Ekonomi Hijau Jadi Motor Baru Pertumbuhan dan Investasi Nasional

Jakarta – Pemerintah terus mendorong ekonomi hijau sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru sekaligus penggerak investasi nasional. Transformasi menuju ekonomi rendah karbon tidak hanya diarahkan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menggerakkan…

Read More

Investasi Hijau Jalan Ekonomi Indonesia Tumbuh Tanpa Korbankan Masa Depan

Oleh: Miftakhul Jannah*) Investasi hijau semakin menjadi bagian penting dalam strategi Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Perkembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS), penguatan ekosistem pembiayaan berkelanjutan, serta hadirnya instrumen pasar modal berbasis lingkungan menunjukkan bahwa agenda pertumbuhan ekonomi mulai diarahkan agar tidak hanya mengejar peningkatan produksi dan investasi, tetapi juga memperhitungkan…

Read More

Energi Terbarukan dan Industri Hijau Buka Babak Baru Investasi Nasional

Oleh: Melki Nursahid Indonesia sedang memasuki fase penting dalam pembangunan ekonomi. Transformasi energi tidak lagi sekadar agenda untuk mengurangi emisi, tetapi telah menjadi bagian strategis dari upaya memperkuat kedaulatan energi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, serta membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah, kebijakan pemerintah untuk mempercepat…

Read More

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bantuan Sosial Lebih Tepat Sasaran

JAKARTA — Pemerintah terus membenahi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meningkatkan akurasi penetapan penerima bantuan sosial (bansos). Perbaikan dilakukan menyusul munculnya keluhan masyarakat terkait pengelompokan tingkat kesejahteraan atau desil yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi ekonomi keluarga. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung perbaikan DTSEN…

Read More

DTSEN Diperbaiki, Pemerintah Respons Keluhan Masyarakat soal Desil

JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial kembali dibuktikan lewat langkah cepat merespons keluhan warganya. Menyikapi dinamika perubahan status desil dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pemerintah pusat langsung mengambil langkah perbaikan. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyatakan protes masyarakat tidak dipandang sebagai kegagalan sistem, melainkan instrumen penyempurnaan program. “Pemerintah melihat…

Read More

Pembenahan DTSEN, Jalan Menuju Subsidi yang Lebih Berkeadilan

Oleh: Bara Winatha*) Pemerintah terus melakukan pembenahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketepatan sasaran kebijakan perlindungan sosial dan subsidi. Perbaikan basis data menjadi penting karena pengelompokan kesejahteraan masyarakat melalui desil digunakan untuk menggambarkan posisi relatif keluarga sekaligus menjadi salah satu rujukan dalam perumusan dan penyaluran berbagai kebijakan pemerintah. Dengan…

Read More

Pembenahan DTSEN: Bukti Pemerintah Mendengar Keluhan Rakyat

*) Oleh : M Dava Firdaus Keluhan masyarakat mengenai bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, warga yang merasa layak tetapi belum menerima bantuan, hingga penerima yang dinilai sudah tidak sesuai kondisi ekonominya, selama ini menjadi persoalan yang berulang. Masalah tersebut tidak selalu berarti program pemerintah tidak berjalan, tetapi menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat terus…

Read More

Pemerintah Presiden Percepat Pemulihan Penyintas Gempa NTT Secara Terpadu

Flores, NTT – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penanganan bencana yang dilakukan secara terpadu. Upaya tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara aman dan aktivitas sosial ekonomi berangsur pulih. Bagi Presiden Prabowo,…

Read More

Pemulihan Penyintas Gempa NTT Dikebut, Negara Jaga Hak Dasar Penyintas

Jakarta – Pemulihan kehidupan para penyintas gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut melalui penanganan terpadu. Negara memastikan hak dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi, mulai dari kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial, sekaligus memperkuat pemulihan menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono mengatakan…

Read More

Molinas Jadi Simbol Keberanian Pemerintah Membangun Industri Masa Depan

Oleh : Antonius Utomo Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Agustus 2026 menjadi salah satu penandapenting dalam perjalanan transformasi ekonomi Indonesia menuju era industri berteknologitinggi. Kehadiran Molinas tidak hanya dimaknai sebagai peluncuran sebuah produkkendaraan listrik, tetapi juga sebagai simbol keberanian pemerintah dalam membangunfondasi industri masa depan yang berbasis inovasi, kemandirian teknologi, dan penguatanrantai pasok nasional. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, langkah inimenunjukkan bahwa Indonesia tidak ingin sekadar menjadi pasar bagi produk teknologidunia, melainkan berupaya menjadi pemain utama yang mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri.  Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pandangantersebut mencerminkan arah pembangunan nasional yang tidak lagi hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga pada kemampuan mengolah pengetahuan menjadikekuatan ekonomi baru. Karena itu, pengembangan industri kendaraan listrik diposisikansebagai bagian dari strategi besar untuk memperkuat daya saing Indonesia dalam ekonomiglobal yang semakin berbasis teknologi. (Kementerian Pertahanan RI) Keberanian pemerintah terlihat dari pendekatan yang ditempuh dalam membangun ekosistemMolinas. Program ini tidak dirancang sebagai proyek jangka pendek atau sekadar peluncuransatu merek kendaraan listrik. Molinas hadir sebagai ekosistem menyeluruh yang mencakupmanufaktur, pengembangan komponen, industri baterai, pembiayaan, distribusi, hinggadukungan infrastruktur pengisian daya. Pendekatan tersebut menunjukkan keseriusanpemerintah dalam memastikan bahwa manfaat ekonomi dari perkembangan industrikendaraan listrik dapat dirasakan secara luas oleh pelaku usaha nasional, industri pendukung, hingga masyarakat sebagai pengguna akhir.  Di sisi lain, pengembangan Molinas juga memperkuat agenda hilirisasi yang selama inimenjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yang sangat besar, termasuk nikel yang menjadi bahan utama baterai kendaraanlistrik. Dengan membangun industri kendaraan listrik secara terintegrasi, pemerintahberupaya memastikan bahwa nilai tambah dari sumber daya tersebut dapat dinikmati di dalam negeri. Kebijakan ini sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai industri baru yang mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan kapasitas produksi nasional, dan memperkuatposisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik.  Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengatakanIndonesia memiliki pengalaman dalam mengembangkan proyek kendaraan nasional yang mendapat perhatian besar ketika pertama kali diluncurkan. Optimisme terhadap Molinas juga didukung oleh berbagai proyeksi ekonomi yang menjanjikan. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan ekosistemMolinas berpotensi menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp150 triliun pada periode 2026–2031. Selain itu, program ini diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 215 ribu lapangankerja di sektor manufaktur, komponen, baterai, serta infrastruktur pendukung kendaraanlistrik. Dari sisi fiskal, penggunaan motor listrik secara luas juga berpotensi menghematsubsidi bahan bakar minyak hingga Rp82,2 triliun dalam kurun waktu 2027–2037. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik bukan hanyaagenda lingkungan, melainkan juga strategi ekonomi yang memiliki dampak nyata bagipembangunan nasional.  Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengatakan program Motor Listrik Nasional (Molinas) memberikan penghematan subsidi BBM sebesar Rp82,2 triliun, dalam kurun waktu 2027 hingga 2037, serta dengan asumsi 11 juta unit beroperasi pada tahun2037. Selain memberikan penghematan subsidi BBM, katanya, ekosistem program inidiperkirakan memberikan nilai ekonomi hingga Rp150 triliun sepanjang 2026–2031, sertamenciptakan sekitar 215 ribu lapangan kerja di sektor manufaktur, komponen, baterai, dan infrastruktur pengisian daya. Pembangunan industri masa depan tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Karena itu, konsep “Indonesia Incorporated” yang diusung Presiden Prabowo menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan Molinas. Konsep ini menekankan pentingnyakolaborasi antara pemerintah, BUMN, swasta, akademisi, lembaga riset, dan pelaku usahadalam membangun kekuatan nasional. Melalui kerja sama lintas sektor tersebut, Indonesia berupaya menciptakan ekosistem inovasi yang mampu menghasilkan produk berdaya saingtinggi sekaligus mempercepat transfer teknologi kepada industri dalam negeri….

Read More