admin

Survei Soroti Kepuasan Publik atas Program Pro-Rakyat 2 Tahun Prabowo-Gibran

Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden mencapai 79,3 persen. Survei yang dirilis pada 26 September 2026 tersebut menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan sejumlah program prioritas. Direktur Eksekutif INES Andri Gunawan mengatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden…

Read More

Survei Catat Kepuasan Publik 79,3 Persen Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Jakarta – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun pemerintahan tercatat mencapai 79,3 persen. Angka tersebut menjadi salah satu gambaran persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil tersebut berdasarkan survei Indonesia Network Election Survey (INES) yang dilaksanakan pada September 2026 di 36 provinsi…

Read More

Kepuasan Publik Atas 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pentingnya Program Kebutuhan Dasar

Oleh: Bagas Nurahman)* Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan pemerintah tercatat cukup tinggi, tetapi pada saat yang sama kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi ukuran penting yang menentukan bagaimana kinerja pemerintah dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Survei Indonesia Network Election Survey (INES) yang dilakukan pada 8–20 September 2026 terhadap 1.400 responden di…

Read More

Publik Puas atas 2 Tahun Prabowo-Gibran, Banyak Program Dirasakan Rakyat

Oleh: Alexander Royce*) Menjelang genap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2026, ukuran kepuasan publik kembali menjadi perhatian. Survei Indonesia Network Election Survey (INES) yang digelar 14–20 September 2026 mencatat 79,3 persen responden menyatakan puas terhadap kepemimpinan Prabowo. Tingkat kepercayaan kepada Presiden juga tercatat 82,1 persen. Survei melibatkan 1.400 responden di 36…

Read More

Mengawal Kesiapsiagaan Bencana Sebelum Hujan Ekstrem Datang

Oleh: Rizky Adinata Kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi perlu diperkuat sebelum hujan ekstrem datang, menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa musim hujan 2026/2027 memiliki pola yang perlu diwaspadai. Meski awal musim hujan diperkirakan berlangsung lebih lambat di sejumlah wilayah, jarak menuju puncak musim hujan relatif berdekatan sehingga potensi lonjakan curah hujan dapat meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gangguan…

Read More

Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Pemerintah Melindungi Warga

Oleh: Hendra Gunawan Kesiapsiagaan bencana semakin penting ditempatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah melindungi warga, bukan sekadar langkah darurat setelah bencana terjadi. Pengalaman berbagai kejadian menunjukkan bahwa kecepatan respons harus berjalan beriringan dengan pencegahan, mitigasi, penguatan logistik, dan pemulihan kehidupan masyarakat. Pandangan tersebut terlihat dari arahan Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat meninjau Posko Utama Penanggulangan Bencana…

Read More

Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat Jelang Awal Musim Hujan

Jakarta – Pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang awal musim hujan yang diperkirakan berlangsung mulai November hingga Desember 2026. Kewaspadaan diperlukan karena periode menuju puncak musim hujan relatif singkat dan berpotensi meningkatkan risiko banjir, tanah longsor, puting beliung, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan…

Read More

Pemerintah Ingatkan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi saat Musim Hujan

Jakarta – Pemerintah mengingatkan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi saat musim hujan. Penguatan koordinasi, pemantauan kondisi cuaca, kesiapan logistik, serta percepatan penanganan dan pemulihan menjadi langkah penting untuk mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat. Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan hal tersebut saat meninjau Posko Utama Penanggulangan Bencana…

Read More

Strategi RI Menahan Defisit Migas agar Neraca Dagang Tetap Kuat

Oleh: Bara Winatha*) Neraca perdagangan Indonesia menghadapi tantangan dari meningkatnya harga minyak dunia dan tingginya kebutuhan impor energi. Kondisi tersebut membuat defisit sektor migas berpotensi memberikan tekanan terhadap neraca perdagangan secara keseluruhan. Di tengah situasi tersebut, pemerintah mendorong peningkatan ekspor nonmigas, penguatan produk bernilai tambah, serta perluasan akses pasar internasional. Strategi tersebut menjadi penting agar…

Read More

Strategi Perdagangan RI Membawa Teknologi sampai ke Pasar Rakyat

Oleh : Muhammad Nofer Saputro *) Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara masyarakat bekerja, berproduksi, bertransaksi, hingga mengakses pasar. Perubahan tersebut membuat perdagangantidak lagi cukup dipahami sebatas aktivitas jual beli barang, tetapi juga sebagai bagian daritransformasi ekonomi yang membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, pelaku usaha, sertainfrastruktur digital. Dalam konteks tersebut, strategi perdagangan Indonesia perlu memastikanbahwa kemajuan teknologi tidak hanya dinikmati oleh perusahaan besar, tetapi benar-benarmenjangkau pelaku usaha hingga pasar rakyat. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai masyarakat perlu beradaptasidengan perkembangan AI dan teknologi yang bergerak cepat. Menurutnya, perubahan teknologitidak dapat dihindari sehingga kemampuan untuk mempelajari dan menyesuaikan diri menjadibagian penting dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi target pertumbuhan ekonomi dan Indonesia Emas 2045. Pandangan tersebut menunjukkan bahwa transformasi perdagangan pada akhirnya sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mampu memanfaatkanteknologi sebagai instrumen peningkatan produktivitas. Persiapan sumber daya manusia menjadi semakin penting karena Indonesia memiliki jumlahpenduduk usia produktif yang besar. Potensi demografi tersebut dapat menjadi kekuatanekonomi apabila diiringi pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan perkembanganteknologi. Sebaliknya, perubahan teknologi yang berlangsung cepat dapat menciptakankesenjangan apabila sebagian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, tidak memperolehkesempatan yang memadai untuk beradaptasi. Karena itu, digitalisasi perdagangan perlu ditempatkan sedekat mungkin dengan kehidupanmasyarakat. Pasar rakyat merupakan salah satu ruang strategis untuk memastikan transformasitersebut berlangsung secara inklusif. Ribuan pedagang yang menjalankan aktivitas ekonomisetiap hari menjadi bagian penting dari rantai perdagangan nasional. Ketika teknologi mampumasuk ke lingkungan pasar rakyat, manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara langsung melaluipengelolaan usaha yang lebih efisien, perluasan akses konsumen, hingga peluang pemasaranyang lebih luas. Pertanyaan mengenai sejauh mana teknologi telah menjangkau pusat perdagangan masyarakatdari Sabang sampai Merauke menjadi relevan dalam menyusun strategi tersebut. Digitalisasitidak seharusnya berhenti pada perdagangan melalui platform besar atau perusahaan dengankapasitas teknologi tinggi. Teknologi perlu hadir dalam aktivitas ekonomi yang paling dekatdengan masyarakat sehingga pedagang tradisional, UMKM, dan pelaku usaha lokal memilikikesempatan yang sama untuk berkembang. Strategi Kementerian Perdagangan yang menempatkan pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar internasional, serta dorongan dari lokal menuju global sebagai fokusperdagangan memberikan kerangka yang dapat memperkuat arah tersebut. Pasar domestikIndonesia yang besar merupakan kekuatan yang perlu dijaga, sementara akses terhadap pasar internasional perlu terus diperluas melalui kerja sama dan perjanjian perdagangan. Pada saatyang sama, produk dalam negeri perlu didorong agar mampu meningkatkan daya saing dan dikenal lebih luas di pasar global. Dalam konteks itu, teknologi dapat menjadi penghubung antara pasar rakyat dan pasar global. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan lokal dapat memperoleh akses pemasaranyang lebih luas melalui ekosistem perdagangan digital. Pelaku usaha di daerah tidak harusmeninggalkan karakter lokal produknya untuk memasuki pasar yang lebih besar. Sebaliknya, teknologi dapat digunakan untuk memperkenalkan keunggulan produk lokal kepada konsumen di berbagai wilayah, bahkan membuka peluang ekspor. Namun, perluasan perdagangan berbasis teknologi juga membutuhkan tata kelola yang aman dan bertanggung jawab. Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai Manajemen PerdaganganStrategis atau Strategic Trade Management (STM) dapat mendukung program pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, serta agenda dari lokal menuju global. Kerangka tersebutjuga dinilai dapat memperkuat kepercayaan mitra dagang terhadap produk Indonesia sekaligusmembuka peluang bagi dunia usaha, termasuk UMKM, untuk memasuki pasar internasional. Perkembangan AI, semikonduktor, teknologi strategis, dan pengolahan mineral kritis membuatkeseimbangan antara keterbukaan perdagangan dan keamanan menjadi semakin penting. Menurut Budi Santoso, pengembangan STM Indonesia diarahkan berbasis risiko sehinggapengendalian perdagangan strategis tidak berubah menjadi hambatan bagi perdagangan, industrialisasi, penelitian, inovasi, maupun akses terhadap teknologi. Pendekatan bertahap juga diperlukan agar dunia usaha dan institusi memiliki ruang untuk menyesuaikan diri. Pada titik ini, transformasi teknologi dan penguatan tata kelola perdagangan seharusnya berjalanberiringan. Teknologi memberikan peluang untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing. Sementara itu, sistem perdagangan yang aman memberikan kepastianbagi pelaku usaha dan meningkatkan kepercayaan mitra internasional. Keduanya menjadi bagianyang tidak terpisahkan dalam membangun ekosistem perdagangan yang berkelanjutan. Kerja sama regional juga memiliki peran penting. Keterlibatan Indonesia dalam RCEP,…

Read More