Prabowo Pastikan Dana Kedaulatan Perkuat Posisi Ekonomi Indonesia Global

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat posisi ekonomi Indonesia di tingkat global melalui pengelolaan dana kedaulatan atau sovereign wealth fund (SWF) yang dinilai semakin besar dan strategis. Langkah tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di masa depan. Presiden Prabowo menyebut Indonesia kini…

Read More

Ekonomi ala Prabowo Kian Tangguh, Dana Kedaulatan RI Masuk Lima Besar Dunia

Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa fondasi ekonomi nasional terus menunjukkan penguatan di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Salah satu indikator penting yang menjadi sorotan pada tahun 2026 adalah keberhasilan Indonesia memperkuat dana kedaulatan nasional atau sovereign wealth fund (SWF) melalui Danantara Indonesia hingga masuk jajaran lima besar dunia. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa aset…

Read More

Dana Kedaulatan dan Pertaruhan Indonesia Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru

Oleh: Yusuf Rinaldi Indonesia tengah memasuki babak baru dalam perjalanan ekonomi. Di tengahketidakpastian global akibat konflik geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, hinggaperang dagang yang kembali meningkat, pemerintah justru mencoba membangunoptimisme melalui langkah strategis, yaitu membentuk dan memperkuat dana kedaulatan nasional atau sovereign wealth fund (SWF) melalui Badan PengelolaInvestasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai nilai aset Danantara yang telahmenembus USD1.000 miliar (sekitar Rp17.500 triliun) menjadi bukti nyata bahwaIndonesia kini bertransformasi dari sekadar pasar besar dunia menjadi kekuatanekonomi global baru yang mandiri, tangguh, dan memiliki kapasitas investasistrategis jangka panjang. Di panggung global, pencapaian luar biasa ini sukses mengubah peta persepsiinternasional terhadap peta kekuatan ekonomi Indonesia. Jika selama bertahun-tahun kekayaan investasi sovereign wealth fund identik dengan negara-negara kaya minyak di Timur Tengah, kini Indonesia melangkah di arena yang sama denganstrategi yang jauh lebih komprehensif. Melalui konsolidasi aset negara yang solid, sinergi BUMN yang kuat, lompatan besar hilirisasi industri, serta penguatan ekonomidomestik berbasis desa, Indonesia membuktikan bahwa kemakmuran dapatdibangun dari kekuatan bangsa sendiri. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwapembentukan Danantara bukan sekadar proyek ekonomi biasa, melainkan fondasijangka panjang untuk memperkuat kedaulatan nasional. Pernyataan bahwa manfaatterbesar baru akan terlihat dalam 10 hingga 20 tahun mendatang menunjukkanbahwa pemerintah sedang membangun arsitektur ekonomi yang melampaui sikluspolitik lima tahunan. Langkah tersebut menjadi relevan karena Indonesia saat ini memiliki momentum yang relatif kuat. Stabilitas harga pangan lebih terkendali dibandingkan banyaknegara berkembang lain, ketahanan pangan mulai menunjukkan perbaikan, dan hilirisasi sumber daya alam perlahan menghasilkan nilai tambah baru bagiperekonomian nasional. Dalam konteks itulah, dana kedaulatan menjadi instrumenpenting untuk memastikan surplus kekayaan nasional tidak habis untuk konsumsijangka pendek, melainkan diinvestasikan kembali demi generasi mendatang. Model seperti ini sebenarnya telah terbukti berhasil di berbagai negara. Norwegia, misalnya, mampu mengubah kekayaan energi menjadi dana investasi raksasa yang menopang kesejahteraan masyarakat lintas generasi. Singapura juga berhasilmenjadikan pengelolaan aset negara sebagai mesin pertumbuhan ekonomi melaluiTemasek Holdings dan GIC. Indonesia kini mencoba membangun jalannya sendiridengan karakter ekonomi yang lebih besar dan kompleks. Yang menarik, pemerintah tidak hanya berbicara mengenai angka besar, tetapi juga menghubungkannya dengan agenda ekonomi kerakyatan. Peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk menjadi simbol bahwapembangunan ekonomi nasional tidak hanya berpusat di kota besar atau sektorindustri modern. Pemerintah ingin memastikan bahwa kekuatan ekonomi nasionaljuga bertumpu pada desa, koperasi, petani, dan UMKM. Melalui penguatan koperasi desa, pemerintah mencoba membangun ekosistemdistribusi pangan, logistik, pembiayaan murah, hingga penyerapan hasil panendalam satu rantai ekonomi nasional yang lebih terintegrasi. Jika berhasil, koperasitidak lagi sekadar menjadi simbol ekonomi rakyat, tetapi benar-benar menjadiinstrumen penggerak ekonomi nasional. Di sisi lain, kehadiran Danantara juga menjadi momentum reformasi besar-besaranterhadap tata kelola BUMN. Selama puluhan tahun, persoalan klasik BUMN adalahtumpang tindih bisnis, inefisiensi, terlalu banyak anak perusahaan, serta rendahnyaproduktivitas aset negara. Karena itu, gagasan menjadikan Danantara sebagaisuperholding BUMN dinilai banyak ekonom sebagai langkah strategis untukmengakhiri era fragmentasi pengelolaan aset negara. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan INDEF, Rizal Taufikurahman, menilaiDanantara berpotensi menjadi mesin investasi nasional baru yang mampumemperkuat hilirisasi dan industrialisasi nasional. Bahkan, optimalisasi aset BUMN disebut dapat mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1,6 persen. Angka ini tentu bukan sekadar statistik, melainkan potensi penciptaanlapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat, dan perluasan kelas menengahIndonesia. Pandangan serupa juga muncul dari Pengamat Ekonomi Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, yang melihat Danantara sebagai instrumen penyederhanaanstruktur BUMN yang selama ini terlalu gemuk dan tidak efisien. Konsolidasi tersebutdiyakini dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperbesar dayasaing BUMN…

Read More

Dana Kedaulatan dan Masa Depan Kemandirian Ekonomi Indonesia

*) Oleh: Dinda Paramita Pembentukan dana kedaulatan nasional yang dikelola Danantara menjadi salah satulangkah strategis paling penting dalam perjalanan ekonomi Indonesia menuju negara maju. Di tengah ketidakpastian global, perang dagang, dan gejolak ekonomiinternasional yang semakin kompleks, keberadaan sovereign wealth fund memberikanruang yang lebih luas bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasionalsecara mandiri. Langkah ini bukan sekadar pengelolaan aset negara dalam skalabesar, melainkan juga penegasan bahwa Indonesia mulai bergerak dari posisi negara pengekspor sumber daya menjadi negara yang mampu mengelola kekayaan nasionalsecara terukur dan berorientasi jangka panjang. Dengan demikian, arahpembangunan ekonomi nasional tidak lagi hanya bergantung pada siklus komoditasmaupun tekanan pasar global yang fluktuatif. Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini memiliki dana kedaulatan dengan nilai aset mencapai 1.000 miliar dolar AS yang dikelola melaluiDanantara. Nilai tersebut bahkan disebut lebih besar dibandingkan dana serupa yang dimiliki beberapa negara kaya seperti Arab Saudi, Qatar, maupun Singapura. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki fondasiekonomi dan aset strategis yang sangat besar apabila dikelola secara terintegrasi dan profesional. Selama bertahun-tahun, kekuatan aset nasional sering kali tersebardalam berbagai lembaga dan perusahaan negara tanpa arah konsolidasi yang kuat. Kini, pemerintah mulai menempatkan aset-aset tersebut dalam kerangka pengelolaanmodern yang memungkinkan nilai ekonominya terus bertumbuh dan memberikanmanfaat lintas generasi. Selain itu, kehadiran Danantara mencerminkan perubahan paradigma pembangunannasional yang lebih visioner. Jika sebelumnya pengelolaan kekayaan negara cenderung berfokus pada kebutuhan jangka pendek dan pembiayaan rutin, makapembentukan dana kedaulatan menunjukkan orientasi baru menuju investasi produktifberjangka panjang. Pendekatan seperti ini lazim diterapkan negara-negara yang memiliki visi pembangunan berkelanjutan karena dana kedaulatan tidak hanyaberfungsi sebagai cadangan keuangan, tetapi juga instrumen strategis untukmemperkuat daya saing nasional. Dalam konteks Indonesia, langkah tersebut pentinguntuk memastikan bahwa kekayaan negara dapat dioptimalkan bagi pengembanganinfrastruktur, hilirisasi industri, transformasi energi, serta penguatan sektor produktiflainnya. Lebih jauh, pernyataan Presiden Prabowo bahwa manfaat pengelolaan aset ini baruakan terasa dalam 10 hingga 20 tahun mendatang menunjukkan adanya kesadaranpemerintah terhadap pentingnya pembangunan ekonomi lintas generasi. Kebijakanekonomi yang berorientasi jangka panjang memang kerap tidak langsungmenghasilkan dampak instan, namun justru menjadi fondasi utama bagi stabilitasnasional di masa depan. Negara-negara dengan sovereign wealth fund besar mampumenjaga kesinambungan pembangunan karena memiliki sumber pembiayaan yang lebih independen dan tidak semata-mata bergantung pada utang. Indonesia tampaknya mulai bergerak ke arah yang sama dengan membangun instrumenekonomi yang dapat menopang kepentingan nasional secara lebih berdaulat. Di sisi lain, keberadaan Danantara juga memperlihatkan upaya pemerintah untukmemperkuat tata kelola aset negara agar lebih efisien dan produktif. Selama ini, salah satu tantangan terbesar pengelolaan aset nasional adalah rendahnya optimalisasipotensi ekonomi dari berbagai aset strategis milik negara. Banyak perusahaan negara memiliki aset besar, tetapi belum mampu memberikan dampak maksimal terhadappertumbuhan ekonomi nasional. Dengan adanya konsolidasi pengelolaan melaluiDanantara, peluang peningkatan nilai aset menjadi semakin terbuka karenapendekatan investasi dapat dilakukan secara lebih terarah, terukur, dan profesional. Hal ini penting untuk memastikan bahwa aset negara tidak hanya menjadi simbolkekayaan, tetapi juga mesin pertumbuhan ekonomi yang nyata. Sementara itu, Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslanimenegaskan bahwa perjalanan Danantara difokuskan pada pengembangan berbagaiinisiatif strategis yang menjadi dasar transformasi pengelolaan aset negara. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Danantara tidak hanya diposisikan sebagailembaga investasi biasa, melainkan sebagai instrumen transformasi ekonominasional. Fokus pada penciptaan nilai jangka panjang menjadi sangat penting karenakeberhasilan dana kedaulatan tidak diukur dari keuntungan sesaat, tetapi darikemampuannya memperkuat kapasitas ekonomi negara dalam jangka panjang. Dalam konteks ini, Danantara dapat menjadi motor penggerak investasi nasional yang mampu menarik kepercayaan pasar sekaligus meningkatkan kredibilitas ekonomiIndonesia di tingkat global. Kemudian, keterlibatan Danantara dalam mendukung program prioritas pemerintahmemperlihatkan bahwa dana kedaulatan tidak hanya berorientasi pada keuntunganfinansial semata. Pemerintah tampak ingin memastikan bahwa pengelolaan asetnegara memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Kepercayaanpublik dan pasar internasional akan menjadi faktor penting dalam menentukankeberhasilan dana kedaulatan Indonesia di masa mendatang. Oleh karena itu, penguatan integritas kelembagaan menjadi syarat mutlak agar Danantara mamputumbuh sebagai lembaga investasi kelas dunia. Dengan demikian, pembentukan dana kedaulatan melalui Danantara mencerminkankeberanian pemerintah dalam menyiapkan fondasi ekonomi masa depan Indonesia. Kebijakan ini memperlihatkan bahwa Indonesia tidak lagi hanya berorientasi pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi mulai membangun sistem ekonomi yang lebihberdaulat dan berkelanjutan. Hal tersebut menempatkan Danantara sebagaiinstrumen pengelolaan aset negara yang diarahkan untuk memperkuat kapasitasinvestasi nasional dalam jangka panjang. Dengan fondasi tersebut, Indonesia memilikipeluang besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional sekaligusmenempatkan diri sebagai kekuatan ekonomi baru yang semakin diperhitungkan di tingkat global. *) Ekonom Makro dan Peneliti Kebijakan Fiskal.

Read More

KPAI: PP TUNAS Hadirkan Ruang Digital Lebih Aman dan Sehat bagi Anak Indonesia

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat perlindungan anak di era digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik atau PP TUNAS. Regulasi yang resmi diberlakukan sejak 28 Maret 2025 tersebut dinilai menjadi langkah strategis negara dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko ruang digital, mulai dari pornografi, kekerasan, hingga…

Read More

Prabowo Resmikan 1.000 Koperasi Desa Merah Putih demi Perkuat Ekonomi Rakyat

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) secara serentak di Kabupaten Nganjuk. Peresmian tersebut dinilai sebagai langkah besar dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Dalam sambutannya, Prabowo menyebut peluncuran ribuan koperasi itu sebagai tonggak bersejarah bagi pembangunan ekonomi desa di Indonesia. Ia menegaskan program tersebut berhasil diwujudkan…

Read More

Peresmian 1.000 Koperasi Desa Merah Putih Percepat Pemerataan Kesejahteraan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) secara serentak di Nganjuk. Peresmian tersebut dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat desa. Dalam sambutannya, Prabowo menyebut peluncuran ribuan koperasi itu sebagai tonggak bersejarah bagi ekonomi desa Indonesia. Ia menegaskan program tersebut berhasil diwujudkan dalam waktu…

Read More

Seribu Kopdes Merah Putih Hadirkan Harapan Baru bagiMasyarakat Desa

Oleh: Sekar Arundhati )* Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat langkah pembangunanekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan MerahPutih. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan peresmian simbolis 1.061 unit koperasi secara serentak di Kabupaten Nganjuk pada 16 Mei 2026. Pada hari yang sama, Presiden juga memimpin Panen Raya JagungSerentak Kuartal II di Kabupaten Tuban sebagai bagian dari penguatanketahanan pangan nasional berbasis desa. Dua agenda nasional tersebut memperlihatkan arah kebijakan pemerintahyang semakin fokus membangun kemandirian ekonomi masyarakat daritingkat desa. Pemerintah menilai desa harus menjadi pusat pertumbuhanbaru yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat distribusipangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secaraberkelanjutan. Peresmian lebih dari seribu koperasi desa menjadi salah satu capaianpenting pemerintahan Prabowo dalam mempercepat pembangunanekonomi berbasis kerakyatan. Keberadaan koperasi dinilai akanmembantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekaligusmemperkuat kemandirian desa di berbagai sektor usaha. Pemerintah menargetkan jumlah koperasi yang beroperasi terusmeningkat dalam beberapa bulan ke depan. Presiden Prabowo optimistispuluhan ribu koperasi dapat dioperasikan secara bertahap sebagai bagiandari penguatan ekonomi nasional berbasis desa dan kelurahan. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi pusatlayanan ekonomi masyarakat desa. Koperasi akan berperan dalamdistribusi kebutuhan pokok, penguatan usaha mikro dan kecil, hinggamendukung stabilitas harga barang di tingkat masyarakat. Dengan sistemekonomi berbasis gotong royong, koperasi diharapkan mampu menjadiinstrumen pemerataan pembangunan yang lebih efektif. Program Koperasi Desa Merah Putih juga dipandang selaras denganupaya pemerintah memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangannasional. Panen Raya Jagung Serentak yang digelar bersamaan denganperesmian koperasi menunjukkan adanya integrasi kebijakan antarapenguatan produksi pangan dan pembangunan kelembagaan ekonomimasyarakat. Pemerintah ingin memastikan hasil pertanian masyarakat dapat didukungdengan sistem distribusi dan kelembagaan usaha yang lebih kuat. Dengan demikian, petani tidak hanya fokus pada produksi, tetapi jugamemiliki akses terhadap pemasaran, pengolahan hasil, dan rantaidistribusi yang lebih efisien. Dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih juga datang darisektor kehutanan. Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki,menegaskan bahwa penguatan koperasi desa sejalan dengan agenda transformasi kelembagaan usaha masyarakat perhutanan sosial yang selama ini terus didorong pemerintah. *) Pemerhati Ekonomi Desa dan UMKM Kementerian Kehutanan memandang koperasi desa sebagai instrumenpenting untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan memiliki kelembagaan usahayang lebih profesional, mandiri, dan memiliki daya saing lebih tinggi. Program perhutanan sosial yang dijalankan pemerintah selama ini jugaterus menunjukkan perkembangan positif. Di Jawa Timur, kegiatanperhutanan sosial telah melibatkan lebih dari 133 ribu kepala keluargadengan cakupan lahan mencapai ratusan ribu hektare. Program tersebutdinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakatdesa di sekitar kawasan hutan. Pemerintah sebelumnya juga telah memperkuat sinergi antaraKementerian Kehutanan dan Kementerian Koperasi melalui nota kesepahaman terkait penguatan kelembagaan usaha dan peningkatankapasitas sumber daya manusia koperasi sektor kehutanan. Langkahtersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalammembangun ekonomi desa yang berkelanjutan. Hingga akhir 2025, pemerintah telah memberikan akses kelolaperhutanan sosial seluas lebih dari 8,3 juta hektare kepada masyarakatmelalui ribuan surat keputusan. Dari program tersebut, terbentuk lebih dari16 ribu Kelompok Usaha Perhutanan Sosial dengan nilai ekonominasional mencapai lebih dari Rp1,29 triliun. Rohmat Marzuki menilai penguatan koperasi akan mempercepattransformasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial menjadi entitas usahayang lebih modern dan produktif. Pemerintah ingin memastikanmasyarakat desa tidak hanya memperoleh akses kelola lahan, tetapi jugamemiliki kemampuan memperkuat rantai usaha mulai dari produksi hinggapemasaran. Dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih turut datang daripemerintah daerah. Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menilaikoperasi desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomimasyarakat hingga tingkat desa. Menurut Darmawangsyah, kehadiran koperasi dapat membantu menjagastabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuatdistribusi barang hingga wilayah pelosok. Pemerintah Kabupaten Gowasendiri telah memiliki 167 koperasi desa yang tersebar di seluruh desadan kelurahan. Pemerintah daerah berharap koperasi mampu menjadi penggerakekonomi kerakyatan berbasis desa sekaligus membuka peluang usahabaru bagi masyarakat. Sistem ekonomi gotong royong yang dibangunmelalui koperasi diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatsecara lebih merata. Darmawangsyah juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagaiprogram pemerintah pusat yang berpihak pada penguatan ekonomirakyat. Menurutnya, program koperasi desa memiliki manfaat besar bagimasyarakat karena memberikan akses ekonomi yang lebih luas danterjangkau. Langkah pemerintah menghadirkan ribuan Koperasi Desa Merah Putihmenunjukkan komitmen kuat dalam membangun Indonesia dari desa. Pemerintah tidak hanya fokus membangun infrastruktur fisik, tetapi jugamemperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat agar memiliki ketahanandan kemandirian yang lebih baik. Melalui koperasi desa, pemerintah berharap tercipta pusat-pusatpertumbuhan ekonomi baru yang mampu mengurangi kesenjanganpembangunan antarwilayah. Program tersebut juga menjadi bukti bahwapembangunan berbasis kerakyatan tetap menjadi prioritas utama dalammewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.

Read More

Prabowo Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa lewat 1.000 Koperasi Merah Putih

Oleh: Raksana Wibawa )* Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat langkah pemerintah dalammembangun ekonomi kerakyatan melalui peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih secara serentak di Nganjuk. Program tersebutmenjadi bagian penting dari strategi pemerintah untuk mempercepatpemerataan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuatfondasi ekonomi nasional dari tingkat paling bawah. Peresmian ribuan koperasi desa itu menunjukkan keseriusan pemerintahdalam membangun sistem ekonomi berbasis gotong royong yang modern, produktif, dan berkelanjutan. Dalam waktu kurang dari satu tahun sejakdigagas, program tersebut berhasil diwujudkan dengan dukungan fasilitasoperasional yang lengkap, mulai dari gedung, gudang, sistem distribusi, hingga kendaraan angkut logistik. Prabowo memandang keberhasilan operasionalisasi lebih dari seribukoperasi desa sebagai pencapaian penting yang belum pernah terjadisebelumnya dalam sejarah Indonesia. Pemerintah dinilai mampu bergerakcepat dari tahap perencanaan menuju implementasi nyata yang langsungdirasakan masyarakat. Meski awalnya pemerintah menargetkan sekitar 1.300 koperasi untukdiresmikan, Prabowo memilih hanya meresmikan koperasi yang benar-benar siap beroperasi. Langkah tersebut mencerminkan kehati-hatianpemerintah agar program berjalan optimal dan tidak sekadar mengejarangka semata. Pemerintah juga menilai kecepatan realisasi menjadi poin utama dalamkeberhasilan program ini. Dalam waktu sekitar tujuh bulan sejakpembangunan fisik dimulai, lebih dari seribu koperasi sudah dapatdioperasikan di berbagai daerah. Bahkan, secara keseluruhan lebih dari9.000 gedung koperasi dilaporkan telah siap secara fisik. Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadipenggerak baru aktivitas ekonomi masyarakat desa. Koperasi tidak hanyaberfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga akanmenjadi simpul layanan ekonomi rakyat yang terintegrasi dengan berbagaiprogram pemerintah. Melalui koperasi tersebut, masyarakat nantinya dapat memperoleh aksesterhadap sembako murah, LPG subsidi, pupuk subsidi, minyak goreng, layanan kesehatan, hingga distribusi pangan nasional. Model inidiharapkan mampu memangkas rantai distribusi panjang sekaligusmenjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat. Langkah pemerintah membangun koperasi desa juga dipandang sebagaiupaya memperkuat posisi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah. Dengan sistem kelembagaan yang lebih tertata, masyarakat desa memilikiruang lebih besar untuk mengembangkan usaha produktif danmeningkatkan daya saing ekonomi lokal. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menilai KoperasiDesa Merah Putih akan menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat di desa dan kelurahan. Menurutnya, koperasi tersebut bukan hanyamenyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi jugamembuka peluang usaha baru, memperkuat UMKM, serta menciptakanlapangan kerja. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri terus mempercepatpembentukan koperasi di berbagai wilayah. Dari target 3.059 koperasi, sebagian telah rampung dengan progres pembangunan yang terusbergerak maju. Pemerintah daerah optimistis percepatan pembangunankoperasi akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam pengembanganKoperasi Desa Merah Putih. Pemerintah ingin memastikan pembangunanekonomi tidak hanya terpusat di kota besar, melainkan tumbuh meratahingga tingkat desa dan kelurahan. Program koperasi desa juga diperkuat melalui sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari sektor kehutanan. Wakil Menteri Kehutanan,Rohmat Marzuki, menilai penguatan koperasi akan memperkokohkelembagaan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan, terutamamelalui pengembangan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Kementerian Kehutanan memandang program Koperasi Desa MerahPutih sejalan dengan agenda transformasi ekonomi masyarakat berbasisperhutanan sosial yang selama ini terus didorong pemerintah. Denganadanya koperasi yang kuat dan profesional, masyarakat sekitar kawasanhutan diharapkan memiliki akses usaha yang lebih luas dan berkelanjutan. Program perhutanan sosial sendiri telah melibatkan ratusan ribu kepalakeluarga di berbagai daerah, termasuk di Jawa Timur. Pemerintah melihatpotensi besar sektor tersebut untuk mendukung ketahanan pangannasional melalui pengembangan agroforestri dan penguatan usahaberbasis masyarakat. Hingga akhir 2025, pemerintah telah memberikan akses kelolaperhutanan sosial seluas lebih dari 8,3 juta hektare kepada masyarakatmelalui ribuan surat keputusan. Dari program itu, telah terbentuk lebih dari16 ribu Kelompok Usaha Perhutanan Sosial dengan nilai ekonominasional mencapai lebih dari Rp1,29 triliun. Penguatan koperasi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuathilirisasi hasil usaha masyarakat desa. Pemerintah ingin memastikanmasyarakat tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi jugamampu mengembangkan pengolahan, pemasaran, hingga aksespembiayaan secara mandiri. Sinergi antara Program Perhutanan Sosial dan Koperasi Desa MerahPutih diyakini mampu mempercepat pembangunan ekonomi hijauberbasis masyarakat. Pada saat yang sama, program tersebut jugamemperkuat ketahanan sosial dan ekonomi desa secara berkelanjutan. Melalui koperasi desa ini, pemerintahan Prabowo menunjukkan komitmenkuat dalam membangun ekonomi rakyat dari desa. Koperasi tidak lagidipandang sekadar lembaga ekonomi tradisional, melainkan instrumenmodern untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan, memperluaslapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa dari akar rumput. *) Pemerhati Ekonomi Desa dan UMKM

Read More

Pemerintah Siapkan Investasi Besar untuk Perkuat Ekonomi Kelautan

Gorontalo — Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam membangun ekonomi kelautan nasional melalui investasi besar-besaran di sektor perikanan dan kawasan pesisir. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia. Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa pemerintah akan memfokuskan investasi besar pada pengembangan ekonomi…

Read More