Relaunching AMANAH Sukses Digelar, Wadah Pemuda Aceh Menuju Daya Saing Global

Relaunching AMANAH Sukses Digelar, Wadah Pemuda Aceh Menuju Daya Saing Global

Banda Aceh – Relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat atau AMANAH berlangsung dengan sangat meriah. AMANAH hadir sebagai wadah pemberdayaan generasi muda Aceh yang bertumpu pada inovasi teknologi, kewirausahaan berbasis komoditas lokal, sekaligus selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam hal hilirisasi industry. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dalam sambutannya mengatakan,…

Read More
Relaunching Program AMANAH, Menekraf: Ekonomi Kreatif Aceh Bagian dari Asta Cita Nasional

Relaunching Program AMANAH, Menekraf: Ekonomi Kreatif Aceh Bagian dari Asta Cita Nasional

Banda Aceh – Relaunching program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) mempertegas perannya anak muda Aceh sebagai motor penggerak kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi kreatif di Aceh. Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan ekonomi kreatif merupakan bagian Asta Cita Presiden dan hilirisasi tidak semata tentang tambang, tetapi bisa dilakukan untuk industri kreatif….

Read More
Pasca Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh

Pasca Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh

ACEH BESAR — Pasca Relaunching Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH), penguatan ekonomi kreatif berbasis hilirisasi dan kolaborasi lintas sektor langsung menjadi fokus utama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Aceh. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa AMANAH selaras dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,…

Read More
Relaunching AMANAH Jadi Momentum Besar Dorong Pemuda Aceh Tembus Pasar Global

Relaunching AMANAH Jadi Momentum Besar Dorong Pemuda Aceh Tembus Pasar Global

Aceh – Ketua Yayasan AMANAH Saifullah Muhammad mengatakan Relaunching AMANAH kali ini menjadi momentum strategis konsolidasi pengurus dan badan pekerja dalam memperkuat peran pemuda Aceh yang unggul, produktif, dan berdaya saing. Hal tesebut diungkapkan Ketua Yayasan AMANAH Saifullah Muhammad saat menyampaikan pidatonya dalam acara relaunching AMANAH di Aceh. Menurut Saifullah, diakui ada yang perlu divaluasi…

Read More
Relaunching AMANAH Jadi Pusat Kolaborasi, Aceh Bidik Peran Global di Industri Kreatif

Relaunching AMANAH Jadi Pusat Kolaborasi, Aceh Bidik Peran Global di Industri Kreatif

Aceh – Penguatan peran AMANAH sebagai pusat kolaborasi mulai menunjukkan arah konkret dalam mendorong pengembangan industri kreatif di Aceh. Setelah momentum relaunching, berbagai langkah strategis diarahkan untuk memastikan program berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing daerah. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa pengembangan sektor ini selaras dengan agenda nasional….

Read More

Transformasi Besar Dimulai! Relaunching AMANAH Aceh Jadi Game Changer Industri Kreatif

Aceh – Relaunching AMANAH Aceh yang telah digelar menjadi momentum strategis dalam memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya manusia unggul di daerah. Program ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong peningkatan tenaga kerja berkualitas serta hilirisasi industri kreatif sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi nasional. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa penguatan…

Read More

Relaunching AMANAH Buka Jalan Hilirisasi Kreatif dan Lapangan Kerja Berkualitas

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) di Aceh menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat arah pembangunanekonomi berbasis kreativitas sekaligus membuka peluang kerja yang lebihberkualitas. Kebijakan ini mencerminkan keseriusan negara dalam mendorongtransformasi ekonomi daerah melalui pendekatan yang terstruktur dan berorientasimasa depan. Momentum relaunching tidak sekadar seremoni, melainkan bagian dari upayaberkelanjutan untuk memastikan program pengembangan ekonomi kreatif berjalanlebih efektif. Pemerintah menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkanekosistem yang mampu mendorong produktivitas, inovasi, dan daya saing generasimuda. Dalam kerangka besar pembangunan nasional, sektor ekonomi kreatif kinidiposisikan sebagai salah satu pilar utama penciptaan lapangan kerja. Pendekatanini menjadi relevan di tengah perubahan struktur ekonomi global yang semakinberbasis pengetahuan dan keterampilan. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa penguatan sektorini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalammeningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pengembangan industri kreatif. Ia menilai bahwa industri kreatif memiliki potensi besar dalam menciptakan pekerjaanberbasis keterampilan yang terus berkembang. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pekerjaan di sektor kreatif tidak hanya soalkuantitas, tetapi juga kualitas. Penguatan skill menjadi faktor utama agar tenagakerja Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Dalam konteks Aceh, kehadiran AMANAH diharapkan menjadi katalis dalammeningkatkan kapasitas sumber daya manusia kreatif. Program ini dirancang untukmenjadi ruang pembelajaran sekaligus inkubasi bagi talenta lokal agar mampuberkembang secara optimal. Selain fokus pada pengembangan SDM, pemerintah juga menekankan pentingnyahilirisasi dalam sektor ekonomi kreatif. Hilirisasi dipandang sebagai langkah strategisuntuk meningkatkan nilai tambah dari produk-produk lokal. Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa Asta Cita juga menyoroti pentingnyahilirisasi sebagai upaya memperkuat struktur ekonomi. Ia menilai bahwa hilirisasitidak hanya berlaku pada sektor ekstraktif, tetapi juga dapat diterapkan dalamindustri kreatif. Ia menggambarkan bahwa produk-produk asing seperti fashion, parfum, film, hinggaaplikasi dapat dikembangkan menjadi karya lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan pendekatan ini, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsendalam rantai nilai global. Transformasi ini menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap produkluar negeri. Di sisi lain, hal ini juga membuka peluang besar bagi pelaku kreatif lokaluntuk berkembang. Di tingkat daerah, dukungan pemerintah provinsi menjadi faktor penting dalammemastikan keberhasilan program. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi kuncidalam memperkuat implementasi kebijakan. Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan bahwa relaunching AMANAH juga menandai peresmian gedung sebagai pusat kegiatan bersama. Ia menjelaskanbahwa fasilitas ini dirancang untuk mendukung kolaborasi lintas sektor di Aceh. Menurutnya, gedung AMANAH akan menjadi ruang sinergi antara pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasiini diharapkan mampu mempercepat pengembangan potensi daerah secara lebihterarah. Ia juga menilai bahwa relaunching ini menegaskan pentingnya kerja sama lintassektor dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi. Pendekatan kolaboratif dinilaisebagai solusi untuk menghadapi tantangan sosial ekonomi yang kompleks. Lebih jauh, Muzakir Manaf menjelaskan bahwa model kerja sama yang diusungmelalui AMANAH dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program yang terintegrasi diyakini mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan. Salah satu fokus utama pasca-relaunching adalah pengurangan angkapengangguran dan kemiskinan. Pemerintah daerah melihat bahwa ekonomi kreatifdapat menjadi solusi konkret untuk menciptakan lapangan kerja baru. Pendekatan ini juga memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak ekonomi. Dengan dukungan yang tepat, generasi muda dapat menjadi pelaku utama dalammenciptakan inovasi dan peluang usaha. Selain itu, keberadaan AMANAH juga memperkuat ekosistem kreatif yang lebihinklusif. Program-program yang dijalankan diharapkan mampu menjangkau berbagailapisan masyarakat. Dengan adanya hilirisasi kreatif, produk lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga identitas budaya….

Read More

Hilirisasi Ekonomi Kreatif: Jalan Strategis AMANAH Mendorong Kebangkitan Pemuda Aceh Menuju Indonesia Mandiri

Oleh Yohana Suliastri )* Pasca gelaran relaunching program Anak Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) dengan tema “Sinergi Muda Berdaya: Menciptakan Ekosistem Kreatif Anak Muda Aceh Unggul dan Hebat Menuju Indonesia Mandiri”, arah baru pembangunan ekonomi kreatif di Aceh menemukan momentumnya. Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya fase konsolidasi yang lebih terstruktur dalam membangun ekosistem kreatif berbasis…

Read More

Relaunching AMANAH Jadi Titik Balik Kreativitas Pemuda AcehMenembus Pasar Global

Oleh: Sayed Fachry Azhari *) Perjalanan menuju transformasi ekonomi daerah sering kali membutuhkan sebuah titik balik yang kuat untuk mengubah potensi laten menjadi energi produktif. Bagi Aceh, momentum tersebut hadir melalui peluncuran kembali atau relaunching Yayasan AneukMuda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) di tahun 2026 ini. Peristiwa tersebut bukan sekadar seremoni peresmian gedung atau pengukuhan pengurus, melainkan sebuah pernyataan sikap tentang…

Read More

Relaunching AMANAH, Ekosistem Baru Pemberdayaan Pemuda Aceh Berbasis Inovasidan Teknologi

Oleh : Reenee Winda Adam (Former Journalist/Social Economic Observer) Relaunching Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) menjadi tonggakpenting dalam peta pemberdayaan generasi muda Aceh. Bukan sekadar kebangkitan kembali, namun momentum ini menandai hadirnya ekosistem nyata yang mempertemukan inovasiteknologi, kewirausahaan lokal, dan kolaborasi lintas sektor dalam satu gerakan yang terstruktur.  Dengan infrastruktur yang telah terbangun, kemitraan strategis bersama perguruan tinggi, sertaarah hilirisasi yang selaras dengan kebijakan nasional, AMANAH menempatkan dirinya bukansekadar sebagai yayasan, melainkan sebagai mesin penggerak perubahan. Amanah memastikanbahwa semangat yang lahir akan tumbuh menjadi dampak nyata yang dirasakan oleh anak mudaAceh hingga ke pelosok daerah. Pengukuhan kembali AMANAH bukan sekadar seremonial. Ini adalah pernyataan sikap bahwapemberdayaan pemuda tidak bisa lagi berjalan setengah hati. AMANAH memposisikan dirinyasebagai wahana konkret , bukan sekadar wadah, yang menghubungkan anak muda Aceh denganekosistem inovasi, kewirausahaan, dan teknologi secara nyata. Selama ini, banyak program pemberdayaan pemuda yang berhenti di tahap pelatihan. Ilmudiberikan, sertifikat diserahkan, lalu peserta pulang tanpa jaminan bahwa apa yang merekapelajari bisa diterapkan.  Ketua Yayasan AMANAH, Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa misi yang diembanlembaganya mencakup spektrum yang luas: dari membangun ekosistem kewirausahaan berbasisinovasi, mendorong pemanfaatan teknologi, memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal, hinggamewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis komunitas. Itu bukan daftar kegiatan semata, namun jika dijalankan dengan konsisten, maka mampu mengubah wajah ekonomi Aceh dalamsatu dekade ke depan. Yang membedakan AMANAH dari banyak yayasan sejenis adalah kehadiran infrastruktur nyata. Ada pusat nilam, pusat kopi, rumah teknologi, fasilitas energi terbarukan, hingga greenhouse pertanian. Mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar-Raniry bisa magang di sana, bukan untuk sekedar mengisi absensi, tapi untuk mendapat pengalaman kerja di skala industriyang sesungguhnya. Ini adalah pendekatan yang tepat: mengawinkan dunia akademik dengankebutuhan industri secara langsung. Salah satu gebrakan paling substantif dari AMANAH adalah pengembangan teknologipemurnian minyak nilam menggunakan molecular distillation and fractionation , yakni teknologiyang selama ini hanya dikenal digunakan di Prancis dan Amerika Serikat. Dengan teknologi ini, minyak nilam Aceh tidak lagi berhenti sebagai komoditas mentah. Ia bisa diolah hinggamemenuhi standar kosmetik, skincare, bahkan parfum kelas premium. Indonesia selama ini adalah eksportir minyak nilam terbesar di dunia, namun ironisnya juga mengimpor produk-produk turunannya dalam jumlah besar. Langkah AMANAH selaras denganarah kebijakan hilirisasi yang diusung Presiden Prabowo dalam Asta Cita. AMANAH turut serta, bergerak dari bawah, membangun fasilitas produksi dan formulasi kosmetik serta parfum secaramandiri, dengan harapan substitusi impor bisa dimulai dari Aceh. Hilirisasi benar-benar terjadi di dalam negeri, dari bahan baku hingga produk akhir. Ini akanmenjadi gerakan ekonomi yang sangat besar. Menurut Syaifullah, pernyataan itu bukan sekadaroptimisme namun juga didukung oleh teknologi dan fasilitas yang sudah ada. Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyebut fasilitas AMANAH sebagai jawabannyata atas keresahan anak muda yang berbakat namun terkendala infrastruktur. Pernyataan itumenarik dicermati karena menyentuh akar masalah yang sering diabaikan: bakat saja tidak cukuptanpa ekosistem yang mendukung. Selama ini, banyak anak muda Aceh…

Read More