Dukungan Menguat, MBG Didorong Jadi Pilar Ketahanan Generasi

Dukungan Menguat, MBG Didorong Jadi Pilar Ketahanan Generasi

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian mendapat dukungan luas dari kalangan ekonom dan pengamat pembangunan. Program ini dinilai bukan sekadar intervensi sosial jangka pendek, melainkan strategi besar dalam membangun fondasi sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang tangguh dan berdaya saing. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti,…

Read More

Pemerintah Siapkan Rp20 Triliun untuk Hapus Tunggakan BPJS Peserta Rentan

Pemerintah mempercepat program penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan dan memperkuat keadilan layanan publik. Kebijakan ini difokuskan pada peserta kelas 3 yang selama ini terbebani tunggakan dan kesulitan mengakses layanan kesehatan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 20 triliun untuk mendukung program tersebut. Ia…

Read More

Langkah Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan Demi Perlindungan Sosial

Pemerintah menyiapkan kebijakan penghapusan tunggakan iuran dan denda BPJS Kesehatan bagi peserta tertentu sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial. Kebijakan ini difokuskan pada peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3 yang selama ini mengalami kendala pembayaran. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah sedang menyusun rancangan peraturan presiden sebagai…

Read More

Pemutihan Iuran BPJS Kesehatan Jadi Solusi Tingkatkan Kepesertaan Aktif

Oleh: Gani Putra )* Kebijakan pemutihan iuran BPJS Kesehatan menjadi langkah strategis pemerintah Indonesia dalam memperkuat sistem perlindungan sosial nasional. Pemerintah Indonesia memandang kebijakan tersebut sebagai solusi konkret untuk meningkatkan kepesertaan aktif masyarakat. Pemerintah Indonesia juga berkomitmen memastikan akses layanan kesehatan tetap terjangkau dan merata. Upaya pemerintah Indonesia tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah peserta yang tidak aktif akibat tunggakan iuran….

Read More

JAKATARUB Ajak Generasi Muda Jadi Garda Depan Toleransi di Bulan Ramadan

Jakarta – Direktur Eksekutif JAKATARUB (Jaringan Kerja Antar Umat Beragama), Wawan Gunawan, mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi dan menjaga kondusivitas selama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa semangat keberagaman harus terus diperkuat, terutama di tengah dinamika sosial yang masih menyisakan sejumlah persoalan intoleransi di berbagai daerah. Momentum Ramadan, menurutnya, bukan hanya…

Read More

Perkuat Kebersamaan, Wujudkan Ramadan yang Aman dan Kondusif

Jakarta – Menyambut bulan suci Ramadan, berbagai elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, memperkuat persatuan, dan menciptakan suasana yang aman, damai, serta penuh toleransi. Direktur Eksekutif Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB), Wawan Gunawan mengatakan realitas toleransi di Indonesia menunjukkan dinamika yang perlu disikapi secara objektif. Di satu sisi, masih terdapat sejumlah peristiwa yang…

Read More

Direktur Eksekutif JAKATARUB: Bersama Jaga Stabilitas dan Kerukunan Selama Ramadan

Jakarta – Sudah tibanya bulan suci Ramadan, ajakan untuk menjaga kondusivitas sosial kembali mengemuka. Direktur Eksekutif Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB), Wawan Gunawan, mengingatkan pentingnya menjadikan Ramadan bukan hanya sebagai momentum ibadah, tetapi juga sebagai ruang memperkuat toleransi, keguyuban, dan kepedulian terhadap lingkungan. Wawan mengakui, praktik intoleransi masih terjadi di sejumlah daerah. “Kita melihat…

Read More

Menjemput Ramadhan dengan Pemulihan Martabat Korban Bencana Sumatera

Oleh: Dewi Kartika* Pemulihan masyarakat terdampak bencana di Sumatera menjadi wujud nyata komitmenmoral dan kemanusiaan bangsa menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah bergerak cepatdan terintegrasi memastikan warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dapatkembali menempati hunian yang layak, memperoleh layanan dasar yang optimal, sertamelanjutkan aktivitas sosial dan ekonomi dengan penuh kepercayaan diri. Pemulihan tidakhanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan rasa aman, kenyamanan beribadah, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat. Langkah ini menegaskanbahwa kehadiran negara hadir secara konkret dan menyeluruh, menjadikan pemulihanmartabat penyintas sebagai prioritas utama sekaligus simbol kebangkitan dan ketangguhanbersama menyambut Ramadan dengan semangat baru. Ribuan unit hunian sementara dipacu penyelesaiannya pada awal Februari 2026, didukungalokasi anggaran pemulihan dan dana kompensasi kerusakan rumah yang mencapai triliunanrupiah. Langkah tersebut menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar korban bencana, terutama hak atas tempat tinggal yang layak. Selain hunian, pemerintah juga mengarahkan fokus pada pemulihan sarana ibadah dan infrastruktur pendukung kehidupan sehari-hari. Masjid dan musala yang rusak ditempatkansebagai prioritas rehabilitasi agar shalat tarawih dan aktivitas keagamaan dapat berjalannormal.  Di saat bersamaan, normalisasi sungai, pembersihan lumpur, serta pembukaan akses wilayah terisolasi dikebut untuk memulihkan mobilitas warga dan distribusi logistik. Di daerah sepertiAceh Timur, pemenuhan air bersih menjadi perhatian utama guna memastikan kebutuhanwudu dan konsumsi masyarakat selama Ramadhan terpenuhi secara aman. Di luar peran negara, solidaritas sosial turut menguat melalui keterlibatan lembagakemanusiaan. Badan Amil Zakat Nasional menempatkan pemulihan Sumatera sebagaiprioritas menjelang Ramadhan.  Ketua BAZNAS RI Noor Achmad memandang rangkaian bencana tersebut sebagai panggilankemanusiaan yang menuntut respons cepat dan berkelanjutan. BAZNAS mengonsolidasikanseluruh sumber daya zakat untuk Sumatera, memperkuat respons darurat sejak hari-hari awalbencana, sekaligus menyiapkan program pemulihan jangka menengah agar penyintas dapatbangkit dengan lebih baik. Pendekatan kemanusiaan tersebut diterjemahkan secara konkret di lapangan. Di bawahkoordinasi pimpinan BAZNAS bidang pendistribusian dan pendayagunaan, Saidah Sakwan, ratusan personel dan tenaga medis diterjunkan ke wilayah terdampak, termasuk daerah yang sulit dijangkau.  Distribusi makanan siap santap, pengoperasian dapur umum, penyaluran air bersih, layanankesehatan, hingga penyediaan fasilitas komunikasi darurat menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan hidup penyintas. Skala intervensi tersebut menunjukkan bahwapemulihan martabat tidak terpisah dari pemenuhan kebutuhan paling dasar manusia. Memasuki fase pemulihan, BAZNAS juga menyiapkan program Kampung Cahaya Zakat berupa modular housing yang dilengkapi fasilitas keluarga, ruang ibadah, ruang pendidikan, serta ruang bersama.  Konsep tersebut menempatkan penyintas sebagai subjek pemulihan, bukan sekadar penerimabantuan. Dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, program tersebut diharapkanmenjadi fondasi pemulihan sosial yang lebih berkelanjutan, khususnya di…

Read More

Huntara dan Huntap Dikebut, Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Pulih Sebelum Ramadhan

SUMATERA — Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kuat negara dalam memastikan proses pemulihan sosial dan ekonomi berjalan optimal, sehingga warga dapat menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman sebelum Ramadan 2026. Kepala…

Read More

Ancaman Serius, Semua Pihak Waspadai Judi Daring Sasar Anak Muda

Jakarta – Judi daring kini menjadi ancaman serius yang secara masif menyasar anak muda di ruang digital. Dengan penetrasi internet yang mencapai sekitar 229 juta pengguna, generasi muda menjadi kelompok paling rentan terdampak. Karena itu, seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, platform digital, hingga keluarga, diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan. Menteri Komunikasi…

Read More