Stabilitas Pangan dan Energi Terjaga, Masyarakat Diimbau Bijak Konsumsi

JAKARTA – Momen perayaan Idulfitri 2026, pemerintah pusat dan daerah terus memperkuat berbagai langkah strategis guna memastikan stabilitas pasokan pangan dan energi tetap terjaga. Upaya tersebut dilakukan melalui pengendalian inflasi, penguatan distribusi bahan pokok, hingga penyediaan program pangan murah agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak…

Read More

Bijak Konsumsi untuk Menjaga Stabilitas Pangan dan Energi

Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Bijak dalam mengonsumsi bukan sekadar pilihan gaya hidup, melainkan kebutuhan strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan energi di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Perubahan iklim, gangguan rantai pasok, fluktuasi harga komoditas, serta peningkatan jumlah penduduk menjadi faktor yang terus menekan ketersediaan sumber daya. Dalam konteks ini, perilaku konsumsi masyarakat memiliki peran…

Read More

Stabilitas Pangan dan Energi Diperkuat lewat Bijak Konsumsi

Oleh Rianti Asmara )* Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, penguatan stabilitas pangan dan energi menjadi agenda strategis yang tidak bisa ditawar. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta ketidakpastian ekonomi dunia telah memberikan sinyal kuat bahwa setiap negara, termasuk Indonesia, harus memperkuat ketahanan domestiknya. Oleh sebab itu, seruan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong bijak konsumsi energi…

Read More
Penguatan Industri Pengolahan Jadi Kunci Strategi Hilirisasi

Penguatan Industri Pengolahan Jadi Kunci Strategi Hilirisasi

Jakarta – Penguatan industri pengolahan dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong keberhasilan strategi hilirisasi nasional. Melalui pengembangan industri yang mampu mengolah sumber daya alam menjadi produk bernilai tambah tinggi, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan berupaya memperkuat struktur ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri Indonesia di pasar global. Salah satu upaya tersebut didorong melalui berbagai…

Read More
Hilirisasi Didorong untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekonomi Nasional

Hilirisasi Didorong untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekonomi Nasional

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat kebijakan hilirisasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus mempercepat transformasi struktur ekonomi nasional. Melalui berbagai proyek strategis yang mulai dijalankan pada tahun 2026, pemerintah menargetkan terciptanya industri dalam negeri yang lebih kuat, berdaya saing global, serta mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan…

Read More

Hilirisasi dan Jalan Menuju Ekonomi Bernilai Tambah

Oleh: Surya Muhammad Siregar )* Upaya Indonesia untuk keluar dari ketergantungan pada ekspor bahan mentah semakin menemukan momentumnya dalam beberapa tahun terakhir. Strategi hilirisasi yang didorong pemerintah menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi ekonomi nasional menuju struktur yang lebih kuat, berdaya saing, dan bernilai tambah tinggi. Dalam perspektif ekonomi makro, hilirisasi bukan sekadar kebijakan sektoral, melainkan…

Read More

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja, KEK telah menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan. Hinggaakhir 2025, total investasi di kawasan ini mencapai Rp335 triliun dan telah menyeraplebih dari 248 ribu tenaga kerja. Dengan penambahan kawasan baru, potensipenciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan industri tentu akan semakin besar. Di sektor industri pertambangan, komitmen terhadap hilirisasi juga diperkuat olehholding industri tambang nasional MIND ID. Perusahaan ini menjalankan strategiintegrasi industri dari hulu hingga hilir untuk memastikan bahwa pengelolaan sumberdaya mineral mampu menghasilkan nilai tambah yang maksimal. Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan bahwa integrasi industrimerupakan kunci bagi penguatan hilirisasi nasional. Beberapa proyek strategis yang sedang dikembangkan antara lain pembangunan fasilitas baterai kendaraan listrikmelalui Indonesia Battery Corporation di Karawang serta pengembangan fasilitaspengolahan bauksit hingga aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek-proyek tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun ekosistem industrimasa depan berbasis energi bersih. Namun hilirisasi tidak hanya terjadi di sektor mineral. Pemerintah juga mendorongstrategi serupa di sektor pertanian dan perkebunan. Menteri Pertanian Andi AmranSulaiman menegaskan bahwa kemajuan sektor pangan sangat bergantung padainovasi dan riset. Hal ini ditunjukkan melalui kesepakatan kolaborasi riset antaraKementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, sertaBadan Riset dan Inovasi Nasional. Melalui kolaborasi ini, pemerintah ingin memastikan bahwa hasil penelitian tidakberhenti di ruang akademik, tetapi benar-benar masuk ke industri dan menciptakannilai ekonomi baru bagi masyarakat. BRIN sendiri telah menghasilkan ratusan paten di bidang pangan yang siap dimanfaatkan untuk mempercepat hilirisasi komoditaspertanian. Pada sektor perkebunan, pemerintah juga mendorong pengembangan produkturunan dari komoditas strategis seperti tebu, kopi, kakao, kelapa, pala, dan lada. Hilirisasi di sektor ini berpotensi meningkatkan nilai tambah produk sekaligusmemperkuat kesejahteraan jutaan pekebun di seluruh Indonesia. Jika dilihat secara menyeluruh, kebijakan hilirisasi yang dilakukan pemerintahsebenarnya merupakan upaya membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat danberdaulat. Dengan memproses sumber daya alam di dalam negeri, Indonesia dapatmeningkatkan nilai ekspor, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat kapasitasindustri nasional. Hilirisasi bukan hanya soal industrialisasi, tetapi juga tentang masa depankesejahteraan bangsa. Dengan kebijakan yang konsisten, dukungan teknologi, sertakolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi, strategi hilirisasi berpotensimenjadi motor utama yang membawa Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. )*Penulis Merupakan Pengamat Ekonomi

Read More
Diskon Transportasi Lebaran Dorong Mobilitas dan Ekonomi Daerah

Diskon Transportasi Lebaran Dorong Mobilitas dan Ekonomi Daerah

Jakarta – Pemerintah menghadirkan kebijakan diskon transportasi selama periode Lebaran sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih terjangkau serta memperkuat perputaran ekonomi nasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat dapat menjalani…

Read More
Lebaran 2026, Pemerintah Hadirkan Diskon Transportasi untuk Permudah Mudik

Lebaran 2026, Pemerintah Hadirkan Diskon Transportasi untuk Permudah Mudik

Jakarta – Pemerintah resmi memberlakukan stimulus diskon tiket transportasi dengan potongan harga hingga 30 persen. Kebijakan ini dirancang untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pergerakan penumpang selama periode Lebaran. Langkah ini juga dinilai strategis dalam mendistribusikan arus mudik agar tidak terpusat pada waktu dan moda tertentu. Sejalan dengan itu, pemerintah juga memastikan…

Read More

Diskon Transportasi Lebaran: Mudik Mudah, Ekonomi Ikut Bergerak

Oleh: Asep Faturahman)* Pemerintah menghadirkan kebijakan strategis berupa diskon transportasi pada momen Lebaran 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan mudik berjalan lebih mudah, terjangkau, dan berdampak luas bagi perekonomian. Melalui paket stimulus yang dirancang dalam APBN 2026, pemerintah tidak hanya berfokus pada kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga pada penguatan aktivitas ekonomi nasional di awal tahun. Langkah ini…

Read More