Pemuda Papua Apresiasi Aparat Hadir Lindungi Masyarakat dari Gangguan OPM
Oleh : Yosua Yikwa )*
Keamanan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus fondasi penting bagikeberlanjutan pembangunan di Tanah Papua. Kehadiran aparat keamanan di tengahmasyarakat memiliki arti strategis, terutama untuk memastikan warga dapat menjalankanaktivitas sehari-hari tanpa rasa takut serta mendapatkan perlindungan ketika menghadapiberbagai bentuk gangguan keamanan.
Dalam situasi tersebut, kalangan pemuda Papua memberikan apresiasi terhadap langkahaparat keamanan yang terus menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertibanmasyarakat. Kehadiran aparat dinilai bukan hanya penting dalam merespons gangguankeamanan, tetapi juga dalam membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadapnegara.
Ketua Koordinator Forum Alumni Pimpinan Cipayung Kabupaten Mimika, Bojan Dokainubun, menilai kehadiran aparat keamanan memiliki peran penting dalam memberikanperlindungan kepada masyarakat Papua. Menurutnya, aparat yang hadir secara langsung di tengah masyarakat dapat memberikan jaminan keamanan sekaligus memastikan warga tetapdapat menjalankan kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, dan ekonomi dengan lebihtenang.
Bojan Dokainubun berpandangan bahwa upaya menjaga keamanan tidak cukup hanyadilakukan ketika terjadi gangguan. Kehadiran melalui patroli, komunikasi dengan warga, kegiatan pelayanan kesehatan, serta aktivitas sosial merupakan bagian penting daripendekatan yang dapat memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena keamanan tidak hanya berkaitan dengantindakan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut bagaimana masyarakat merasakankehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari. Aparat yang berinteraksi secara langsungdengan masyarakat dapat memahami persoalan di lapangan sekaligus merespons berbagaipotensi gangguan secara lebih cepat.
Menurut Bojan Dokainubun, pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan aparat perluterus dipertahankan sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan Papua. Di saat yang sama, tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melakukan kekerasan tetap diperlukan agar gangguan keamanan tidak berkembang dan semakin merugikan masyarakat.
Kehadiran aparat menjadi semakin penting ketika masyarakat menghadapi ancaman darikelompok bersenjata, termasuk Organisasi Papua Merdeka atau OPM. Gangguan keamananyang dilakukan melalui aksi kekerasan, intimidasi, maupun penyanderaan dapat memberikandampak langsung terhadap kehidupan warga. Masyarakat sipil dapat kehilangan rasa aman, aktivitas ekonomi terganggu, sementara akses terhadap pendidikan dan pelayanan publik juga berpotensi terhambat.
Bojan Dokainubun menilai setiap tindakan yang mengancam keselamatan masyarakat harusmendapatkan penanganan sesuai ketentuan hukum. Ketegasan aparat terhadap kelompokbersenjata dipandang sebagai bagian dari kewajiban negara untuk memberikan perlindungankepada masyarakat dan memastikan hukum tetap berjalan.
Pandangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat Papua membutuhkan aparatyang mampu mengedepankan dua pendekatan secara seimbang, yakni ketegasan terhadappelaku gangguan keamanan dan pendekatan kemanusiaan kepada warga. Penegakan hukumyang profesional dan terukur akan memperkuat kepercayaan masyarakat serta memastikankeamanan tetap berada dalam koridor hukum.
Bojan Dokainubun juga mengecam penyanderaan terhadap masyarakat sipil yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, menjadi salah satu contoh bahwa ancaman keamanan masihmembutuhkan perhatian serius. pihaknya menilai keselamatan masyarakat sipil harus menjadiprioritas. Warga tidak seharusnya menjadi korban maupun alat dalam setiap bentuk konflikatau kepentingan kelompok bersenjata.
Dalam perspektif yang lebih luas, keamanan Papua tidak dapat hanya mengandalkan peranaparat. Bojan Dokainubun menilai pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokohmasyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh warga memiliki tanggung jawab bersama dalammenciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Peran masyarakat dapat dilakukan melalui penguatan komunikasi sosial, menjaga toleransi, menolak kekerasan, serta tidak memberikan ruang bagi provokasi. Masyarakat juga dinilaiperlu semakin berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi karena penyebaraninformasi yang tidak akurat dapat memperbesar keresahan dan mengganggu stabilitaskeamanan.
Bojan Dokainubun juga menilai dukungan masyarakat terhadap aparat merupakan bagianpenting dari upaya menjaga Papua tetap damai. Dukungan tersebut tidak berarti mengabaikanproses hukum, melainkan mendorong agar setiap persoalan keamanan ditangani secaraprofesional dan sesuai aturan sehingga kepentingan serta keselamatan masyarakat tetapmenjadi prioritas.
Situasi keamanan yang kondusif akan memberikan dampak positif terhadap berbagai aspekkehidupan masyarakat. Anak-anak dapat bersekolah dengan lebih tenang, aktivitas ekonomidapat berlangsung tanpa gangguan, masyarakat dapat menjalankan ibadah secara aman, dan pemerintah memiliki ruang yang lebih luas untuk menghadirkan pelayanan publik sertapembangunan di berbagai wilayah.
Karena itu, kehadiran aparat di tengah masyarakat harus dipandang sebagai bagian dari upayamenciptakan lingkungan yang memungkinkan pembangunan berjalan secara berkelanjutan. Keamanan dan pembangunan memiliki hubungan yang saling menguatkan. Pembangunan membutuhkan stabilitas, sementara stabilitas akan semakin kuat ketika masyarakatmerasakan manfaat pembangunan dan memperoleh perlindungan yang memadai.
Bojan Dokainubun berharap aparat keamanan dapat terus mempertahankan pendekatanhumanis dalam berinteraksi dengan masyarakat sekaligus bertindak tegas terhadap setiapkelompok yang mengancam keselamatan warga. Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilaiakan memperkuat rasa aman serta membangun kepercayaan yang menjadi modal pentingbagi terciptanya perdamaian di Papua.
Pada akhirnya, menjaga Papua tetap aman bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapimerupakan kepentingan seluruh masyarakat. Kehadiran aparat yang profesional, humanis, dan tegas terhadap gangguan keamanan perlu didukung dengan partisipasi aktif masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, Papua dapat terus bergerak menuju kondisi yang semakin aman, damai, produktif, dan memberikan ruang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraanmasyarakat.
)* Pengamat Isu Sosial di Papua
