Perbaikan Distribusi BBM di Sumatra Dukung KelancaranAktivitas Ekonomi dan Logistik
Oleh: Satria Kusuma )* Perbaikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah Sumatra mulai menunjukkan hasil yang semakin positif. Kelancaranpenyaluran energi yang terus membaik tidak hanya mempermudahmasyarakat memperoleh BBM, tetapi juga memberikan dampak langsungterhadap aktivitas ekonomi dan logistik yang sangat bergantung pada ketersediaan pasokan energi. Upaya percepatan distribusi yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, sertaberbagai pemangku kepentingan berhasil mengurangi antrean di sejumlahstasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), sekaligus menjagakesinambungan pasokan di wilayah yang sebelumnya mengalamikepadatan permintaan. Kondisi yang semakin terkendali terlihat di Sumatra Utara. Distribusi BBM yang sebelumnya menghadapi tantangan kini berlangsung lebih lancarseiring optimalisasi koordinasi antarlembaga dan peningkatan sistemoperasional di lapangan. Normalisasi penyaluran menjadi faktor pentingdalam memastikan mobilitas masyarakat, distribusi barang, hinggakegiatan usaha dapat berjalan tanpa hambatan akibat keterbatasanpasokan energi. Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, melakukan Management Walkthrough ke Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara dengan meninjau langsung Command Centersebagai pusat pemantauan distribusi BBM serta mengunjungi sejumlahSPBU di Kota Medan. Berdasarkan hasil pemantauan melalui sistempengawasan dan inspeksi lapangan, ia menilai antrean kendaraan telahberangsur normal, sementara pelayanan kepada masyarakat berlangsungsemakin efektif. Prabu menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruhpihak yang terlibat dalam percepatan distribusi. Menurutnya, fokus utamaperusahaan adalah memastikan masyarakat kembali memperoleh BBM secara mudah dan nyaman. Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan bahwa proses distribusi terus bergerak menuju kondisi yang lebih optimal berkat sinergi yang terjalin antara Pertamina, pemerintahdaerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan. Keandalan distribusi juga diperkuat melalui berbagai langkah operasional. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara mengoperasikanIntegrated Terminal Medan Group selama 24 jam, menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel Awak Mobil Tangki, serta mengoptimalkan suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe. Rangkaianlangkah tersebut dirancang untuk menjaga kelancaran distribusi hingga keSPBU dan memastikan pasokan tetap tersedia sesuai kebutuhanmasyarakat. VP Corporate Communication Pertamina Patra…
