Ramadan Berjalan, Harga Bahan Pokok Dijaga Tetap Stabil

Ramadan Berjalan, Harga Bahan Pokok Dijaga Tetap Stabil

JAKARTA — Pemerintah memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga selama Ramadan 2026 melalui berbagai program intervensi pasar, distribusi logistik, serta sinergi lintas lembaga. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan pokok tersedia dengan harga terjangkau. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah…

Read More

Harga Bahan Pokok Terkelola Baik, Ramadan Kian Tenang

Oleh: Dewi Maharani* Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, stabilitas harga bahan pokok menjadiindikator utama kesiapan negara dalam menjaga ketahanan pangan sekaligusketenangan sosial. Tahun ini, optimisme publik bertumpu pada data dan kebijakanyang terukur. Pemerintah memastikan bahwa harga kebutuhan pokok relatifterkendali, stok melimpah, serta distribusi berjalan lancar. Kondisi tersebutmemperkuat narasi bahwa harga bahan pokok terkelola baik, sehingga Ramadan kian tenang dan masyarakat dapat menjalankan ibadah tanpa dibayangikekhawatiran lonjakan harga. Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa sebagian besar hargakomoditas pangan pokok secara nasional berada pada level aman. Pemerintahmemantau pergerakan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok(SP2KP) guna menjamin keterjangkauan daya beli seluruh lapisan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa transparansi informasi harga memungkinkan masyarakatmemeriksa perkembangan nilai barang pokok secara aktual dan akurat setiap hari. Penurunan harga MinyaKita menjadi Rp16.020 setelah sebelumnya sempatmenyentuh Rp16.800 menunjukkan efektivitas regulasi harga eceran tertinggisebesar Rp15.700. Menurutnya, koreksi harga tersebut menjadi indikator positifstabilitas inflasi pangan di tingkat konsumen. Stabilitas harga juga terlihat pada komoditas protein dan hortikultura. Harga dagingsapi nasional tercatat Rp133.618 per kilogram, masih jauh di bawah harga acuanpemerintah Rp140.000. Bawang putih berada di rata-rata Rp36.875 per kilogram, di bawah batas eceran tertinggi Rp38.000. Meski telur ayam ras berada di Rp30.570 per kilogram atau sedikit melampaui harga acuan Rp30.000, pemerintah memastikanpasokan dalam kondisi cukup sehingga tekanan harga tidak berkembang menjadigejolak. Kebijakan pasar murah Ramadan yang melibatkan 75 pemasok pangantanpa dukungan APBN turut memperkuat stabilitas. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pelaku usahamemungkinkan barang dijual dengan harga jauh lebih rendah dibanding hargapasaran reguler, sebagai wujud nyata kehadiran negara menjaga daya belimasyarakat di tengah efisiensi anggaran. Dari sisi hulu, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman untuk menyambutRamadan dan Lebaran 2026. Ia menyatakan bahwa produksi tinggi dan stokmelimpah menjadi jaminan stabilitas harga. Sembilan komoditas strategis tercatatsurplus hingga April mendatang, meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabairawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi kenaikan harga beras karena cadangannasional mencapai 3,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah dan lebih dari dua kali lipat kondisi normal yang berkisar 1 hingga 1,5 juta ton. Pemerintah juga menyiapkan 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram sebagai bantalan tambahan. Amran juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak menjual komoditas melampauiaturan Harga Eceran Tertinggi. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akanmemberi ruang bagi praktik penimbunan maupun spekulasi harga. Menurutnya, stokminyak goreng pemerintah mencapai 700 ribu ton dengan harga maksimalRp15.700, daging ayam memiliki harga acuan pembelian Rp40.000, dan daging sapiRp140.000. Kepastian angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa kebijakan hargadidukung oleh kapasitas produksi dan cadangan riil, bukan sekadar imbauanadministratif. Data Badan Pusat Statistik memperkuat optimisme tersebut. Potensi produksi padi sepanjang Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 17,65 juta ton Gabah Kering…

Read More

Mengawal Upaya Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Selama Ramadan

Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Bulan Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Peningkatan konsumsi rumah tangga, perubahan pola belanja, serta lonjakan permintaan terhadap komoditas pangan strategis menjadi fenomena rutin setiap tahun. Dalam situasi tersebut, menjaga stabilitas harga bahan pokok menjadi agenda penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ibadah dapat…

Read More
Pengamat Energi Nilai Visi Swasembada Energi Prabowo Perkuat Ketahanan Nasional

Pengamat Energi Nilai Visi Swasembada Energi Prabowo Perkuat Ketahanan Nasional

Jakarta – Pengamat Energi Godang Sitompul menilai visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada energi dan pangan merupakan langkah strategis menuju kemandirian serta ketahanan nasional yang berkelanjutan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional. Pengamat Energi, Godang Sitompul mengatakan keseimbangan antara konsumsi dan ketersediaan pasokan energi menjadi faktor krusial yang harus dijaga pemerintah. “Di tengah…

Read More
Program MBG Katalisator Positif bagi Industri Unggas

Program MBG Katalisator Positif bagi Industri Unggas

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi katalis positif bagi industri unggas nasional seiring meningkatnya kebutuhan pasokan daging ayam untuk puluhan juta penerima manfaat. Hal itu sejalan dengan proyek hilirisasi ayam yang bakal turut menopang suplai daging untuk MBG. CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, awalnya usul pengadaan proyek industri ayam terintegrasi datang…

Read More
MBG Tak Hanya Tingkatkan Gizi, Tapi Dorong Pertumbuhan Industri Unggas

MBG Tak Hanya Tingkatkan Gizi, Tapi Dorong Pertumbuhan Industri Unggas

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah tidak hanya berdampak pada peningkatan asupan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan industri unggas nasional. Kebutuhan protein hewani dalam jumlah besar untuk program tersebut mendorong peningkatan produksi telur dan daging ayam, sekaligus membuka peluang usaha bagi peternak dan pelaku industri pangan di berbagai…

Read More

MBG Tingkatkan Kesejahteraan serta Industri Pangan

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan gizi, kesejahteraan masyarakat, serta penguatan sektor industri pangan nasional. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga dirancang sebagai pengungkit ekonomi yang melibatkan petani, pelaku UMKM, serta rantai…

Read More

Program MBG sebagai Investasi Sosial dan Ekonomi Nasional

Oleh: Rivka Mayangsari *) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin dipandang sebagai langkah strategis negara dalam membangun fondasi kekuatan bangsa dari aspek paling mendasar, yakni kualitas gizi dan kesehatan masyarakat. Pemerintah menempatkan MBG bukan sekadar sebagai program bantuan konsumsi, melainkan sebagai investasi sosial dan ekonomi jangka panjang yang dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia…

Read More
Kunjungan kerja Presiden Prabowo Perkuat Posisi Indonesia dalam Peta Perdagangan Global

Kunjungan kerja Presiden Prabowo Perkuat Posisi Indonesia dalam Peta Perdagangan Global

Jakarta – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat menegaskan arah diplomasi perdagangan Indonesia di tengah dinamika dan fragmentasi ekonomi global. Lawatan ini diposisikan sebagai langkah strategis untuk memastikan setiap perundingan internasional benar-benar berpihak pada kepentingan nasional. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa Presiden memberikan penegasan tegas mengenai prinsip yang harus dipegang pemerintah…

Read More

Momentum Kunker Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Ekonomi di Pasar Global

Oleh: Dimas Saputra )* Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Washington DC pada 16 Februari 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di pasar global. Di tengah dinamika ekonomi dunia yang semakin terfragmentasi, langkah diplomasi yang terukur dinilai krusial untuk menjaga stabilitas dan memperluas ruang pertumbuhan nasional. Keberangkatan Presiden dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma bersama…

Read More