dalam sejarah reformasi hukum pidana nasional. Dalam pembaruan regulasi hukum acara pidana (KUHAP), negara menegaskan pengakuan penuh terhadap penyandang disabilitas sebagai subjek hukum yang setara. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam menghapus stigma ketidakcakapan hukum yang selama ini sering melekat pada kelompok disabilitas dalam sistem peradilan pidana di…

Read More

KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat dan Modernisasi Sistem Peradilan Pidana Nasional

Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi, Fachrizal Afandi, menilai hadirnya Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2025 sebagai perubahan besar yang membawa peluang luas bagi penguatan sistem peradilan pidana sekaligus memberikan ruang peningkatan profesionalisme bagi advokat. Ia menegaskan bahwa berbagai pembaruan dalam regulasi tersebut menunjukkan arah positif pembenahan hukum acara pidana…

Read More

Menutup Celah Diskriminasi: KUHAP Baru dan Hak Setara bagi Difabel di Sistem Peradilan

Oleh: Juana Syahril)* Penghapusan diskriminasi dalam sistem peradilan merupakan fondasi penting untuk memastikan keadilan yang merata bagi seluruh warga negara. Dalam konteks penyandang disabilitas, upaya menutup celah diskriminasi membutuhkan langkah konkret melalui reformasi hukum yang berperspektif inklusif. Disahkannya KUHAP baru oleh DPR menjadi momen penting bagi Indonesia untuk mempertegas komitmen tersebut. Aturan baru ini tidak hanya…

Read More

KUHAP Baru Mengawal Penguatan Hak Masyarakat dalam Penegakan Hukum

Oleh Indah Yulianti )* Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru disahkan menghadirkan babak penting dalam perjalanan reformasi hukum Indonesia. KUHAP baru dinilai membawa harapan, sebab sejumlah ketentuan yang diperbarui tidak hanya menyempurnakan mekanisme peradilan, tetapi juga memperkuat posisi masyarakat dalam setiap tahap proses hukum. Pembaruan ini bukan sekadar perubahan teknis, melainkan langkah strategis…

Read More

Pemerintah Terus Dorong Target Swasembada Pangan, Dongkrak Sektor Pertanian & Ekonomi Desa

Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Pemerintah terus memperkuat arah pembangunan nasional dengan menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas utama, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, dinamika perubahan iklim, dan tantangan global yang menekan stabilitas pasokan pangan dunia. Target swasembada pangan kembali ditegaskan sebagai fondasi penting untuk memastikan kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan pokok secara berkelanjutan.  Upaya ini tidak hanya diarahkan…

Read More

Modernisasi Pertanian dan Kebijakan Pro-Petani: Pilar KeberhasilanSwasembada Pangan Indonesia 

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Peningkatan ketahanan pangan nasional menjadi tantangan besar yang harusdihadapi oleh Indonesia, terlebih lagi di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh krisis pangan global. Di saat 53 negara tengah bergelut dengan ancaman kelaparandan kelangkaan gizi, Indonesia justru menunjukkan potensi besar untuk menjadilumbung pangan dunia. Salah satu kunci utama dalam meraih swasembada panganadalah penerapan modernisasi pertanian yang didukung oleh kebijakan pro-petanidari pemerintah. Dalam beberapa tahun terakhir, upaya untuk mencapai swasembada panganIndonesia mendapatkan momentum yang signifikan melalui kebijakan-kebijakanyang terfokus dan inovatif. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskanbahwa salah satu faktor utama yang mempercepat swasembada pangan adalahkebijakan yang diterapkan di level tertinggi oleh pemerintah. Terbukti, PresidenIndonesia, Prabowo Subianto, telah mengeluarkan lebih dari 18 instruksi terkaitsektor pangan dalam satu tahun, suatu pencapaian yang tidak pernah terjadisebelumnya. Instruksi ini mencakup berbagai bidang seperti produksi, pengawasan, dan distribusi pangan yang lebih terarah dan terstruktur, serta memungkinkanpercepatan implementasi kebijakan. Modernisasi pertanian sendiri bukanlah sekadar tentang peralatan dan teknologibaru. Ia mencakup perubahan sistematis dalam tata kelola dan pola pikir petani. Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, telah memberikan berbagai dukunganuntuk mempercepat modernisasi sektor pertanian, antara lain dengan memberikanakses kepada petani untuk menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) yang lebihefisien, benih unggul, serta pupuk berkualitas yang disubsidi tanpa pungutan biayatambahan. Upaya ini beriringan dengan penguatan penegakan hukum untukmenanggulangi praktik-praktik curang yang dapat merugikan petani, sepertiperedaran pupuk palsu yang merusak lahan petani dan potensi kerugian besar baginegara. Dalam situasi yang tidak mudah ini, kesadaran akan pentingnya peran petanisebagai pahlawan pangan bangsa semakin ditekankan. Pemerintah tidak hanyamemperbaiki infrastruktur pertanian tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petanidengan kebijakan yang lebih berpihak pada mereka. Salah satu hasil signifikan darikebijakan ini adalah keberhasilan dalam meningkatkan produksi beras nasional. Hingga Oktober 2025, produksi beras Indonesia tercatat mencapai 31 juta ton, lebihtinggi daripada kebutuhan konsumsi nasional yang sekitar 27 juta ton. Bahkan, Indonesia mengalami surplus beras 3,7 juta ton, salah satu yang tertinggi dalambeberapa tahun terakhir. Namun, modernisasi pertanian yang dilakukan tidak hanya soal memperkenalkanteknologi dan sistem yang lebih efisien. Hal ini juga mencakup penguatan tata kelolasektor pangan melalui reformasi birokrasi yang bertujuan untuk mengurangiinefisiensi dan memastikan program bantuan tepat sasaran. Upaya ini terbuktiefektif, dengan 75 tersangka yang berhasil diproses terkait praktik kolusi dan korupsidi sektor pangan. Pemerintah mengambil langkah tegas untuk memberantas oknum-oknum yang merugikan negara dan petani, dengan memberikan sanksi administratifmaupun pidana kepada sekitar 60 pegawai internal Kementerian Pertanian yang terlibat. Keberhasilan ini semakin nyata dengan meningkatnya harga pembelian pemerintah(HPP) gabah yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram, yang pada gilirannyamenambah penghasilan petani sekitar Rp65 triliun. Kebijakan tersebut mengarahpada upaya pemberdayaan ekonomi petani secara berkelanjutan. Dengan dukunganseperti ini, sektor pertanian Indonesia tidak hanya bergerak maju secara kuantitastetapi juga kualitas. Selain itu, Indonesia harus memanfaatkan potensi besar yang dimiliki oleh generasimuda untuk memperkuat sektor pangan. Pemuda, dengan keterampilan teknologidan inovasi mereka, dapat menjadi pendorong utama transformasi sektor pertaniannasional. Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan, Dr. Haris Syahbuddin, menegaskan bahwa generasi muda memegang kunci dalammempercepat transformasi sektor pertanian, yang akan memanfaatkan potensiagroekosistem Indonesia yang kaya akan biodiversitas dan iklim tropis yang mendukung produksi pangan sepanjang tahun. Keberhasilan Indonesia menuju swasembada pangan juga dipengaruhi oleh kebijakan dari lembaga pemerintah lainnya, seperti Perum Bulog, yang berperanpenting dalam stabilisasi harga dan distribusi pangan. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa penguatan ketahanan panganmembutuhkan fondasi kelembagaan yang kuat dan kebijakan yang adaptif terhadapdinamika global.  Perubahan iklim, geopolitik, dan fluktuasi harga pangan dunia menuntut negara memiliki instrumen yang mampu bekerja secara konsisten untuk menjaga ketahananpangan. Bulog, sebagai lembaga yang diberi mandat negara, menjalankan perannyadalam pengelolaan stok pangan, stabilisasi harga, dan pendistribusian pangan keseluruh daerah, untuk memastikan ketersediaan pangan yang merata di Indonesia. Perum Bulog terus mendukung program diversifikasi pangan dengan menggalipotensi komoditas lokal seperti jagung, ubi, dan singkong….

Read More

Target Swasembada Pangan Buka Peluang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat komitmen menuju swasembada pangan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai program strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian serta ketersediaan stok beras nasional yang memadai menjadi indikator kuat bahwa Indonesia berada di jalur tepat untuk mencapai kemandirian pangan sekaligus memperluas peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan…

Read More

Cadangan Beras 3,8 Juta Ton, Bukti Nyata Indonesia Menuju Swasembada Pangan 2025

Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang mencapai 3,8 juta ton di gudang Bulog menunjukkan bahwa Indonesia berada pada jalur yang benar menuju swasembada pangan tahun 2025. Menurut Rizal, jumlah cadangan tersebut memastikan bahwa Indonesia tidak lagi memerlukan impor beras. Hal ini selaras dengan arahan…

Read More

Pemerintah Pastikan Stok LPG Dan BBM Aman Hadapi Libur Nataru

Jakarta — Pemerintah memastikan pasokan LPG dan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kondisi aman untuk menghadapi periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sejumlah langkah penguatan pasokan, distribusi, serta kesiapsiagaan telah dipersiapkan lintas kementerian, badan pengatur, dan Pertamina Group guna memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi tanpa hambatan. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya…

Read More

Pemerintah Perkuat Pengawasan dan Jaga Stok Sembako Jelang Libur Nataru

Jakarta – Pemerintah terus meningkatkan kesiapan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Periode ini selalu diikuti peningkatan konsumsi dan mobilitas masyarakat, sehingga pemerintah mengambil langkah pengawasan yang lebih ketat terhadap pergerakan pasokan, distribusi, dan stabilitas harga di lapangan. Koordinasi lintas kementerian serta kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha…

Read More