Sinergi Danantara dan PNM Perluas Jangkauan Kredit UMKM, Perkuat Rantai Nilai Nasional

Sinergi Danantara dan PNM Perluas Jangkauan Kredit UMKM, Perkuat Rantai Nilai Nasional

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat strategi pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui sinergi antara Danantara dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Langkah ini menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam membangun rantai nilai baru UMKM agar lebih terintegrasi dengan industri nasional dan mampu meningkatkan daya saing. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa…

Read More
Sinergi UMKM dan Kebijakan Ekonomi Nasional: Peran Danantara dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM

Sinergi UMKM dan Kebijakan Ekonomi Nasional: Peran Danantara dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM

Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan strategis yang terintegrasi. Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah peran Danantara dalam memperkuat ekosistem pembiayaan dan akses pasar bagi pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan bersaing di tingkat global. Dalam sejumlah kesempatan,…

Read More

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekspor dan Kesejahteraan

Oleh: Alexander Royce*) Gagasan besar pembangunan nasional kini menemukan momentumnya di desa. Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, Indonesia justru menatap masa depan dengan optimisme melalui penguatan ekonomi kerakyatan. Salah satu instrumen strategis yang kini menjadi tulang punggung transformasi tersebut adalah Koperasi Desa Merah Putih. Inisiatif ini bukan sekadar program, tetapi menjadi arsitektur baru…

Read More

Dari Desa ke Pasar Global: Koperasi Desa Merah Putih Tembus Ekspor

Oleh : Donsutoro Imanuel* Di tengah arus globalisasi yang semakin kompetitif, kisah keberhasilan sebuah koperasidesa menembus pasar ekspor menjadi bukti bahwa kekuatan ekonomi nasional tidakhanya bertumpu pada korporasi besar, tetapi juga tumbuh dari akar rumput. KoperasiDesa Merah Putih hadir sebagai representasi kebangkitan ekonomi berbasis komunitasyang mampu bertransformasi dari entitas lokal menjadi pemain yang diperhitungkan di pasar global. Perjalanan koperasi ini menunjukkan bahwa desa bukan lagi sekadarobjek pembangunan, melainkan subjek aktif yang mampu menciptakan nilai tambahdan daya saing internasional. Transformasi tersebut tidak terjadi dalam semalam. Berawal dari upaya menghimpunpetani dan pelaku usaha mikro di desa untuk memperkuat posisi tawar terhadaptengkulak, Koperasi Desa Merah Putih memulai langkahnya dengan membangun tata kelola yang profesional dan transparan. Prinsip gotong royong yang menjadi ruhkoperasi dipadukan dengan manajemen modern, termasuk pencatatan keuanganberbasis digital dan sistem kontrol mutu produk yang ketat. Perubahan pola pikir inilahyang menjadi fondasi penting sebelum koperasi berani melangkah ke pasar yang lebihluas. Produk unggulan koperasi yang semula hanya dipasarkan di tingkat kabupaten kinimampu menembus pasar mancanegara. Komoditas olahan pertanian dan produkturunan berbasis kearifan lokal menjadi daya tarik tersendiri di pasar global yang semakin menghargai produk berkelanjutan dan beretika.  Dengan dukungan fasilitasi dari Kementerian Koperasi dan UKM serta promosi dagangyang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, koperasi ini mulaimengikuti pameran internasional dan business matching dengan calon pembeli luarnegeri. Dari sinilah kontrak ekspor perdana berhasil diraih, membuka babak baru dalamperjalanan koperasi desa tersebut. Akselerasi ekspor non tambang Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru. Dari kawasan pesisir Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Awunio resmi melepas ekspor perdana arang tempurung kelapasebanyak 50 ton senilai Rp 750 juta melalui Pelabuhan New Port Kendari, Sabtu, 21 Februari 2026. Wakil Gubernur Sultra, Hugua, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim PercepatanEkspor Sulawesi Tenggara mengatakan Kopdes Merah Putih Awunio tercatat sebagaikoperasi desa kedua di Indonesia yang berhasil menembus pasar ekspor, sekaligusyang pertama di kawasan Indonesia Timur. Capaian ini menjadi bukti untuk kita bahwadesa mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah jika dikelola secara profesionaldan terintegrasi Keberhasilan menembus ekspor tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatananggota, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian desa. Lapangankerja baru tercipta, terutama bagi perempuan dan generasi muda yang sebelumnyamemilih merantau ke kota. Rantai pasok lokal pun semakin hidup karena kebutuhanbahan baku, pengemasan, hingga logistik melibatkan pelaku usaha di sekitar desa. Dengan demikian, koperasi berfungsi sebagai simpul ekonomi yang menggerakkanberbagai sektor sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Digitalisasi menjadi kunci penting dalam memperluas jangkauan pasar. Melalui platform pemasaran daring dan pemanfaatan media sosial, koperasi mampu membangun citramerek yang kuat dan menjangkau pembeli lintas negara tanpa harus sepenuhnyabergantung pada perantara. Transparansi proses produksi dan cerita mengenai asal-usul produk desa menjadi nilai tambah yang diapresiasi konsumen global. Di era ekonomi berbasis narasi dan keberlanjutan, kisah tentang pemberdayaan petani dan komitmen terhadap praktik ramah lingkungan justru menjadi daya saing utama. Program Koperasi Merah…

Read More
Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Keluarga, Produk Desa Tembus Pasar Internasional

Koperasi Desa Merah Putih Perkuat Ekonomi Keluarga, Produk Desa Tembus Pasar Internasional

Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak kemandirian dan ketahanan keluarga. Program ini ditegaskan bukan sekadar wadah usaha, melainkan instrumen strategis negara untuk membangun fondasi ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki…

Read More
Koperasi Desa Merah Putih Tembus Ekspor, Bukti Daya Saing Desa Meningkat

Koperasi Desa Merah Putih Tembus Ekspor, Bukti Daya Saing Desa Meningkat

Jakarta – Pemerintah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih yang mencatatkan ekspor perdana pada awal tahun 2026. Capaian tersebut menjadi indikator nyata meningkatnya daya saing produk desa sekaligus bukti bahwa program penguatan ekonomi berbasis koperasi berjalan efektif dan terarah. Ekspor perdana dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih Awunio, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara,…

Read More

Insentif Ramadan: Bentuk Perlindungan Sosial Hingga Penggerak Ekonomi

Oleh: Adnan Ramdani )* Ramadan selalu menghadirkan dinamika khas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di satu sisi, bulan suci ini menjadi momentum spiritual untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial. Namun di sisi lain, Ramadan juga membawa konsekuensi ekonomi yang tidak kecil, mulai dari peningkatan konsumsi rumah tangga, lonjakan harga komoditas tertentu, hingga tekanan pada kelompok…

Read More

Insentif Ramadan dan Strategi Menahan Tekanan Ekonomi Musiman

Oleh : Rivka Mayangsari*) Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu menghadirkan dua wajah sekaligus: spiritual dan ekonomi. Di satu sisi, masyarakat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan. Di sisi lain, aktivitas konsumsi meningkat signifikan, perputaran uang melonjak, dan mobilitas masyarakat mencapai puncaknya. Pemerintah membaca dinamika tahunan ini bukan sekadar sebagai tradisi, melainkan sebagai momen strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi…

Read More
Insentif Ramadan Dikucurkan, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran dan Berdampak Ekonomi

Insentif Ramadan Dikucurkan, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran dan Berdampak Ekonomi

Jakarta – Pemerintah resmi mengucurkan paket insentif ekonomi selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan ini mencakup dukungan fiskal, stimulus sektor transportasi, serta penguatan stabilitas harga pangan guna memastikan aktivitas ekonomi tetap bergerak positif di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci.Presiden…

Read More
Insentif Ramadan dan Lebaran Digelontorkan, Ekonomi Dijaga Tetap Stabil

Insentif Ramadan dan Lebaran Digelontorkan, Ekonomi Dijaga Tetap Stabil

Jakarta – Pemerintah kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan insentif Ramadan dan Lebaran 2026. Gelontoran stimulus fiskal dan berbagai program perlindungan sosial dinilai menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, tekanan inflasi, serta potensi gejolak harga bahan pokok yang kerap terjadi pada periode musiman. Kebijakan ini tidak hanya berfungsi sebagai…

Read More