admin

PFII Disiapkan Jadi Mesin Baru Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jakarta – Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) disiapkan menjadi mesin baru untuk menggerakkan investasi dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pengembangan pusat keuangan berstandar global, pemerintah menargetkan PFII mampu menarik modal produktif, memperluas pembiayaan sektor riil, serta mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengatakan pembangunan PFII merupakan langkah strategis…

Read More

PFII Jadi Financial Hub Plus untuk Tarik Investasi Global ke Sektor Riil

Jakarta, – Pemerintah terus memperkuat langkah strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan dan investasi berkelas dunia melalui pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Berbeda dengan pusat keuangan di negara lain, PFII dirancang dengan konsep financial hub plus yang tidak hanya menjadi tempat berputarnya modal, tetapi juga terhubung langsung dengan potensi ekonomi riil,…

Read More

Kemitraan Prabowo-Putin Makin Erat, Ekonomi danIndustri Jadi Motor Kerja Sama

Oleh: Rani Wulandari )* Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Pertemuan ini menjadimomentum untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara melaluipeningkatan kerja sama perdagangan, investasi, energi, danpengembangan industri. Kehadiran Presiden Indonesia mendapat perhatian khusus daripemerintah Rusia. Penasihat Kebijakan Luar Negeri, Kremlin YuryUshakov, menyampaikan bahwa Prabowo akan hadir sebagai tamukehormatan utama dalam forum ekonomi tahunan tersebut. Ushakov menjelaskan, Prabowo akan mengikuti sesi pleno EEF bersamasejumlah pemimpin dan pejabat tinggi dari negara lain. Di antaranyaPerdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw, serta Wakil Perdana Menteri Tiongkok Ding Xuexiang. Posisi Prabowo sebagai tamu utama menjadi cerminan meningkatnyahubungan Indonesia dan Rusia. Undangan khusus dari Putin jugamemperlihatkan adanya perhatian terhadap peran Indonesia dalamdinamika ekonomi kawasan Asia-Pasifik. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan hubungan Indonesia dan Rusia terus dibangun melalui komunikasi langsung antarpemimpin. Menurutnya, kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF menunjukkan hubungan kedua negara yang semakin erat sekaligus posisiIndonesia yang kian diperhitungkan. Kunjungan ke Rusia juga bukan kali pertama Prabowo mendapat posisikhusus dalam forum ekonomi yang diselenggarakan negara itu. Teddy menyampaikan bahwa Prabowo sebelumnya telah dipercaya menjaditamu kehormatan dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF). Pemerintah Indonesia membawa kepentingan untuk meningkatkan kerjasama bilateral yang lebih konkret dan saling menguntungkan. Teddy menyebut sektor ekonomi, perdagangan, investasi, energi, serta bidangstrategis lain menjadi bagian dari ruang kerja sama yang akan terusdidorong. Perdagangan menjadi salah satu aspek penting dalam hubungan ekonomikedua negara. Penguatan hubungan politik dan komunikasi tingkat tinggiantara Prabowo dan Putin dapat menjadi landasan untuk memperluaspeluang pertukaran barang dan jasa sekaligus membuka akses pasaryang lebih besar. Investasi juga memiliki posisi penting dalam agenda hubungan bilateral. Indonesia membutuhkan investasi yang mampu memberikan nilai tambahbagi perekonomian nasional, sementara hubungan yang semakin dekatdengan Rusia membuka ruang bagi pelaku usaha kedua negara untukmenjajaki proyek baru. Pengembangan industri menjadi bagian yang tidak terpisahkan daripeluang tersebut. Kerja sama ekonomi yang diarahkan pada aktivitasproduksi dan pengolahan dapat memberikan dampak yang lebih luasdibandingkan hubungan perdagangan yang hanya berorientasi padatransaksi. Kehadiran delegasi bisnis Indonesia dalam EEF turut memperkuatpeluang itu. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov,menyampaikan bahwa Kamar Dagang dan Industri Indonesia akanmengirimkan delegasi besar untuk mengikuti forum di Vladivostok. Tolchenov berharap keterlibatan pelaku usaha Indonesia dapatmenghasilkan lebih banyak pertemuan bisnis dan pembahasan padatingkat business-to-business. Menurutnya, EEF perlu dimanfaatkan untukmembicarakan langkah praktis dalam menjalankan berbagai keputusanyang telah disepakati. Keterlibatan dunia usaha memberikan dimensi baru dalam hubunganIndonesia-Rusia. Kesepakatan yang dibangun pemerintah akan memilikidampak ekonomi lebih besar apabila dapat diteruskan melalui kerja samaperusahaan, investasi, serta proyek industri. Menurut Tolchenov, intensitas pertemuan antara Prabowo dan Putin memperlihatkan hubungan yang semakin erat. Ia memperkirakanpertemuan di Vladivostok akan menjadi pertemuan kelima keduapemimpin dalam kurun waktu dua tahun. Komunikasi rutin pada tingkat kepala negara dapat menjadi modal untukmempercepat pembahasan kerja sama ekonomi. Isu perdagangan, investasi, energi, dan industri membutuhkan koordinasi lintas sektorsehingga dukungan politik dari kedua pemimpin menjadi faktor pentingdalam menjaga kesinambungan kerja sama. EEF menjadi salah satu ruang untuk memperkuat posisi Indonesia dalamdinamika tersebut. Forum ini diarahkan untuk mendorong pembangunanekonomi kawasan Timur Jauh Rusia serta memperluas hubungan dengannegara-negara Asia-Pasifik. Tahun ini EEF mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untukKesejahteraan Masyarakat”. Presiden Putin berharap forum tersebutdapat menghasilkan gagasan yang mampu menciptakan peluang barubagi dunia usaha sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidupmasyarakat. Bagi Indonesia, forum itu memberikan kesempatan untuk memperluasjaringan ekonomi dengan Rusia dan negara-negara lain yang hadir. Kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama juga memperkuatruang diplomasi Indonesia untuk mendorong kerja sama yang lebihberorientasi pada hasil. Pertemuan Prabowo dan Putin nantinya menjadi salah satu titik pentingdalam rangkaian hubungan bilateral kedua negara. Pembahasan di tingkat pemimpin diharapkan mampu memberikan arah bagi penguatankerja sama yang kemudian dapat diterjemahkan oleh pemerintah danpelaku usaha. Dengan meningkatnya komunikasi politik serta keterlibatan dunia bisnis, peluang memperluas perdagangan dan investasi Indonesia-Rusiasemakin terbuka. EEF…

Read More

Dari Vladivostok, Prabowo Perkuat Fondasi KetahananEnergi Indonesia

Oleh: Mario Dewangga )* Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi Indonesia untukmemperkuat hubungan bilateral dengan Rusia, termasuk melaluipembahasan kerja sama di sektor energi. Pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi salah satuagenda penting dalam kunjungan Prabowo. Kedua pemimpin dijadwalkanbertemu di sela-sela Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di Vladivostok pada 1–4 September 2026. Penguatan ketahanan energi menjadi salah satu bidang yang memilikikepentingan strategis bagi Indonesia. Kerja sama dengan Rusiasebelumnya telah diarahkan pada pengembangan sektor energi dansumber daya mineral dalam jangka panjang, termasuk aspek ketahananenergi minyak dan gas serta hilirisasi. (Kementerian Sekretariat Negara) Pemerintah juga telah membuka peluang bagi Rusia untuk mengambilbagian dalam investasi infrastruktur energi di Indonesia. Pembahasansebelumnya mencakup pembangunan kilang dan fasilitas penyimpananenergi yang dinilai penting untuk memperkuat cadangan serta ketahananenergi nasional. (Kementerian Sekretariat Negara) Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. menjelaskan bahwa PresidenPrabowo membawa agenda untuk mendorong kerja sama bilateral yang lebih konkret dan memberikan keuntungan bagi kedua negara. Sektorekonomi, perdagangan, investasi, energi, serta bidang strategis lainnyamenjadi bagian dari ruang kerja sama yang akan diperkuat. Arah diplomasi itu ditempatkan dalam kerangka politik luar negeriIndonesia yang bebas aktif. Teddy menilai hubungan baik denganberbagai negara perlu diarahkan pada hasil yang memberikan manfaatnyata bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Rusia memandang Indonesia sebagai salah satu mitra penting danstrategis di kawasan Asia-Pasifik. Posisi Indonesia sebagai anggotaASEAN, bagian dari Global South, serta negara yang memiliki peranpenting di dunia Muslim turut memperkuat nilai strategis hubungan keduanegara. Kerja sama energi juga tidak hanya berkaitan dengan pemenuhankebutuhan pasokan. Pengembangan infrastruktur, peningkatan kapasitasindustri, pemanfaatan sumber daya, serta hilirisasi menjadi bagian pentinguntuk membangun fondasi energi yang lebih kuat dalam jangka panjang. Pertemuan Prabowo dan Putin karena itu memiliki arti penting dalammemastikan kesepakatan yang telah dibahas dapat bergerak menujuimplementasi. Kedua negara memiliki ruang untuk memperluaspembicaraan dari kesepakatan strategis menuju kerja sama yang menghasilkan manfaat ekonomi secara langsung. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyampaikanbahwa pertemuan bilateral Prabowo dan Putin kembali dijadwalkanberlangsung di sela-sela EEF. Pertemuan pada 3 September itudiharapkan menjadi ruang bagi kedua pemimpin untuk membahaspenguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor. Tolchenov juga menilai intensitas pertemuan antara Prabowo dan Putin menunjukkan eratnya hubungan Indonesia-Rusia. Dalam dua tahunterakhir, kedua pemimpin disebut telah beberapa kali melakukanpertemuan, yang memperlihatkan komunikasi tingkat tinggi berjalansecara berkelanjutan. Bagi Indonesia, kesinambungan komunikasi tersebut dapat menjadi modal diplomatik untuk mendorong kerja sama strategis, termasuk sektor energi. Hubungan antarpemimpin yang intensif membuka ruang bagipenyelesaian berbagai pembahasan teknis melalui dukungan politik di tingkat tertinggi. Tolchenov berharap pertemuan Prabowo dan Putin dapat menghasilkanlangkah nyata dari berbagai kesepakatan penguatan hubungan bilateral. Harapan itu sejalan dengan agenda pemerintah Indonesia yang menempatkan manfaat konkret bagi kepentingan nasional sebagai arahdiplomasi luar negeri. Selain pertemuan tingkat kepala negara, keterlibatan pelaku usahaIndonesia juga menjadi bagian dari rangkaian EEF. Kamar Dagang danIndustri Indonesia disebut akan mengirimkan delegasi besar untukmengikuti pertemuan serta diskusi bisnis dalam forum itu. Keterlibatan sektor swasta dapat memperkuat dimensi ekonomi darihubungan Indonesia-Rusia. Peluang investasi dan kerja sama energipada akhirnya membutuhkan keterlibatan dunia usaha agar kesepakatanantarpemerintah dapat diterjemahkan menjadi proyek yang memiliki nilaiekonomi. Perwakilan Provinsi Aceh juga dikonfirmasi akan berpartisipasi sebagaipembicara dalam sesi mengenai pembangunan kawasan di negara-negara Asia-Pasifik. Kehadiran berbagai pemangku kepentinganIndonesia menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi dalam EEF tidak hanyaberlangsung pada tingkat pemerintahan pusat. Penasihat kebijakan luar negeri, Kremlin Yury Ushakov, sebelumnyamengonfirmasi bahwa Prabowo akan menjadi tamu utama EEF ke-11. Iajuga menyampaikan rencana pertemuan bilateral antara Putin dan Prabowo di sela-sela forum pada 3 September. Prabowo dan Putin juga dijadwalkan menjadi pembicara kunci dalamforum ekonomi tersebut. Posisi itu memberikan ruang bagi Indonesia untuk menyampaikan kepentingan strategisnya sekaligus memperkuatkomunikasi ekonomi dengan Rusia. (Antara…

Read More

Presiden Prabowo ke Rusia, Dorong Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan, Investasi, dan Energi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, pada Selasa malam, 1 September 2026. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Rusia, termasuk melalui pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengatakan, Presiden Prabowo akan mendorong terwujudnya kerja sama bilateral yang konkret dan saling menguntungkan, terutama di sektor…

Read More

Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan EEF 2026, Buka Peluang Perluasan Investasi Rusia di Indonesia

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Kehadiran Presiden dalam forum ekonomi tahunan itu menjadi momentum untuk memperkuat hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang perluasan investasi Rusia di Indonesia. Penasihat Kebijakan Luar Negeri, Kremlin Yury Ushakov, menyampaikan Prabowo akan hadir bersama sejumlah pemimpin dan pejabat negara dalam sesi…

Read More

Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Narasi Kelompok ULMWP

PAPUA — Sejumlah tokoh Papua mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh narasi yang disampaikan kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), menyusul rencana pelaksanaan upacara rekonsiliasi di Port Vila, Vanuatu, pada November 2026. Agenda tersebut disebut berkaitan dengan pertemuan International Parliament for West Papua (IPWP). Rencana kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah pihak di Vanuatu,…

Read More

Tokoh Papua Tegaskan Agenda ULMWP Tidak Mewakili Masyarakat Papua

PAPUA – Sejumlah tokoh Papua mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi menyikapi rencana kegiatan yang digagas kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) di Port Vila, Vanuatu, pada November 2026. Masyarakat dinilai perlu mencermati setiap informasi secara bijak serta mengutamakan persatuan dan kedamaian di Tanah Papua. Rencana tersebut disebut berkaitan dengan pelaksanaan upacara rekonsiliasi…

Read More

Pemerintah Tegaskan Kericuhan Pascademo Diproses Berdasarkan Bukti

Jakarta — Pemerintah menegaskan penanganan kericuhan setelah aksi penyampaian pendapat pada 27 Agustus 2026 dilakukan berdasarkan bukti dan ketentuan hukum. Langkah tersebut bertujuan menjaga ketertiban sekaligus memastikan pihak yang diduga terlibat tindak pidana diproses secara objektif dan proporsional. Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto meminta pelaku diproses hukum secara tegas tanpa pandang bulu….

Read More

Negara Hadir: TNI, PU, BNPB, dan Masyarakat Bergerak Melawan Karhutla

Oleh : Antonius Utomo )* Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah Indonesia. Namun, situasi tersebut sekaligus menunjukkan semakin kuatnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi bencana. Negara hadir bukan hanya ketika api telah membesar, tetapi melalui rangkaian pencegahan, pemantauan, pemadaman, hingga pemulihan yang melibatkan berbagai…

Read More