Pemerintah Arahkan Koperasi Merah Putih Jadi Jalur Baru Cegah Kebocoran Subsidi

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat peran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran dan mencegah terjadinya kebocoran. Melalui skema tersebut, barang-barang yang mendapatkan subsidi pemerintah diarahkan untuk disalurkan melalui Kopdes Merah Putih sehingga manfaat subsidi dapat diterima langsung oleh masyarakat. Presiden RI Prabowo Subianto…

Read More

Koperasi Merah Putih: Senjata Melawan Penimbunan dan Rentenir

*) Oleh : Gavin Asadit Pemerintah terus memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen strategis untuk membangun ekonomi rakyat dari tingkat desa. Pada 2026, program tersebut memasuki tahap operasional dengan mengembangkan koperasi sebagai pusat layanan ekonomi yang menghubungkan produksi, distribusi, pembiayaan, hingga kebutuhan pokok masyarakat. Kehadiran koperasi diharapkan mampu memperpendek rantai pasok, memperkuat posisi petani dan…

Read More

Dari Subsidi hingga Logistik, Koperasi Merah Putih Menghidupkan Kembali Ekonomi Kerakyatan

Oleh Rianti Yuli Andini )* Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tengah diarahkan bukan sekadar menjadi lembaga ekonomi baru di tingkat desa, melainkan sebagai bagian penting dari upaya menghidupkan kembali ekonomi kerakyatan. Gagasan tersebut menemukanrelevansinya di tengah kebutuhan untuk membangun sistem ekonomi yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, memperpendek rantai distribusi, memperkuat posisi produsen kecil, sekaligus memastikan berbagai program pemerintah dapat diterima secara…

Read More

Ketahanan Ekonomi Indonesia Terjaga, Investasi dan Konsumsi Jadi Penopang

Jakarta — Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global. Berdasarkan rilis terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (yoy) dan secara kumulatif semester I-2026 tumbuh 5,45 persen. Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional tetap terjaga, dengan konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi…

Read More

Ekonomi RI Tumbuh Positif, Daya Tahan Nasional Makin Kuat

JAKARTA — Ketahanan ekonomi nasional dinilai semakin solid di tengah tekanan ekonomi global yang masih tinggi, ditopang oleh pertumbuhan yang stabil pada semester I 2026 dan derasnya realisasi investasi ke berbagai sektor. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tetap tumbuh kuat meski dibayangi kenaikan harga energi, suku bunga global yang tinggi, tekanan nilai tukar,…

Read More

Di Tengah Tekanan Global, Ekonomi Indonesia Tetap Menunjukkan Daya Tahan

*) Oleh: Ahmad Zulfikar Perekonomian global memasuki fase yang semakin kompleks, ditandai olehketidakpastian geopolitik, perubahan arah kebijakan perdagangan, volatilitas hargakomoditas, serta perlambatan di sejumlah negara besar. Dalam situasi tersebut, Indonesia memiliki tantangan untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligusmemastikan stabilitas ekonomi domestik tetap terpelihara. Pemerintah meresponstekanan tersebut dengan memperkuat fondasi ekonomi melalui peningkatanproduktivitas, hilirisasi sumber daya alam, investasi, pengembangan manufaktur, danpenguatan ekosistem digital. Arah kebijakan ini penting karena ketahanan ekonomitidak cukup dibangun dengan kemampuan bertahan menghadapi guncangan, tetapiharus ditopang kapasitas untuk terus tumbuh ketika lingkungan eksternal berubah. Di tengah tekanan tersebut, ketahanan permintaan domestik menjadi salah satukekuatan utama ekonomi Indonesia. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 diproyeksikan tetap tumbuh solid dengan permintaan domestik sebagaipenopang utama. Optimisme tersebut memperoleh pijakan dari pertumbuhan ekonomitriwulan II 2026 sebesar 5,29 persen yang menunjukkan bahwa aktivitas ekonominasional masih memiliki daya tahan kuat. Kondisi ini sekaligus memperlihatkan bahwakonsumsi dan investasi domestik dapat menjadi bantalan ketika tekanan eksternalmengganggu perdagangan maupun arus modal global. Lebih lanjut, prospek tersebut tidak terlepas dari sinergi kebijakan pemerintah danBank Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. Ramdan Denny Prakoso menilai bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dansistem pembayaran terus diarahkan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorongaktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi semacam ini menjadi semakin pentingketika perekonomian harus menghadapi ketidakpastian global tanpa mengorbankanmomentum pemulihan domestik. Dengan konsumsi, investasi, dan dukungankebijakan yang bergerak secara simultan, ruang bagi Indonesia untukmempertahankan pertumbuhan tetap terbuka. Namun, ketahanan ekonomi tidak boleh hanya bergantung pada konsumsi. Karenaitu, pemerintah perlu terus memperdalam struktur produksi nasional agar pertumbuhan memiliki fondasi yang lebih kuat dan menghasilkan nilai tambah di dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartartomenempatkan penguatan sektor manufaktur dan rantai pasok sebagai bagian pentingdari strategi tersebut, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga. Kebijakan hilirisasi menjadi instrumen strategis karena mengubah orientasi ekonomidari sekadar mengekspor bahan mentah menuju pengembangan industri pengolahandan produk turunan bernilai tinggi. Dalam kerangka tersebut, hilirisasi bukan semata kebijakan perdagangan, melainkanstrategi transformasi struktural ekonomi nasional. Pengembangan industripengolahan, termasuk baterai dan kendaraan listrik, membuka peluang untukmemperluas investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kompetensi tenagakerja, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global. Airlangga Hartartojuga menekankan pentingnya perluasan pasar ekspor melalui kerja samaperdagangan serta penguatan kemitraan teknologi dan ekonomi digital. Strategi inimembuat perekonomian Indonesia tidak hanya bertumpu pada kekuatan pasardomestik, tetapi juga memiliki kapasitas lebih besar untuk menangkap peluang dariperubahan konfigurasi ekonomi dunia. Selanjutnya, transformasi industri membutuhkan fondasi teknologi yang memadai. Perkembangan kecerdasan artifisial, big data, komputasi awan, dan Internet of Things menciptakan peluang baru untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas industrinasional. Karena itu, pengembangan kapasitas data center dan infrastruktur digital perlu dipandang sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi, bukan sekadar fasilitasteknologi. Airlangga Hartarto menilai penguatan ekosistem digital akan semakinpenting dalam memperkuat keterhubungan industri Indonesia dengan rantai pasokglobal sekaligus menciptakan model pertumbuhan baru yang berbasis inovasi. Di sisi lain, kekuatan terbesar Indonesia tetap berada pada pasar domestik yang besar. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limansetomenyebut konsumsi domestik yang berada di kisaran 54–55 persen dariperekonomian sebagai modal penting untuk memperkuat industri nasional. Besarnyapasar dalam negeri memberikan ruang bagi produsen untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan pemasok, dan menciptakan skala ekonomi yang lebih kompetitif. Dengan demikian, konsumsi domestik tidak semestinya berhenti sebagai mesinpertumbuhan, tetapi harus ditransformasikan menjadi kekuatan yang mendorongproduksi nasional dan memperbesar kandungan lokal. Karena itu, tantangan kebijakan ekonomi ke depan adalah memastikan pertumbuhanyang tercipta benar-benar berkualitas. Pemerintah menyampaikan optimisme bahwapertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 dapat bergerak menuju kisaran 6 persen, tetapi angka tersebut harus diterjemahkan menjadi manfaat konkret bagi masyarakat. Pertumbuhan harus menghasilkan pekerjaan yang lebih luas, pendapatan yang meningkat, daya beli yang terjaga, kesempatan berusaha yang semakin terbuka, sertapelayanan publik yang lebih baik. Pada titik inilah kualitas pertumbuhan diuji, yakniketika ekspansi ekonomi mampu mengurangi kemiskinan dan memperluaskesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Di tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh ketidakpastian, Indonesia memilikimodal penting berupa pasar domestik yang besar, sumber daya alam yang strategis, basis industri yang terus berkembang, serta ruang transformasi digital yang luas. Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi harus berjalan bersama disiplin menjagastabilitas, memperkuat produktivitas, dan memastikan pembangunan berlangsunginklusif serta berkelanjutan. Dengan arah kebijakan yang konsisten dan sinergi lintassektor yang semakin kuat, ketahanan ekonomi Indonesia bukan hanya menjadikemampuan menghadapi tekanan global, tetapi menjadi fondasi untuk melompatmenuju perekonomian yang lebih mandiri, kompetitif, dan berdaya tahan. *) Pakar Ekonomi Makro

Read More

Ekonomi RI Tahan Banting, Bukti Arah Kebijakan Pemerintah Tetap Terukur

Oleh : Antonius Utomo Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih dipengaruhi konflik geopolitik, dinamikaperdagangan internasional, serta fluktuasi pasar keuangan dunia, perekonomian Indonesia kembali menunjukkan daya tahan yang kuat. Berbagai indikator ekonomi pada tahun 2026 memperlihatkan bahwa fondasi ekonomi nasional tetap kokoh dan mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah tekanan eksternal yang tidak ringan. Kondisi tersebut menjadi buktibahwa arah kebijakan pemerintah berjalan secara terukur, adaptif, dan berorientasi padastabilitas jangka panjang. Kinerja ekonomi Indonesia pada semester pertama 2026 mencatatkan hasil yang menggembirakan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi triwulan I mencapai 5,61 persen secara tahunan, sementara triwulan II tumbuh sebesar 5,29 persen. Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi semester I 2026 berada pada level yang tetapkuat dibandingkan banyak negara lain yang masih menghadapi perlambatan ekonomi. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa mesin-mesin ekonomi domestik masih bekerja secaraoptimal dan mampu menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi nasional. Salah satu faktor utama yang menopang ketahanan ekonomi Indonesia adalah kuatnyakonsumsi rumah tangga. Sebagai kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), konsumsi masyarakat tetap tumbuh positif dan menjadi penyangga utama ketika kondisiekonomi global mengalami tekanan. Kementerian Keuangan mencatat konsumsi rumah tanggapada triwulan II 2026 tumbuh 5,06 persen secara tahunan. Angka tersebut menunjukkan bahwadaya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus mencerminkan efektivitas berbagai kebijakanpemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti menilai pertumbuhan ekonomi 5,29 persenmerupakan capaian yang positif, namun perlu terus diiringi penguatan sektor produktif danpeningkatan kesejahteraan masyarakat agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan secaramerata. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan menjaga pertumbuhan perludibarengi dengan reformasi struktural yang berkelanjutan. Selain konsumsi, investasi juga menunjukkan perkembangan yang positif. Pertumbuhaninvestasi yang berada di kisaran 6 persen hingga hampir 7 persen menunjukkan bahwakepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi Indonesia masih sangat kuat. Di tengahkompetisi global dalam menarik modal dan investasi, Indonesia tetap mampu menjadi tujuanyang menarik berkat konsistensi kebijakan pembangunan, percepatan hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, serta upaya penyederhanaan regulasi. Investasi yang terus tumbuhtidak hanya memberikan tambahan kapasitas produksi, tetapi juga membuka lapangan kerjabaru dan memperkuat daya saing ekonomi nasional. Belanja pemerintah juga memainkan peran penting dalam menjaga momentum pertumbuhan. Pada triwulan I 2026, pengeluaran pemerintah tumbuh signifikan dan memberikan efekberganda terhadap berbagai sektor ekonomi. Kebijakan fiskal yang diarahkan pada program-program prioritas, pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta penguatanperlindungan sosial terbukti mampu menjaga perputaran ekonomi di tengah tantangan global. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pertumbuhan angkasemata, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas olehmasyarakat. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengatakanstabilitas makroekonomi yang terjaga, inflasi yang terkendali, serta peningkatan investasimenjadi modal penting bagi dunia usaha untuk terus melakukan ekspansi. Konsistensipemerintah dalam mendorong hilirisasi industri, memperluas akses pasar ekspor, danmemperkuat iklim investasi dipandang memberikan kepastian yang dibutuhkan pelaku usahadalam mengambil keputusan bisnis jangka panjang. Sejumlah indikator seperti pertumbuhankredit investasi dan realisasi investasi yang terus meningkat memperkuat optimisme terhadapprospek ekonomi nasional pada semester berikutnya. Ketahanan ekonomi Indonesia juga mendapat pengakuan dari berbagai kalangan. Sejumlahanalis dan ekonom menilai bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 merupakanpencapaian yang patut diapresiasi karena berlangsung di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perang dagang, gangguan rantai pasok, hingga volatilitas pasar keuanganinternasional. Kemampuan Indonesia menjaga stabilitas ekonomi dalam situasi tersebutmenunjukkan bahwa fondasi ekonomi domestik semakin kuat dan tidak mudah terpengaruholeh gejolak eksternal jangka pendek. Kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia juga tercermin dari tetap terjaganya peringkat kreditinvestasi Indonesia dengan prospek yang stabil. Penilaian tersebut menunjukkan bahwafundamental fiskal dan kemampuan pemerintah dalam mengelola ekonomi masih dipandangpositif oleh pasar dan lembaga internasional. Kepercayaan ini menjadi modal penting untukmenjaga arus investasi dan memperkuat optimisme dunia usaha terhadap prospek ekonomiIndonesia ke depan. Tentu berbagai tantangan masih perlu diantisipasi. Ketidakpastian ekonomi global belumsepenuhnya mereda dan perkembangan geopolitik dunia masih berpotensi memengaruhiperdagangan serta arus investasi internasional. Namun, pengalaman selama beberapa tahunterakhir menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kapasitas yang semakin baik dalammenghadapi berbagai tekanan tersebut.  Dengan berbagai capaian tersebut, ekonomi Indonesia pada 2026 menunjukkan bahwaketahanan bukan sekadar slogan, melainkan hasil dari kebijakan yang dirancang secara terukurdan dijalankan secara konsisten. Pertumbuhan yang tetap terjaga, konsumsi yang kuat, investasi yang meningkat, serta kepercayaan pasar yang tetap tinggi menjadi bukti bahwa arahpembangunan nasional berada pada jalur yang tepat. Di tengah tantangan global yang terusberubah, Indonesia memperlihatkan kemampuan untuk tetap tumbuh, menjaga optimisme, danmelangkah maju menuju ekonomi yang semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing. )* Pengamat Kebijakan Publik

Read More

Prabowo Tinjau Kondisi NTT dan Pastikan Pemulihan Pascagempa Berjalan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Bali menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026, untuk meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa bumi sekaligus memastikan penanganan pengungsi dan proses pemulihan berjalan efektif. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat koordinasi penanganan bencana di Pulau Flores. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan…

Read More

Kunjungan Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Pasca Gempa NTT Optimal

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana, penyaluran bantuan, pelayanan kesehatan, serta pemulihan masyarakat terdampak berjalan optimal sesuai kebutuhan di lapangan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo akan melihat langsung kondisi…

Read More

Kunjungi NTT Prabowo Pastikan Bantuan dan Penanganan Pascagempa Tepat Sasaran

Oleh: Ilham Kurniawan Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi penegasan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada laporan administratif, tetapi harus terlihat langsung di tengah masyarakat. Pada Rabu (26/8/2026), Prabowo meninjau kondisi warga terdampak gempa di Pulau Flores sekaligus memastikan bantuan, pelayanan kesehatan, pemulihan fasilitas umum, serta…

Read More