Survei Ungkap Kepuasan terhadap Prabowo di Berbagai Kelompok Masyarakat
Jakarta,- Hasil survei nasional dari dua lembaga menunjukkan mayoritas responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mencatat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan mencapai 65,4 persen, sedangkan Adidaya Institute melaporkan kepuasan terhadap Presiden sebesar 60,3 persen.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menyampaikan bahwa survei lembaganya mencatat 65,4 persen responden puas terhadap kinerja pemerintahan secara umum. Rinciannya, 58,6 persen menyatakan puas dan 6,8 persen sangat puas. Sementara itu, 32,5 persen menyatakan tidak puas atau sangat tidak puas, sedangkan 2,1 persen tidak menjawab atau belum menentukan penilaian.
“Jika digabungkan yang sangat puas dengan yang puas, totalnya ada 65,4 persen. Sementara ada sekitar 32,5 persen yang menyatakan tidak puas dan sangat tidak puas dengan kinerja pemerintahan secara umum,” kata Adi.
Survei PPI juga mencatat 65,2 persen responden puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, terdiri atas 62,3 persen yang menjawab puas dan 2,9 persen sangat puas. Sebanyak 67 persen responden menyatakan optimistis pemerintah mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik.
Dalam pemetaan program pemerintah, bantuan sosial menempati posisi pertama sebagai program yang dinilai paling baik oleh responden. Berikutnya adalah Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah gratis hingga perguruan tinggi, dan program cek kesehatan gratis. Hasil ini menunjukkan bahwa program bantuan sosial dan layanan publik menjadi bagian penting dalam penilaian responden terhadap kinerja pemerintah.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto mengungkapkan bahwa 60,3 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Sebanyak 36,2 persen menyatakan tidak puas, sedangkan 3,5 persen tidak memberikan jawaban.
“Di tengah tekanan ekonomi dunia dan keterbatasan sumber daya global, angka kepuasan terhadap Presiden Prabowo masih tergolong tinggi. Temuan ini sekaligus menjadi pembanding bagi sejumlah survei lain yang menunjukkan penurunan kepuasan publik terhadap Presiden,” kata Rahman.
Survei Adidaya Institute dilaksanakan pada 15–21 September 2026 dengan melibatkan 1.240 responden di 38 provinsi. Margin of error dilaporkan sekitar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Kedua hasil ini memberikan gambaran mengenai penilaian publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo, sekaligus menunjukkan masih adanya ruang evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah.
