admin

Danantara Mengubah Investasi Negara Menjadi Nilai Tambah bagi Rakyat

Oleh : Nofer Saputro Pengelolaan kekayaan negara memasuki babak baru ketika aset dan investasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak lagi semata-mata dipandang sebagai kumpulan entitas bisnis yang berdirisendiri, melainkan sebagai kekuatan ekonomi yang dapat diorkestrasi untuk menghasilkanmanfaat lebih besar bagi masyarakat. Kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya AnagataNusantara (Danantara) membawa harapan bahwa investasi negara dapat dikelola secara lebihterintegrasi, produktif, dan berorientasi jangka panjang. Dengan pendekatan tersebut, keuntunganfinansial tidak berhenti sebagai angka dalam laporan perusahaan, tetapi diterjemahkan menjadinilai tambah berupa lapangan kerja, peningkatan produktivitas, penguatan industri nasional, sertakesejahteraan rakyat. Optimisme tersebut memperoleh pijakan dari kinerja BUMN sepanjang 2025. Laba bersihgabungan BUMN dilaporkan mencapai Rp326 triliun atau meningkat 75,3 persen dibandingkantahun sebelumnya. Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan SidangBersama DPR-DPD RI pada 14 Agustus 2026 menilai capaian tersebut merupakan hasilpembenahan dan kerja keras, bukan sekadar permainan angka. Bagi publik, peningkatan kinerjaini penting karena menunjukkan bahwa reformasi tata kelola perusahaan negara mulaimemberikan hasil yang dapat diukur. Perbaikan tersebut sekaligus memperkuat keyakinan bahwaaset negara dapat dikelola secara lebih profesional untuk menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas. Sejumlah BUMN mencatatkan pertumbuhan yang menonjol. Pelindo tumbuh 169 persen, Pertamina 79,6 persen, Pegadaian 87,2 persen, dan BTN 43,9 persen. Sementara itu, Krakatau Steel berhasil berbalik dari posisi merugi menjadi mencatatkan keuntungan setelah menjalanirestrukturisasi dan penataan model bisnis. Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade menilailangkah Danantara terhadap Krakatau Steel telah berada di jalur yang tepat karena perusahaantersebut sebelumnya menghadapi kesulitan memperoleh pembiayaan. Perubahan tersebutmemperlihatkan bahwa restrukturisasi dan perbaikan tata kelola dapat mengubah perusahaanyang sebelumnya menjadi beban menjadi aset yang kembali produktif. Namun, keberhasilan Danantara tidak semestinya hanya diukur dari peningkatan laba BUMN. Justru tantangan yang lebih besar adalah memastikan keuntungan dan pertumbuhan nilai asetnegara memiliki hubungan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan bahwa BUMN bukan sekadar mesin pencetak uang. Orientasi terhadap rakyat harus menjadi bagian penting dari transformasi tersebut, termasukmelalui keberpihakan perbankan pelat merah terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Akses pembiayaan dengan biaya yang lebih terjangkau akan memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang, menciptakan pekerjaan, meningkatkan produksi, dan masuk ke dalam rantaipasok industri yang lebih besar. Pada titik inilah Danantara dapat memainkan peran strategis. Pengelolaan aset negara secaraterintegrasi memungkinkan perusahaan-perusahaan pelat merah dipandang sebagai sebuahportofolio yang saling melengkapi. Aset yang kurang produktif dapat ditata, perusahaan yang membutuhkan restrukturisasi dapat diperkuat, sementara investasi baru dapat diarahkan kepadasektor yang memiliki dampak berantai terhadap perekonomian. Ekonom CORE Indonesia Dipo Satria Ramli menilai investasi strategis tidak cukup dinilai berdasarkan besarnya keuntunganfinansial, tetapi juga berdasarkan kemampuan menciptakan multiplier effect, lapangan kerjaformal, peningkatan produktivitas, dan industrialisasi. Pandangan tersebut menjadi relevan ketika Indonesia tengah mendorong pertumbuhan ekonomiyang lebih tinggi. Target pertumbuhan 5,8–6,5 persen pada 2027 dan…

Read More

Danantara Perkuat Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus memperkuat perannya sebagai instrumen investasi strategis untuk mendorong transformasi ekonomi dan pembangunan nasional. Sepanjang 2026, Danantara diarahkan tidak hanya mengoptimalkan aset negara, tetapi juga mengorkestrasi investasi pada sektor yang memiliki dampak besar terhadap hilirisasi, ketahanan energi dan pangan, infrastruktur, pariwisata, serta penguatan industri nasional. Presiden…

Read More

Danantara Kawal Penyederhanaan BUMN agar Aset Negara Lebih Produktif

Jakarta – Transformasi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus didorong melalui proses streamlining atau penyederhanaan yang dikawal Danantara untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan. Langkah tersebut diarahkan agar aset-aset negara yang dikelola BUMN dapat ditata dan dimanfaatkan secara lebih optimal, produktif, serta mampu memberikan nilai tambah bagi negara. Presiden Prabowo Subianto menyebut efisiensi…

Read More

Ketahanan Energi 2027: Jalan Besar Indonesia Menuju Kemandirian Energi

Oleh: Hanan Alfawazi*) Ketahanan energi merupakan salah satu fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Tanpa pasokan energi yang cukup, terjangkau, dan dapat diandalkan, pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, arah kebijakan energi Indonesia pada 2027 memiliki arti strategis, bukan sekadar sebagai agenda sektoral, melainkan sebagai bagian…

Read More

Transformasi Energi 2027 Menjadi Bukti Negara Bergerak Mengurangi Ketergantungan Impor

Oleh: Aziz Rahman*) Ketika ketidakpastian geopolitik dan gejolak harga energi global terus membayangi perekonomian, pilihan Indonesia untuk memperkuat sumber energi domestik menjadi semakin relevan. Kebijakan transformasi energi yang diarahkan menuju 2027 bukan sekadar agenda teknis sektor energi, melainkan bagian dari strategi mengurangi ketergantungan pada impor, menjaga devisa, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Arah tersebut semakin…

Read More

Ketahanan Energi 2027 Diperkuat lewat Lifting Migas dan Transisi Energi Bersih

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui strategi peningkatan produksi minyak dan gas bumi sekaligus percepatan pengembangan energi bersih. Arah tersebut tercermin dalam target lifting migas dan pengembangan energi terbarukan yang menjadi bagian dari agenda energi nasional 2027. Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai target lifting minyak sebesar 610 ribu barel…

Read More

Pemerintah Perkuat Ketahanan Energi 2027 lewat B50, Bioetanol, dan EBT

JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati, termasuk penerapan mandatori biodiesel B50 yang direncanakan mulai 2027. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber energi domestik. Presiden Prabowo Subianto menegaskan besarnya kebutuhan devisa Indonesia untuk memenuhi impor BBM. Menurut Prabowo, nilai…

Read More

Pemerintah Tidak Main-Main Soal Keamanan Pangan MBG

Oleh: Bara Winatha*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi sekaligus membangun sumber daya manusia Indonesia. Besarnya cakupan penerima manfaat membuat aspek keamanan pangan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan program. Karena itu, pengawasan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemenuhan standar operasional, transparansi informasi,…

Read More

Ketegasan Pemerintah Menutup Dapur MBG Berdasakan Sistem dan Standar Mutu

*) oleh : Muhammad Dava Firdaus Penutupan sementara sejumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan semata-mata tindakan administratif, melainkan bagian dari sistem pengawasan untuk memastikan makanan yang diterima masyarakat aman, bergizi, dan layak dikonsumsi. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa dapur yang ditemukan tidak memenuhi ketentuan operasional maupun keamanan pangan dapat…

Read More

Tegas, Pemerintah Tutup Dapur MBG Bermasalah demi Keamanan Pangan Anak

JAKARTA — Pemerintah memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terhadap dapur yang belum memenuhi standar keamanan pangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak tetap aman sekaligus mencegah terulangnya kasus keracunan. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan sebanyak 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah ditutup karena tidak…

Read More