Kasus Air Keras Segera Disidangkan, Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum Tegas dan Transparan

Kasus Air Keras Segera Disidangkan, Pemerintah Pastikan Penegakan Hukum Tegas dan Transparan

Jakarta – Pemerintah memastikan penanganan kasus penyiraman air keras yang menjadi perhatian publik segera memasuki tahap persidangan melalui mekanisme peradilan militer. Langkah ini menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam menuntaskan perkara secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa proses hukum telah memasuki tahap akhir sebelum persidangan. Berkas perkara telah dinyatakan siap untuk dilimpahkan…

Read More

Pemerintah Pastikan Penanganan Kasus Air KerasBerjalan Adil dan Terbuka

Oleh: Agung Wicaksana )* Komitmen pemerintah dalam memastikan tegaknya keadilan kembaliditegaskan dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadapAndrie Yunus. Perhatian serius dari berbagai pihak menunjukkan bahwakasus ini tidak hanya dipandang sebagai tindak kriminal semata, tetapijuga sebagai ujian terhadap integritas sistem hukum di Indonesia. Dalamkonteks ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa proses hukumberjalan secara jujur, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan publik. Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa keadilanharus hadir secara nyata di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa proses hukum yang transparan bukan hanya menjadi kebutuhan korban, tetapijuga menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadapinstitusi negara. Oleh karena itu, pemerintah mendorong agar setiaptahapan penanganan perkara dilakukan secara akuntabel dan terbuka. Penegasan agar proses dilakukan terbuka muncul sebagai respons atasperkembangan kasus yang menimpa aktivis yang juga terlibat dalamorganisasi advokasi hak asasi manusia. Pemerintah melihat bahwa kasusini memiliki dimensi yang luas, sehingga penanganannya harus dilakukandengan kehati-hatian dan profesionalitas tinggi. Dalam pandanganpemerintah, transparansi bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dariupaya menjaga marwah hukum. Lebih lanjut, Gibran Rakabuming Raka juga menekankan pentingnyapenguatan sistem peradilan melalui pelibatan pihak-pihak profesionalyang memiliki rekam jejak dan integritas kuat. Kehadiran hakim ad-hoc dalam proses persidangan dinilai sebagai langkah strategis untukmemastikan objektivitas serta memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap hasil akhir proses hukum. Langkah ini sekaligus menunjukkanbahwa pemerintah tidak hanya fokus pada penyelesaian kasus, tetapijuga pada kualitas prosesnya. Di sisi lain, perkembangan penyidikan menunjukkan progres yang signifikan. Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, menyampaikan bahwa penyidikan yang dilakukan olehaparat telah mencapai tahap yang cukup maju. Berdasarkan koordinasidengan penyidik Puspom TNI, proses tersebut telah mencapai sekitar 80 persen. Hal ini mencerminkan keseriusan aparat dalam mengungkap faktasecara menyeluruh. Meski demikian, penyidik masih melengkapi sejumlah alat bukti pentingguna memperkuat konstruksi perkara. Hasil visum korban dari rumah sakitserta keterangan langsung dari korban menjadi elemen krusial yang harusdipenuhi. Kelengkapan bukti ini dinilai sebagai kunci untuk memastikanbahwa proses hukum berjalan secara akurat dan tidak menyisakan celahyang dapat merusak keadilan. Komnas HAM juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyidikan. Lembaga tersebut mendorong adanya ruang pengawasaneksternal sebagai bentuk akuntabilitas publik. Langkah ini dianggappenting untuk memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai prinsiphukum yang berlaku, sekaligus mencegah munculnya keraguan di tengahmasyarakat. Perkembangan lain yang memperkuat keyakinan publik adalah penetapanempat prajurit TNI sebagai tersangka dalam kasus ini. Langkah inimenjadi indikator bahwa proses penegakan hukum dilakukan secaraserius dan tidak pandang bulu, dengan penerapan pasal penganiayaansesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut mencerminkan komitmen institusi dalam menjagaprofesionalitas serta menjunjung tinggi prinsip keadilan. Penegakanhukum terhadap anggota institusi sendiri menunjukkan bahwa tidak adapihak yang berada di atas hukum. Hal ini menjadi pesan penting bagimasyarakat bahwa negara hadir dalam memastikan keadilan ditegakkantanpa diskriminasi. Sementara itu, Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, turutmenegaskan pentingnya proses hukum yang terbuka dan berkeadilan. Iamenyampaikan bahwa pemerintah mendorong agar peradilanberlangsung secara transparan, objektif, dan imparsial. Sikap ini sejalandengan upaya pemerintah untuk memastikan bahwa proses hukum tidakterpengaruh oleh intervensi dari pihak mana pun. Dalam penjelasannya, Natalius Pigai juga mengaitkan dorongan tersebutdengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar kasus inidiusut secara menyeluruh hingga tuntas. Arahan tersebut dipahamisebagai bentuk komitmen tertinggi dari pemerintah untuk memastikanbahwa keadilan benar-benar ditegakkan. Meski demikian, pemerintah tetap menjaga prinsip pemisahan kekuasaandalam sistem hukum. Proses peradilan sepenuhnya menjadi kewenanganaparat penegak hukum, sehingga tidak ada intervensi dari pihak eksekutifdalam menentukan jalannya persidangan. Prinsip ini menjadi pentinguntuk menjaga independensi lembaga peradilan serta memastikan bahwaputusan yang dihasilkan benar-benar berdasarkan fakta dan hukum. Selain itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian. Opini publik yang berkembang secaraprematur berpotensi mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memberikan ruang bagi aparatuntuk bekerja secara profesional dan menyelesaikan kasus ini secaraobjektif. Keseluruhan langkah yang diambil menunjukkan bahwa pemerintah tidakhanya berfokus pada penyelesaian kasus, tetapi juga pada penguatansistem hukum secara keseluruhan. Kasus ini menjadi momentum pentinguntuk menunjukkan bahwa negara memiliki kapasitas dan komitmendalam menegakkan keadilan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembagapengawas, proses penanganan kasus penyiraman air keras terhadapAndrie Yunus diharapkan dapat berjalan hingga tuntas. Lebih dari itu, proses ini juga diharapkan menjadi contoh bahwa keadilan dapatditegakkan secara terbuka, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkankepada masyarakat luas. *) Pengamat Hukum dan Keamanan Nasional

Read More

Langkah Tegas Pemerintah, Kasus Air Keras DitanganiSesuai Hukum

Oleh: Bilmi Tsaqila )* Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, terusmenjadi sorotan publik dan memicu beragam respons. Perhatian luas darimasyarakat menunjukkan bahwa perkara ini tidak hanya dilihat sebagaitindak pidana biasa, tetapi juga sebagai cerminan bagaimana negaramenegakkan hukum secara adil dan transparan. Dalam konteks ini, pemerintah mengambil langkah tegas dengan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Berbagai pandangan muncul, mulai dari dorongan agar perkara dibawa keperadilan umum hingga penegasan bahwa proses hukum terhadaptersangka anggota TNI harus tetap berjalan sesuai mekanisme yang sah. Pemerintah merespons dinamika ini dengan menekankan pentingnyanetralitas serta kepatuhan terhadap sistem hukum yang sudah diaturdalam perundang-undangan. Proses hukum yang berjalan menunjukkan adanya keseriusan aparatdalam menangani perkara ini. Pusat Polisi Militer TNI melanjutkan proses hukum terhadap para tersangka secara menyeluruh. Empat orang yang diduga sebagai pelaku merupakan prajurit aktif dari satuan BAIS dan telahdiserahkan ke Oditur Militer untuk menjalani tahapan selanjutnya dalamproses peradilan. Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwaseluruh rangkaian penyidikan telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses yang dilakukanoleh aparat telah mengikuti prosedur hukum secara sistematis dan tidakdilakukan secara terburu-buru. Pelimpahan perkara tidak hanya mencakup berkas administrasi, tetapijuga melibatkan para tersangka beserta barang bukti yang relevan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses penuntutan dapat berjalan secara komprehensif dan memiliki dasarhukum yang kuat. Empat tersangka yang telah dilimpahkan masing-masing berinisial NDP, SL, BHW, dan ES. Status mereka sebagai prajurit aktif menjadi dasarutama penentuan jalur peradilan yang digunakan. Pemerintahmemastikan bahwa seluruh proses ini dilakukan secara transparan danakuntabel, sehingga tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat. Sikap tegas pemerintah juga terlihat dari komitmennya untuk tidakmelakukan intervensi terhadap jalannya proses hukum. Menteri Hak AsasiManusia, Natalius Pigai, menegaskan bahwa pemerintah menjagaindependensi peradilan sebagai bagian dari prinsip negara hukum. Pandangan ini disampaikan dalam forum resmi bersama legislatif, yang menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menjaga batas kewenangan. Menurut Natalius Pigai, sejak awal pemerintah telah menunjukkan sikaptegas terhadap kasus ini. Ia melihat adanya keselarasan sikap antarakementerian, DPR, dan unsur politik lainnya dalam mendorongpenegakan hukum yang adil. Perhatian dari Presiden juga dinilai sebagaibentuk komitmen negara dalam memastikan bahwa keadilan ditegakkansecara menyeluruh. Lebih lanjut, Natalius Pigai menekankan bahwa pemerintah tidak memilikikewenangan untuk mengarahkan proses hukum ke jalur tertentu. Prinsiptrias politika menjadi landasan utama, sehingga setiap proses peradilanharus berjalan secara independen. Dalam konteks ini, pemerintah hanyamemastikan bahwa proses berlangsung sesuai aturan tanpa campurtangan. Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan ruang bagi aparat penegakhukum untuk bekerja secara profesional. Tekanan publik yang berlebihanberpotensi mengganggu objektivitas dalam penanganan perkara. Olehkarena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga sikap proporsionaldalam menyikapi perkembangan yang ada. Dari sisi yuridis, penanganan perkara ini tetap berada dalam ranahperadilan militer. Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Andri Wijaya, menilai bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang mengatur yurisdiksi berdasarkan subjek hukum. Dalam penilaiannya, penyelesaian kasus melalui peradilan militer masihberada dalam koridor hukum yang sah. Hal ini didasarkan pada ketentuanbahwa prajurit aktif yang melakukan tindak pidana akan diproses melaluimekanisme peradilan militer. Dengan demikian, proses yang berjalan saatini tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Penjelasan dari Andri Wijaya juga menegaskan bahwa seluruh tersangkadalam kasus ini berstatus sebagai prajurit aktif saat peristiwa terjadi. Kondisi ini memperkuat dasar hukum bahwa yurisdiksi peradilan militermenjadi pilihan yang tepat dalam menangani perkara tersebut. Selain itu, proses penuntutan akan dilakukan dengan mengedepankantransparansi, kepastian hukum, dan akuntabilitas. Aparat penegak hukumberkomitmen untuk membuka informasi kepada publik sepanjang tidakbertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini diharapkandapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Pemerintah melihat bahwa keterbukaan menjadi kunci dalam membangunlegitimasi hukum. Dengan adanya akses informasi yang memadai, masyarakat dapat memahami setiap tahapan proses yang dilakukan. Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk mencegah munculnya spekulasi yang dapat merusak persepsi publik. Langkah tegas yang diambil pemerintah dalam kasus ini mencerminkankomitmen terhadap penegakan hukum yang berkeadilan. Tidak ada ruangbagi perlakuan istimewa, dan setiap pihak yang terlibat tetap diprosessesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini menunjukkan bahwahukum benar-benar menjadi panglima dalam setiap penanganan perkara. Di tengah dinamika yang berkembang, pemerintah tetap konsistenmenjaga keseimbangan antara ketegasan dan penghormatan terhadapsistem hukum. Setiap tahapan dilakukan dengan mempertimbangkanaspek keadilan dan kepastian hukum, sehingga hasil yang dicapainantinya dapat diterima oleh semua pihak. Kasus ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa negarahadir dalam melindungi warganya. Dengan langkah yang terukur danberbasis hukum, pemerintah berupaya memastikan bahwa keadilan tidakhanya menjadi prinsip, tetapi juga terwujud dalam praktik. *) Peneliti Isu Strategis dan Hukum

Read More
Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka

Koperasi Merah Putih Perkuat UMKM, Akses Pasar Kian Terbuka

Jakarta – Program Koperasi Merah Putih terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan pihaknya meminta produk-produk UMKM diprioritaskan untuk masuk ke gerai Koperasi Merah Putih. “Penguatan koperasi kini harus masuk ke tahap yang lebih konkret, yakni operasionalisasi KDKMP dan pengembangan kolaborasi…

Read More
Koperasi Merah Putih Dorong UMKM Naik Kelas di Tingkat Desa

Koperasi Merah Putih Dorong UMKM Naik Kelas di Tingkat Desa

Jakarta – Upaya mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas terus diperkuat melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Program ini diyakini menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pentingnya keberpihakan terhadap produk UMKM dalam ekosistem koperasi. Ia meminta agar produk-produk lokal…

Read More

Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung UMKM dan Pasar

*) Oleh: Dimas Eka Permana Koperasi Merah Putih hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak untukmenjembatani kesenjangan antara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan akses pasar yang selama ini belum sepenuhnya inklusif. Dalam strukturekonomi nasional, UMKM merupakan tulang punggung yang menyerap tenaga kerjadan menjaga stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput. Namun demikian, keterbatasan akses distribusi, permodalan, serta lemahnya integrasi dalam rantaipasok kerap menjadi penghambat utama. Oleh sebab itu, transformasi koperasimenjadi penghubung strategis antara UMKM dan pasar menjadi langkah progresifyang tidak hanya relevan, tetapi juga krusial dalam memperkuat fondasi ekonomirakyat. Di tengah dinamika ekonomi global, pendekatan berbasis koperasi inimenunjukkan arah kebijakan yang berpihak pada pemerataan dan keberlanjutan. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong prioritas produk UMKM masuk ke geraiKoperasi Desa Merah Putih memperlihatkan keberpihakan kebijakan yang konkretdan terukur. Kebijakan ini tidak hanya membuka ruang pemasaran, tetapi jugamembangun sistem distribusi yang lebih adil bagi pelaku usaha kecil. Denganmenempatkan koperasi sebagai simpul distribusi, produk UMKM memiliki peluanglebih besar untuk menjangkau konsumen secara luas tanpa harus menghadapipersaingan yang timpang. Selain itu, penguatan koperasi yang berdampak langsungpada ekonomi warga mencerminkan orientasi pembangunan yang berbasiskesejahteraan kolektif. Dalam kerangka tersebut, koperasi tidak lagi berfungsi secarakonvensional, melainkan berkembang menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang produktif. Lebih jauh, dorongan agar gerakan koperasi masuk ke sektor UMKM menegaskanpentingnya integrasi antara kelembagaan koperasi dan aktivitas usaha produktifmasyarakat. Ketika koperasi terlibat langsung dalam proses produksi hinggadistribusi, maka efek ekonomi yang dihasilkan menjadi lebih luas dan berlapis. Hal inimenciptakan multiplier effect yang signifikan, mulai dari peningkatan pendapatanpelaku usaha hingga penguatan daya beli masyarakat. Di sisi lain, pengembangankoperasi sebagai pintu masuk untuk menghidupkan industri kecil di daerahmenunjukkan strategi yang berbasis potensi lokal. Dengan demikian, koperasi tidakhanya menjadi perantara ekonomi, tetapi juga katalisator bagi tumbuhnya industriberbasis kearifan lokal yang berdaya saing. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menempatkan koperasi sebagaihub pendampingan ekonomi rakyat memperkuat dimensi kelembagaan dalampengembangan UMKM. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai ruang pembinaan, edukasi, dan peningkatan kapasitas usaha. Melalui pendampingan yang terstruktur, pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitasproduk, efisiensi produksi, serta strategi pemasaran yang lebih adaptif. Selain itu, peran koperasi sebagai alternatif pembiayaan yang lebih sehat menjadi solusi atasketergantungan masyarakat terhadap skema pembiayaan informal yang berisikotinggi. Dengan demikian, koperasi mampu menghadirkan ekosistem ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. Di sisi lain, pernyataan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima dan UMKM Indonesia, Ali Mahsun, menegaskan pentingnya Koperasi Desa Merah Putih sebagaipusat aktivitas ekonomi desa. Kehadiran koperasi sebagai hub di tingkat desamemungkinkan terjadinya konsolidasi potensi ekonomi lokal yang selama ini tersebardan kurang terorganisir. Dengan adanya wadah yang terintegrasi, pelaku usaha dapatsaling terhubung, berkolaborasi, dan memperkuat jaringan distribusi di wilayahnyamasing-masing. Lebih dari itu, upaya menjaga perputaran uang tetap berada di desamenjadi strategi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal. Ketika potensiekonomi tidak keluar dari desa, maka dampak kesejahteraan dapat dirasakan secaralangsung oleh masyarakat setempat. Kemudian, konsep koperasi sebagai penghubung antara UMKM dan pasar jugamembuka peluang bagi digitalisasi ekonomi desa. Dalam era transformasi digital, koperasi dapat berperan sebagai agregator platform yang menghubungkan produklokal dengan pasar yang lebih luas melalui teknologi. Hal ini memungkinkan UMKM untuk tidak hanya bergantung pada pasar fisik, tetapi juga merambah pasar digital yang memiliki jangkauan lebih besar. Dengan dukungan infrastruktur dan literasidigital yang memadai, koperasi dapat menjadi motor penggerak digitalisasi UMKM di tingkat desa. Oleh karena itu, sinergi antara kebijakan pemerintah dan inovasiteknologi menjadi faktor kunci dalam memperkuat peran koperasi di era modern. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, koperasi, dan pelaku UMKM menjadi kuncidalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Pemerintah berperan sebagairegulator dan fasilitator, koperasi sebagai penghubung, serta UMKM sebagai pelakuutama ekonomi produktif. Sinergi ini harus dijaga agar tidak terjadi fragmentasikebijakan yang justru melemahkan efektivitas program. Dalam konteks ini, KoperasiMerah Putih menjadi simbol integrasi kebijakan yang mampu menyatukan berbagaikepentingan dalam satu kerangka pembangunan ekonomi kerakyatan. Dengan arahyang jelas dan dukungan yang konsisten, koperasi dapat menjadi instrumen strategisdalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan fungsi sebagai penghubung antara UMKM dan pasar, koperasi tidak hanyamemperluas akses ekonomi, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat di tingkat lokal. Dukungan kebijakan pemerintah yang berpihak, ditambah denganpartisipasi aktif masyarakat, menjadi modal utama dalam memastikan keberhasilanprogram ini. Pada akhirnya, koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkaninstrumen transformasi sosial yang mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraansecara merata. *) Pengamat Konsultan Pengembangan Koperasi.

Read More

Koperasi Merah Putih dan Penguatan Ekosistem UMKM Nasional

Oleh: Bara Winatha *) Koperasi Merah Putih diposisikan sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional. Program ini dirancang sebagai wadah ekonomi berbasis komunitas, juga sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan sektor produksi, distribusi, hingga pembiayaan, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi desa…

Read More
Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Stabilitas Ekonomi Terkendali Dihantam Gejolak Global

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Stabilitas Ekonomi Terkendali Dihantam Gejolak Global

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan gejolak global yang kian dinamis. Sinergi antara otoritas fiskal, sektor keuangan, serta dukungan aparat seperti TNI, Polri, dan BIN dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan ketahanan ekonomi tetap terjaga. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan arahan tegas kepada empat institusi…

Read More
Dampak Global Diantisipasi, Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga

Dampak Global Diantisipasi, Stabilitas Ekonomi Nasional Tetap Terjaga

Jakarta – Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pemerintah Indonesia menunjukkan respons yang sigap dan terukur dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Berbagai kebijakan strategis terus diperkuat guna memastikan ketahanan ekonomi tetap solid, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan masyarakat di tengah perubahan eksternal. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa pemerintah secara aktif…

Read More

Stabilitas Ekonomi Terjaga, Bukti Kinerja Pemerintah di Tengah Tekanan Global

Oleh : Ricky Rinaldi Dinamika ekonomi global dalam beberapa tahun terakhir telah bertransformasi menjadi medan yang penuh dengan ketidakpastian. Mulai dari pergeseran kebijakan moneter di negara-negara maju hingga ketegangan geopolitik yang berdampak pada rantai pasok dunia, tekanan terhadap negara berkembang menjadi semakin nyata. Namun, di tengah awan mendung ekonomi internasional tersebut, Indonesia justru muncul sebagai…

Read More